Headline

Prabowo kembali gelar rapat terbatas bahas dampak perang di wilayah Timur Tengah.

Iran Luncurkan Gelombang Serangan, Targetkan Pusat Komunikasi Tel Aviv

Dhika Kusuma Winata
11/3/2026 19:08
Iran Luncurkan Gelombang Serangan, Targetkan Pusat Komunikasi Tel Aviv
ilustrasi.(AFP)

MILITER Iran melalui Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) menyatakan meluncurkan gelombang serangan paling besar sejak dimulainya operasi militer terhadap Amerika Serikat dan Israel. Serangan tersebut dilancarkan pada Selasa (10/3) malam waktu setempat sebagai bagian dari Operation True Promise 4.

Kantor berita Tasnim melaporkan, serangan tersebut merupakan gelombang ke-37 sejak konflik pecah. Operasi itu disebut sebagai serangan paling intens dan paling luas yang dilakukan Iran sejak awal perang.

Menurut IRGC, gelombang serangan berlangsung lebih dari tiga jam dengan tembakan rudal yang terus-menerus. Operasi tersebut juga melibatkan peluncuran rudal berat jenis Khorramshahr.

IRGC menyatakan salah satu target yang kembali diserang adalah pusat komunikasi satelit Ha’ela di selatan Tel Aviv. Selain itu, serangan juga menyasar instalasi militer di Be’er Ya’akov, wilayah barat Al-Quds, serta Haifa.

Di luar wilayah Israel, IRGC juga menyebut serangan diarahkan ke sejumlah target militer Amerika Serikat, termasuk fasilitas di Erbil dan pangkalan Angkatan Laut Kelima AS di kawasan Teluk.

Dalam pernyataannya, IRGC menyebut operasi tersebut dipersembahkan untuk mengenang pemimpin Iran yang gugur, Ali Khamenei, serta para komandan dan warga yang tewas dalam konflik. IRGC juga menegaskan operasi militer akan terus dilanjutkan.

“Kami akan melanjutkan serangan secara terarah dan kuat. Selama perang masih berlangsung, tujuan kami adalah memaksa musuh menyerah sepenuhnya. Perang ini hanya akan berakhir ketika bayang-bayang perang benar-benar hilang dari negara kami,” demikian pernyataan IRGC. (Dhk/P-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Cahya Mulyana
Berita Lainnya