Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
PASUKAN Pertahanan Israel (IDF) mengatakan mereka melakukan serangan udara terhadap konvoi bantuan kemanusiaan di Jalur Gaza, Palestina. Mereka mengeklaim tindakan itu ditujukan pada penyerang bersenjata yang mencoba membajaknya.
Sementara badan amal yang mengorganisasi bantuan tersebut mengatakan salah seorang pekerja di perusahaan transportasi itu tewas dalam serangan tersebut. Konvoi kemanusiaan LSM Anera, yang berbasis di AS, membawa pasokan medis dan bahan bakar ke rumah sakit yang dikelola Emirat di Rafah pada Kamis (29/8) malam pada saat serangan terjadi.
Padahal, rutenya telah dikoordinasikan sebelumnya dengan IDF. Koordinasi melalui proses dekonfliksi yang dimaksudkan untuk mencegah pengeboman kendaraan bantuan.
Baca juga : Dermaga AS untuk Gaza Selesai Dibangun, Masalah Kelaparan Selesai?
"Ini insiden yang mengejutkan. Konvoi tersebut, yang dikoordinasikan oleh Anera dan disetujui oleh otoritas Israel, termasuk seorang karyawan Anera yang untungnya tidak terluka," kata Direktur Anera untuk wilayah Palestina, Sandra Rasheed.
"Tragisnya, beberapa orang, semua bekerja di perusahaan transportasi tempat kami bekerja, tewas dalam serangan itu. Mereka berada di kendaraan pertama konvoi tersebut," tambahnya.
Laporan yang belum dikonfirmasi dari Gaza menyebutkan lima orang tewas dalam serangan udara tersebut.
Baca juga : AS Kutuk Pemukim Israel Serang Bantuan Kemanusiaan Gaza
Pernyataan IDF membenarkan bahwa rute tersebut telah dikoordinasikan. Namun IDF menyatakan bahwa selama pergerakan konvoi, sejumlah penyerang bersenjata menguasai kendaraan di depan konvoi (Jeep) dan mulai memimpinnya.
"Setelah pengambilalihan dan verifikasi lebih lanjut bahwa serangan tepat terhadap kendaraan penyerang bersenjata dapat dilakukan, serangan telah dilakukan," terangnya.
"Tidak ada kerusakan yang terjadi pada kendaraan lain dalam konvoi tersebut dan mencapai tujuan sesuai rencana. Serangan terhadap para penyerang bersenjata menghilangkan ancaman mereka akan mengambil kendali atas konvoi kemanusiaan," lanjutnya.
Baca juga : Pemimpin Dunia Kutuk Serangan Maut Israel terhadap Pekerja Bantuan
IDF mengeklaim telah menghubungi Anera setelah kejadian tersebut dan organisasi bantuan tersebut telah memverifikasi bahwa semua anggota organisasi konvoi dan bantuan kemanusiaan selamat dan mencapai tujuan sesuai rencana.
Anera membenarkan konvoi tersebut memang sampai di rumah sakit. Namun hanya satu orang yang ikut dalam konvoi tersebut merupakan pegawai Anera. Sisanya bekerja di perusahaan transportasi mitranya yang tidak disebutkan namanya. "Kami segera mencari rincian lebih lanjut tentang apa yang terjadi," kata Rasheed.
Serangan udara terhadap konvoi tersebut terjadi beberapa jam setelah tentara Israel menembaki kendaraan Program Pangan Dunia (WFP) yang dengan jelas ditandai dengan lambang PBB saat melakukan perjalanan dalam konvoi dua orang. WFP mengatakan kendaraan itu terkena sedikitnya 10 peluru saat mendekati pos pemeriksaan IDF di Wadi Gaza.
Baca juga : Prancis Setop Dana Pengungsi Palestina, Ikuti Amerika dan Inggris
Kendaraan itu dilapisi dengan kaca yang diperkuat dan tidak ada seorang pun di dalamnya yang terluka. Namun badan tersebut untuk sementara menghentikan pergerakan stafnya di sekitar Gaza.
Ketua WFP Cindy McCain menyebut penembakan itu sama sekali tidak dapat diterima. "Seperti yang ditunjukkan oleh peristiwa tadi malam, sistem dekonfliksi yang ada saat ini telah gagal dan hal ini tidak dapat berlangsung lebih lama lagi," kata McCain.
Pada 1 April lalu, IDF membunuh tujuh pekerja bantuan dalam serangan pesawat nirawak terhadap konvoi yang dijalankan oleh badan amal World Central Kitchen. IDF mengakui ada kesalahan besar yang dilakukan para perwiranya dengan menembak dua di antara mereka dan mengakui bahwa mereka telah diberi tahu mengenai rencana konvoi tersebut sebelumnya tetapi informasi tersebut belum diteruskan ke unit operasional.
Investigasi IDF juga menyatakan bahwa seorang petugas mengira dia melihat seorang pria bersenjata di atap truk dikawal oleh kendaraan amal, sambil menonton rekaman pengawasan yang tidak jelas. Tidak ada bukti bahwa ada pria bersenjata yang hadir. (The Guardian/Z-2)
Ramadan menjadi momentum untuk memperkuat solidaritas umat Islam sekaligus menghadirkan kebahagiaan bagi mereka yang tengah berada dalam kondisi sulit.
Dalam konferensi pers di Barcelona, Spanyol bintang Thelma & Louise tersebut mengatakan bahwa ia kehilangan agensinya dan kesulitan mendapatkan proyek besar di industri hiburan
Baznas terus menyalurkan bantuan bagi masyarakat Gaza, Palestina yang tengah menjalankan ibadah puasa di tengah krisis kemanusiaan. Bantuan tersebut berupa 1.314 paket hidangan berbuka.
Pasukan Israel tahan Syekh Rani Abu Sbeih di Masjid Al-Aqsa. Di tengah pengetatan akses Jumat kedua Ramadan, 100.000 jemaah tetap padati kompleks suci tersebut.
KSrelief Arab Saudi resmikan dapur pusat di Gaza untuk sediakan 24.000 makanan harian selama Ramadan bagi pengungsi di Deir Al-Balah dan Al-Qarara.
Dubes Rusia Sergei Tolchenov hormati keputusan Presiden Prabowo gabung Board of Peace (BoP) Gaza, namun ungkap alasan Rusia tak ikut serta. Cek faktanya.
Pasukan Indonesia akan dikerahkan ke Jalur Gaza mulai April 2026 sebagai bagian dari Pasukan Stabilisasi Internasional. Simak detail penempatannya di sini.
Wamenlu Arab Saudi Waleed Elkhereiji dalam pertemuan OKI di Jeddah tegaskan dukungan Solusi Dua Negara dan apresiasi peran AS untuk perdamaian Palestina.
Dubes Rusia Sergei Tolchenov hormati keputusan Presiden Prabowo gabung Board of Peace (BoP) Gaza, namun ungkap alasan Rusia tak ikut serta. Cek faktanya.
Serangan brutal pemukim ilegal Israel di desa Susya, Hebron, hanguskan rumah dan kendaraan warga Palestina di tengah bulan Ramadan. Simak kronologinya.
Menlu RI Sugiono tegaskan kesiapan Indonesia pimpin Pasukan Stabilisasi Internasional (ISF) dan kirim 8.000 prajurit TNI untuk perdamaian Palestina.
Dino Patti Djalal soroti absennya poin Solusi Dua Negara dalam pidato Presiden Prabowo di Board of Peace Washington. Simak pesan penting pendiri FPCI ini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved