Headline
Kemantapan jalan nasional sudah mencapai 93,5%
Kumpulan Berita DPR RI
KEPALA Badan PBB untuk pengungsi Palestina (UNRWA) Philippe Lazzarini mengatakan PBB masih belum menerima bukti apa pun dari Israel. Hal itu terkait klaim 'Negeri Zionis' itu yang menuduh 12 karyawan UNRWA ikut serta dalam serangan Hamas pada 7 Oktober yang memicu perang.
“PBB tidak pernah menerima dokumen tertulis apa pun, meskipun kami berulang kali meminta kerja sama dari otoritas Israel,” kata Lazzarini.
Dia menambahkan penyelidik sedang menyelidiki tuduhan tersebut. Ia meminta siapa pun yang memiliki bukti untuk menyampaikannya kepada tim investigasi.
Baca juga : UNRWA Kecewa dengan Negara-negara Donor
Tuduhan tersebut mendorong donor utama UNRWA, termasuk Amerika Serikat (AS), menangguhkan pendanaan. Badan tersebut merupakan penyedia bantuan utama di Jalur Gaza dan akibat tuduhan Israel itu operasinya dihentikan karena tidak memiliki dana.
UNRWA mengatakan dua dari mereka yang dituduh tewas dalam pertempuran, dan telah memecat 10 orang lainnya. PBB juga telah membuka dua penyelidikan terhadap UNRWA.
"Kondisi di dalam dan sekitar Rafah tidak dapat diterima nilai-nilai kemanusiaan," kata Tess Ingram, seorang spesialis komunikasi di UNICEF.
Baca juga : Qatar Tetap Danai UNRWA, Abaikan Propaganda Israel
Dia mengulang peringatan PBB bahwa dunia akan segera menyaksikan ledakan kematian anak-anak di Gaza.
“Makanan dan air sangat langka sehingga orang-orang terpaksa meminum air yang tidak aman yang membuat mereka sakit sehingga penyakit meningkat,” katanya.
Ia menambahkan situasi di bagian utara Jalur Gaza jauh lebih buruk karena bantuan yang diperlukan tidak tersalurkan.
Baca juga : Belgia Tetap Danai Pengungsi Palestina lewat UNWRA
“Hampir 16% anak-anak yang kami survei (di sana) mengalami kekurangan gizi akut, yang menempatkan mereka pada risiko kematian,” katanya. (France24/Z-1)
Serangan Israel yang membabi buta terhadap lembaga-lembaga UNRWA di Palestina mengancam penghentian tugas kemanusiaan mereka bagi sebagian besar warga Palestina.
Pasukan Israel mulai merobohkan markas besar UNRWA di Yerusalem Timur. PBB menyebutnya sebagai pelanggaran hukum internasional yang belum pernah terjadi sebelumnya.
BADAN PBB untuk pengungsi Palestina (UNRWA), Selasa (23/12), menyatakan bahwa warga Palestina di Jalur Gaza masih menghadapi kondisi kemanusiaan yang sangat memprihatinkan.
INDONESIA menolak upaya sistematis untuk melemahkan UNRWA dan mendesak Israel untuk mematuhi kewajiban hukumnya.
LANGKAH Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) memperpanjang mandat Badan Bantuan dan Pekerjaan PBB untuk Pengungsi Palestina di Timur Dekat (UNRWA) selama tiga tahun.
OKI menekankan pentingnya pengesahan resolusi besar-besaran yang memperbarui mandat Badan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA).
Eskalasi militer meningkat di Timur Tengah. Israel meluncurkan serangan skala besar ke pinggiran Beirut (Dahieh), sementara Hizbullah membalas dengan rudal canggih
IRGC menyatakan salah satu target yang kembali diserang adalah pusat komunikasi satelit Ha’ela di selatan Tel Aviv.
Utusan Iran Amir Saeid Iravani sebut rancangan resolusi DK PBB bias dan rusak reputasi PBB karena bela agresi AS-Israel. Cek data korban sipil Iran di sini.
Update konflik Iran 2026: Serangan gabungan AS-Israel di Distrik Vahdat Fardis tewaskan 3 orang. Simak kronologi, motif regime change, dan reaksi Rusia.
Perwakilan Iran di PBB, Amir Saeid Iravani, tegaskan Teheran akan ambil semua tindakan bela rakyat & wilayah dari serangan AS-Israel. Simak update terbarunya.
Pasukan Israel tutup Masjid Al-Aqsa 11 hari berturut-turut di Ramadan 2026. Pertama kali sejak 1967, salat Tarawih dan I'tikaf dilarang di situs suci.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved