Headline
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
Militer Israel mengatakan mereka telah menemukan dan menghancurkan sebuah terowongan yang digunakan oleh para pemimpin senior Hamas untuk menyekap para sandera di kota utama Khan Yunis di Gaza selatan.
Pasukan khusus menemukan apa yang mereka sebut sebagai "terowongan bawah tanah strategis" yang membentang lebih dari satu kilometer (lebih dari setengah mil).
Kota tersebut – rumah persembunyian bagi pemimpin Hamas di Gaza, Yahya Sinwar – telah menjadi fokus pemboman intensif dalam beberapa pekan terakhir, ketika Israel berupaya memburu dalang serangan mematikan pada 7 Oktober lalu.
Baca juga : Perawat Israel Bantu Sandera Lanjut Usia di Terowongan Bawah Tanah
Israel Mengeklaim Menemukan Terowongan Sandera di selatan Gaza, dengan dinding ubin dan jeruji baja dari lantai hingga langit-langit.
“Terowongan ini untuk menyekap sekitar 12 sandera pada waktu yang berbeda; tiga di antaranya telah dikembalikan ke Israel, dan sisanya masih ditahan di Gaza,” bunyi pernyataan tersebut.
Tentara tidak memberikan rincian sandera mana yang ditahan di sana. “Terowongan tersebut, yang dibangun di tengah kawasan permukiman sipil ni memiliki kamar mandi, dapur, dan tempat istirahat bagi para militan, dan merupakan bagian dari labirin bawah tanah yang rumit dan saling berhubungan,” tambahnya.
Baca juga : Ibu Warga Prancis yang Disandera Hamas Mohon kepada Netanyahu
"Terowongan itu digunakan untuk menyembunyikan para petinggi organisasi teroris Hamas dan untuk menyandera dan dihubungkan dengan terowongan lain yang baru-baru ini ditemukan di mana para sandera lainnya ditahan,” katanya.(AFP/M-3)
Baca juga : Israel Sebut Lima Sandera Tewas di Terowongan Gaza
Kim Jong Un nyatakan Korea Utara siap pasok rudal ke Iran dan klaim mampu lenyapkan Israel. Simak detail uji coba kapal perusak baru Choe Hyon dan kemajuan nuklirnya
Ia mencontohkan sejumlah pertanyaan mendasar yang belum terjawab, seperti mekanisme pelucutan senjata hingga siapa yang akan menjalankan operasi tersebut di lapangan.
Stasiun televisi Press TV Iran melaporkan pada Kamis (5/3) pagi bahwa militer menargetkan pasukan separatis anti-Iran itu, tanpa menyebutkan lokasi serangan tersebut.
PM Spanyol Pedro Sanchez tegaskan tidak akan terlibat serangan ke Iran dan melarang penggunaan pangkalan militer oleh AS meski diancam embargo perdagangan oleh Trump.
Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth selidiki serangan udara di Sekolah Shajareh Tayyebeh, Iran yang tewaskan 168 siswi. Iran tuduh AS-Israel sebagai pelaku.
Pejabat Iran klaim Mossad dalangi serangan drone ke kilang minyak Ras Tanura Saudi untuk memicu perang regional. Simak rincian tuduhan Teheran di sini.
Anggota Komisi I DPR RI Amelia Anggraini menegaskan rencana pengiriman TNI ke Gaza merupakan misi kemanusiaan di bawah mandat PBB, bukan keterlibatan Indonesia dalam konflik bersenjata.
Studi The Lancet ungkap kematian di Gaza 35% lebih tinggi dari data resmi. Hingga Jan 2025, 75 ribu warga tewas akibat serangan Israel, mayoritas perempuan & anak-anak.
PM Israel Benjamin Netanyahu tegaskan rekonstruksi Gaza hanya berjalan jika Hamas melucuti senjata. Simak hasil pertemuan Board of Peace di Washington.
Hamas desak Board of Peace (BoP) bentukan Donald Trump hentikan agresi Israel di Gaza. Simak laporan pelanggaran gencatan senjata dan krisis kemanusiaan terbaru.
Hamas mengutuk penyiksaan brutal tahanan Palestina di Penjara Ofer. Temuan medis ungkap luka bakar besi panas hingga dugaan pencurian organ. Simak detailnya.
Hamas ultimatum pasukan internasional di Gaza, singgung peran Indonesia dalam ISF dan tegaskan tak boleh jalankan agenda Israel.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved