Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
OTORITAS militer Houthi yang berkuasa di Yaman memerintahkan staf PBB dan organisasi kemanusiaan asal Amerika Serikat (AS) dan Inggris yang bermarkas di Sanaa, segera angkat kaki.
Houthi memberi waktu mereka untuk pergi dari Yaman dalam waktu satu bulan.
Perintah tersebut terungkap dari sebuah dokumen dan seorang pejabat Houthi pada Rabu, 24 Januari 2024 seperti dikutip oleh CNA.
Baca juga : Amerika Serikat dan Britania Raya Meluncurkan Serangan Gabungan Kedua terhadap Houthi di Yaman
Baca juga : Serangan AS dan Inggris Gagal Hentikan Aksi Houthi di Laut Merah
Keputusan tersebut menyusul Amerika Serikat dan Inggris, dengan dukungan dari negara-negara lain, yang menyerang sasaran militer kelompok yang bersekutu dengan Iran yang telah melancarkan serangan terhadap kapal-kapal komersial di Laut Merah yang dikatakan terkait dengan Israel.
Pemerintah AS pekan lalu juga mengembalikan kelompok tersebut ke daftar kelompok teroris ketika Washington berupaya membendung serangan terhadap pelayaran internasional di Laut Merah.
Baca juga : IKEA Kena Imbas Ketegangan di Laut Merah
Baca juga : 4 Hal Tentang Pasukan Houthi di Yaman
Juru bicara Houthi Yahya Saree menegaskan, serangan mereka adalah bentuk solidaritas terhadap Palestina yang berada dalam agresi Israel, baik di Jalur Gaza maupun Tepi Barat, sejak 7 Oktober 2023 lalu. "Kami mempunyai hak untuk membela Yaman secara sah dan terus mendukung rakyat Palestina," kata Yahya Saree dikutip dari Telegram.
Berikut ini isi surat yang dikirim oleh Kementerian Luar Negeri Houthi kepada penjabat koordinator kemanusiaan PBB di Yaman Peter Hawkins.
“Kementerian... ingin menekankan bahwa Anda harus memberi tahu para pejabat dan pekerja dengan kewarganegaraan AS dan Inggris untuk bersiap meninggalkan negara itu dalam waktu 30 hari,” kata Houthi.
Surat itu juga memerintahkan organisasi asing untuk tidak mempekerjakan warga negara Amerika dan Inggris untuk operasi Yaman.
Perunding utama Houthi Mohammed Abdulsalam mengkonfirmasi keaslian surat itu kepada Reuters.
Kantor Hawkins, yang merupakan warga negara Inggris, tidak menanggapi permintaan komentar. Kedutaan Besar AS dan Inggris di Yaman tidak segera menanggapi permintaan komentar.
Gerakan Houthi menguasai sebagian besar wilayah Yaman setelah hampir satu dekade berperang melawan koalisi yang didukung AS dan Saudi.
Perang telah berubah menjadi kebuntuan tanpa perang dan tanpa perdamaian karena sebagian besar pertempuran telah berhenti, namun kedua belah pihak telah gagal untuk secara resmi memperbarui gencatan senjata yang ditengahi PBB.
Pesawat tempur, kapal, dan kapal selam AS dan Inggris telah melancarkan lusinan serangan udara di seluruh Yaman sebagai pembalasan atas serangan Houthi ketika kapal kontainer terpaksa beralih dari Laut Merah, rute pengiriman tercepat dari Asia ke Eropa.
Pasukan AS dan Inggris pada hari Selasa lalu, baru menargetkan situs penyimpanan bawah tanah Houthi serta kemampuan rudal dan pengawasannya, kata Pentagon. (CNA/Reuters/Z-4)
TUJUH pejuang separatis tewas dalam serangan udara pada Jumat (2/1) ketika koalisi pimpinan Arab Saudi di Yaman membalas serangan yang gencar dilakukan Dewan Transisi Selatan (STC).
HADRAMAUT merupakan provinsi terluas di Yaman, sekitar sepertiga wilayah negara, sekaligus yang paling makmur. Di sana tersimpan sebagian besar cadangan minyak Yaman.
Di tengah perang berkepanjangan konflik Yaman melawan kelompok Houthi yang didukung Iran sejak 2014, kini muncul pertarungan internal antarfaksi bersenjata.
KELOMPOK separatis di Yaman menegaskan tidak akan menarik pasukan dari wilayah yang telah mereka kuasai meski mendapat tekanan dari pasukan koalisi pimpinan Arab Saudi.
Saudi menyatakan penyesalannya atas tekanan UEA terhadap pasukan Dewan Transisi Selatan untuk melakukan operasi militer di perbatasan selatan.
MILITER Arab Saudi menyatakan bahwa angkatan udaranya menargetkan pengiriman senjata yang tiba di kota pelabuhan Yaman dari Uni Emirat Arab (UEA).
Presiden Prancis Emmanuel Macron resmi menolak undangan Donald Trump untuk bergabung dalam Dewan Perdamaian Gaza. Apa alasan di baliknya?
Pobee menyampaikan kembali keprihatinan mendalam Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres atas laporan penggunaan kekuatan berlebihan di Iran.
KEDUTAAN Besar Republik Islam Iran di Jakarta, Rabu (14/1), menyampaikan klarifikasi terkait perkembangan unjuk rasa dan kerusuhan yang terjadi dalam demonstrasi Iran.
PERSERIKATAN Bangsa-Bangsa (PBB) mendesak pemerintah Iran segera menghentikan seluruh bentuk kekerasan dan tindakan represif terhadap para pengunjuk rasa.
Pakar PBB mengecam pelanggaran HAM berat di Iran, termasuk penggunaan kekuatan mematikan dan ancaman hukuman mati bagi demonstran. Simak laporan lengkapnya.
Presiden Prancis Emmanuel Macron kecam kebijakan Trump tarik AS dari 66 organisasi internasional & isu Greenland. Peringatkan krisis kepemimpinan global.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved