Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
PARA pakar hukum internasional PBB pada Selasa, 9 Januari 2024, mengutuk tewasnya wakil pemimpin kelompok Palestina Hamas, Saleh al-Arouri, dan pejuang lainnya dalam serangan pesawat tak berawak (drone) yang diduga milik Israel di Libanon.
Mereka menyatakan hal tersebut sebagai tindakan pembunuhan di luar jalur hukum dan melanggar norma-norma internasional.
Israel tidak memberikan konfirmasi atau penegasan terkait keterlibatan mereka dalam kematian Saleh al-Arouri.

Saleh Al-Arouri (Sumber: AFP/HO/Hamas)
Baca juga : Drone Hizbullah Menyerbu, Beberapa Tentara Israel Terluka
Namun, peristiwa tewasnya Saleh al-Arouri terjadi setelah badan keamanan dalam negeri Israel, Shin Bet, berjanji mengejar Hamas di Lebanon, Turki, dan Qatar. Hal tersebut merupakan bagian dari tanggapan atas serangan Hamas terhadap Israel pada 7 Oktober.
Dua pelapor khusus PBB, Ben Saul dan Morris Tidball-Binz, mengatakan bahwa pembunuhan di wilayah asing merupakan tindakan sewenang-wenang.
Pembunuhan semacam itu tidak diizinkan di bawah hukum internasional.
Baca juga : Militan Iran dan Libanon Siap Bergerak Hadapi Israel
"Israel tidak melakukan pembelaan diri karena tidak ada bukti bahwa para korban melakukan serangan bersenjata terhadap Israel dari wilayah Lebanon," ucap Saul dan Tidball-Binz dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan di Jenewa, seperti dikutip dari Channel News Asia pada Rabu, 10 Januari 2024.
Pemakaman Saleh Al-Arouri di Beirut, Libanon, Kamis (4/1). (Sumber : AFP/Anwar Amro)
Saleh al-Arouri tewas dalam serangan drone di pinggiran selatan Beirut, daerah kekuasaan kelompok Hizbullah yang didukung Iran. Beirut selama ini mengalami serangan secara luas yang dikaitkan dengan Israel.
Pelapor khusus PBB juga menegaskan bahwa tidak ada dasar hukum untuk melancarkan serangan tanpa batas geografis. Ini juga berlaku bagi semua kelompok bersenjata di mana pun mereka berada.
Dalam insiden terkait, Wissam Tawil, seorang komandan tinggi Hizbullah, tewas dalam serangan pasukan Israel di Lebanon selatan pada Senin lalu.
Hizbullah kemudian membalasnya dengan menyerang markas besar tentara Israel di Safed, Israel utara, dengan menggunakan drone. (Medcom.id/Z-4)
Serangan Israel di Khan Younis tewaskan satu warga & lukai anak kecil. Pelanggaran gencatan senjata ini menambah daftar korban tewas menjadi 636 jiwa di Jalur Gaza.
Otoritas Israel batalkan salat Jumat di Masjid Al-Aqsa dengan dalih konflik Iran. Imam Besar Al-Aqsa mengecam penutupan yang dianggap tidak berdasar tersebut.
Pasukan Israel serbu belasan desa di Ramallah, tahan satu pemuda, aniaya warga, hingga sita rumah dan uang tunai penduduk dalam operasi militer Kamis malam.
Bantuan ini merupakan aksi kolaborasi antara sektor swasta dan lembaga filantropi Islam dalam merespons krisis kemanusiaan di Palestina.
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) terus menunjukkan komitmennya dalam misi kemanusiaan global dengan menyalurkan bantuan paket makanan siap saji bagi warga terdampak konflik di Palestina.
Baznas kembali menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi warga Palestina yang terdampak konflik. Kali ini, bantuan yang disalurkan berupa pakaian dengan total 2.400 paket.
Serangan Israel di Khan Younis tewaskan satu warga & lukai anak kecil. Pelanggaran gencatan senjata ini menambah daftar korban tewas menjadi 636 jiwa di Jalur Gaza.
Delapan tentara Israel terluka, termasuk putra Menteri Keuangan Smotrich, akibat serangan roket. Israel balas dengan menggempur Beirut secara besar-besaran.
Israel meningkatkan intensitas serangan udara ke wilayah Libanon pada Jumat waktu setempat, termasuk rangkaian serangan besar di distrik Baalbek.
Tiga personel pasukan perdamaian PBB terluka setelah markas mereka di Libanon selatan dihantam serangan yang diduga dilancarkan Israel.
Kementerian Kesehatan Libanon mengatakan serangan Israel di negara itu sejak Senin telah menewaskan total 217 orang, yang sebagian besar adalah warga sipil.
Jika dipadukan dengan serangan terhadap bangunan tempat tinggal, Israel menambah kesengsaraan dan penderitaan pada penduduk sipil yang sudah lelah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved