Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
LANGKAH Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) memperpanjang mandat Badan Bantuan dan Pekerjaan PBB untuk Pengungsi Palestina di Timur Dekat (UNRWA) selama tiga tahun disambut baik oleh Liga Arab dan Mesir pada Sabtu (6/12).
Perpanjangan mandat UNRWA disahkan oleh Majelis Umum PBB pada Jumat (5/12) melalui pemungutan suara mayoritas yang mengadopsi resolusi guna memperbarui mandat UNRWA sebagai bagian dari rangkaian dukungan terhadap Palestina.
Dalam sebuah pernyataan, kemarin, Liga Arab yang berbasis di Kairo menegaskan UNRWA memainkan peran yang sangat diperlukan dalam mendukung jutaan pengungsi Palestina, terutama di tengah bencana kemanusiaan di Gaza.
Sekretaris Jenderal Liga Arab, Ahmed Aboul-Gheit, juga menyerukan dukungan internasional demi menutup defisit pendanaan UNRWA sebesar 200 juta dolar AS (Rp3,3292 triliun).
Dalam pernyataan terpisah, Kementerian Luar Negeri Mesir memuji keputusan yang dilahirkan oleh Majelis Umum PBB. Hal itu dianggap sebagai penegasan ulang komitmen global terhadap hak-hak pengungsi Palestina hingga tercapainya solusi yang adil dan permanen.
Sama seperti Liga Arab, Kementerian Mesir juga mendesak komunitas internasional untuk menjamin pendanaan berkelanjutan bagi UNRWA.
Dewan Kerja Sama Teluk (GCC) juga menyambut baik resolusi Majelis Umum PBB yang memperbarui mandat (UNRWA) selama tiga tahun ke depan. Peran UNRWA kini menjadi semakin penting mengingat tantangan yang kian berat dihadapi rakyat Palestina.
Dalam pernyataannya yang dilansir Gulf Times, kemarin, Sekretaris Jenderal GCC Jasem Mohamed Albudaiw menegaskan pihaknya akan terus mendukung program dan proyek UNRWA. Sikap itu sejalan dengan posisi konsisten GCC terhadap perjuangan Palestina.
Albudaiwi juga menekankan pentingnya menjamin keberlanjutan operasi UNRWA agar lembaga tersebut dapat menjalankan mandatnya secara efektif dan efisien.
Lebih jauh Albudaiwi menyerukan upaya internasional yang lebih intensif untuk memenuhi kebutuhan dasar rakyat Palestina, terutama di sektor pendidikan, kesehatan, dan bantuan kemanusiaan darurat.
Komisaris Jenderal UNRWA Philippe Lazzarini menyampaikan pandangannya melalui platform X. Ia mengatakan keputusan Majelis Umum PBB “mencerminkan solidaritas luas masyarakat dunia terhadap pengungsi Palestina.”
Meski demikian, Lazzarini mendesak agar keputusan tersebut “diwujudkan dalam komitmen nyata dan disertai sumber daya yang memadai untuk memastikan mandat UNRWA dapat dijalankan.”
UNRWA dibentuk oleh Majelis Umum PBB lebih dari 70 tahun lalu untuk membantu warga Palestina yang terpaksa meninggalkan tanah air mereka. Selama setahun terakhir, badan itu menghadapi tekanan finansial yang semakin parah.
Kesulitan pendanaan diperburuk oleh kampanye pencemaran nama baik yang dilancarkan Israel, dengan menuduh sejumlah staf UNRWA terlibat dalam serangan 7 Oktober. UNRWA telah meminta Israel memberikan informasi dan bukti pendukung atas tuduhan itu, namun tidak mendapat respons.
Situasi ini membuat sejumlah negara donor utama, termasuk Amerika Serikat, menangguhkan atau menghentikan pendanaan mereka bagi UNRWA. (Anadolu/Fer/I-1)
Militer Israel memobilisasi 100.000 tentara cadangan dalam Operasi “Roaring Lion” terhadap Iran. Serangan di Gaza menewaskan warga dan melukai puluhan lainnya.
ISRAEL menutup seluruh penyeberangan di Tepi Barat dan Gaza mulai Minggu (1/3) hingga waktu yang belum ditentukan, menyusul operasi militer gabungan dengan AS terhadap Iran.
Baznas terus menyalurkan bantuan bagi masyarakat Gaza, Palestina yang tengah menjalankan ibadah puasa di tengah krisis kemanusiaan. Bantuan tersebut berupa 1.314 paket hidangan berbuka.
Pemerintah Indonesia memfinalisasi teknis pengerahan pasukan ke Gaza melalui ISF. Kelompok pertama diperkirakan berangkat awal April.
Laporan CPJ 2025: Israel catat rekor pembunuh jurnalis terbanyak dengan 84 korban. Tahun 2025 jadi tahun paling mematikan bagi pers global dengan total 129 kematian.
Raja Yordania Abdullah II menyopiri Presiden Prabowo dari Istana Basman ke Lanud Marka, diiringi atraksi flypast F16, usai pertemuan bilateral yang membahas isu Palestina di Amman, Yordania.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved