Headline
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
Wakil Presiden AS Kamala Harris menyatakan keprihatinan mendalam atas situasi yang dihadapi warga sipil di Gaza. Hal itu ia sampaikan dalam pembicaraan dengan Benny Gantz, anggota kabinet perang Israel dan saingan utama Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, di Washington, Senin (4/3) waktu setempat.
Sehari setelah dia menyampaikan beberapa kritik AS yang paling pedas terhadap Israel sejak perang dimulai, Harris menyerukan agar negara zionis itu membiarkan lebih banyak bantuan masuk ke wilayah Palestina, dan juga mendesak Hamas untuk menerima kesepakatan gencatan senjata selama enam pekan.
Pertemuan dengan Gantz, mantan panglima militer berhaluan tengah, menegaskan rasa frustrasi yang semakin besar di Gedung Putih terhadap cara pemerintah sayap kanan Netanyahu melancarkan perang, yang telah menyebabkan puluhan ribu orang tewas dan menciptakan bencana kemanusiaan di Gaza.
Baca juga : Biden Menekan Netanyahu Lindungi Warga Sipil di Gaza
Hal ini juga menyoroti perpecahan dalam pemerintahan Israel. Gantz, yang meninggalkan oposisi politik untuk bergabung dengan kabinet perang setelah serangan Hamas pada 7 Oktober, berselisih dengan Netanyahu dalam hal pembebasan sandera dan menemukan strategi keluar dari konflik tersebut.
“Wakil presiden menyatakan keprihatinannya yang mendalam mengenai kondisi kemanusiaan di Gaza dan dia mendesak Israel untuk mengambil tindakan lebih jauh untuk meningkatkan aliran bantuan,” kata kantor wakil kepresidenan AS dalam sebuah pernyataan.
"Dia juga meminta Hamas untuk menerima persyaratan yang ada di meja perundingan," tambah pernyataan itu.
Baca juga : Biden Peringatkan Netanyahu Risiko Kehilangan Dukungan Perang Melawan Hamas
Saat ini, Presiden AS Joe Biden menghadapi tekanan politik yang akut pada tahun pemilu atas dukungan teguh Partai Demokrat terhadap Israel di tengah melonjaknya angka kematian warga sipil di Gaza, yang menurut Kementerian Kesehatan di sana mencapai lebiuh dari 30 ribu orang, sebagian besar adalah perempuan dan anak-anak.
Pihak Gedung Putih menepis anggapan bahwa perundingan tersebut dapat memperburuk ketegangan dengan Netanyahu, dan mengatakan bahwa Gantz telah meminta pertemuan tersebut ketika berjunjung ke Washington.
Gencatan senjata di Gaza akan menjadi ‘kemenangan politik’ yang besar bagi Biden untuk dapat disampaikan dalam pidato kenegaraannya pada Kamis (7/3) mendatang. (AFP/M-3)
Anggota Komisi I DPR RI Amelia Anggraini menegaskan rencana pengiriman TNI ke Gaza merupakan misi kemanusiaan di bawah mandat PBB, bukan keterlibatan Indonesia dalam konflik bersenjata.
Studi The Lancet ungkap kematian di Gaza 35% lebih tinggi dari data resmi. Hingga Jan 2025, 75 ribu warga tewas akibat serangan Israel, mayoritas perempuan & anak-anak.
PM Israel Benjamin Netanyahu tegaskan rekonstruksi Gaza hanya berjalan jika Hamas melucuti senjata. Simak hasil pertemuan Board of Peace di Washington.
Hamas desak Board of Peace (BoP) bentukan Donald Trump hentikan agresi Israel di Gaza. Simak laporan pelanggaran gencatan senjata dan krisis kemanusiaan terbaru.
Hamas mengutuk penyiksaan brutal tahanan Palestina di Penjara Ofer. Temuan medis ungkap luka bakar besi panas hingga dugaan pencurian organ. Simak detailnya.
Hamas ultimatum pasukan internasional di Gaza, singgung peran Indonesia dalam ISF dan tegaskan tak boleh jalankan agenda Israel.
PM Spanyol Pedro Sanchez tegaskan tidak akan terlibat serangan ke Iran dan melarang penggunaan pangkalan militer oleh AS meski diancam embargo perdagangan oleh Trump.
Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth selidiki serangan udara di Sekolah Shajareh Tayyebeh, Iran yang tewaskan 168 siswi. Iran tuduh AS-Israel sebagai pelaku.
Pejabat Iran klaim Mossad dalangi serangan drone ke kilang minyak Ras Tanura Saudi untuk memicu perang regional. Simak rincian tuduhan Teheran di sini.
Iran ancam serang situs nuklir Dimona Israel jika AS-Israel upayakan gulingkan rezim. Korban tewas capai 1.045 jiwa di tengah pantauan IAEA pada situs Isfahan.
Seiring berlanjutnya perang, kemungkinan besar akan terjadi beberapa perbedaan antara hak prerogatif Israel dan Amerika.
Wang mengatakan kepada Menteri Luar Negeri Arab Saudi Faisal bin Farhan bin Abdullah bahwa ia menghargai sikap menahan diri Riyadh.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved