Headline
Penghapusan tunggakan iuran perlu direalisasikan lebih dahulu sambil menimbang kondisi ekonomi.
Penghapusan tunggakan iuran perlu direalisasikan lebih dahulu sambil menimbang kondisi ekonomi.
Kumpulan Berita DPR RI
AKTIVIS yang menjadi buronan Hong Kong mengutuk tawaran hadiah untuk informasi tentangnya dan empat rekan, menyebutnya sebagai bagian dari kampanye Tiongkok untuk mengintimidasi kritikus dan membungkam oposisi.
Polisi Hong Kong pada Kamis mengumumkan hadiah besar untuk bantuan menangkap Frances Hui dan aktivis lainnya yang dituduh melakukan kejahatan keamanan nasional.
"Pemerintah Hong Kong dengan sengaja mengumumkan hadiah besar secara mencolok untuk penangkapan aktivis luar negeri," kata Hui di Institut Hudson, sebuah lembaga pemikir di Washington.
Baca juga: Secure Connection Umumkan Peluncuran Produk Berlisensi Honeywell
"Upaya ini dimaksudkan untuk menciptakan efek merinding dalam masyarakat umum dan mengisolasi kami."
Hadiah senilai HK$1.000.000 (sekitar US$128.000), yang merupakan batch kedua hadiah yang ditawarkan oleh polisi Hong Kong untuk mengejar buronan, segera dikutuk oleh Amerika Serikat dan Britania Raya, dengan London menyebutnya sebagai "ancaman terhadap demokrasi dan hak asasi manusia."
Baca juga: Moody's Turunkan Prospek Peringkat Hong Kong ke Negatif
Pejabat diplomat Amerika Serikat teratas, Antony Blinken, pada Jumat mengutuk "represi lintas batas" Hong Kong dan "merosotnya tradisi bangga kota itu dalam menghormati supremasi hukum."
"Kami sangat menentang segala upaya untuk mengintimidasi dan membungkam individu yang memilih menjadikan Amerika Serikat sebagai rumah mereka dan tidak akan ragu-ragu untuk membela mereka yang menjadi sasaran semata-mata karena menjalankan hak asasi manusia mereka," kata Blinken dalam sebuah pernyataan.
Hui mengatakan bahwa dirinya sedang berduka atas meninggalnya neneknya, dan kesedihannya diperparah oleh ketidakmampuannya untuk menghadiri pemakaman di kampung halamannya.
"Ini adalah salah satu hal yang harus diterima dan dihadapi oleh banyak dari kami yang berada di pengasingan, yaitu peluang untuk tidak bisa menghabiskan waktu dan berada di sana untuk orang-orang yang memiliki arti besar dalam hidup kita," kata Hui, suaranya gemetar.
Namun demikian, Hui berjanji untuk melanjutkan kampanyenya untuk memberlakukan sanksi terhadap pejabat di Hong Kong dan Tiongkok.
"Saya mengajak masyarakat internasional, khususnya AS, Inggris, dan Australia, tempat tinggal para pencari hadiah, untuk melawan represi lintas batas PKT, campur tangan, dan pelanggaran hak asasi manusia internasional," katanya, merujuk pada Partai Komunis China.
Kelima aktivis tersebut melarikan diri dari Hong Kong setelah Beijing memberlakukan undang-undang keamanan nasional yang luas di pusat keuangan tersebut pada 2020 untuk meredam oposisi setelah protes demokrasi massal.
Rekan-rekan Hui telah diidentifikasi sebagai Simon Cheng yang berbasis di Inggris serta Joey Siu, Fok Ka-chi, dan Choi Ming-da.
Berbicara bersama Hui, Piero Tozzi, kepala kelompok pemantau Tiongkok di Kongres AS, juga mendesak pengenaan sanksi terhadap jaksa dan hakim di Tiongkok dan Hong Kong yang terlibat dalam penindasan.
"Apa yang kita lihat bukanlah supremasi hukum, tetapi kekuasaan oleh hukum dan menggunakan hukum sebagai alat untuk melecehkan dan mengintimidasi serta melanggar hukum dasar itu," katanya.
Beijing membela hadiah tersebut sebagai suatu keharusan dan mengecam Washington dan London.
"Dengan memberi semangat kepada individu anti-China yang merusak Hong Kong, Amerika Serikat dan Britania Raya mengekspos niat jahat mereka dalam merusak Hong Kong," kata juru bicara kementerian luar negeri Tiongkok, Mao Ning, di Beijing. (AFP/Z-3)
Pengiriman karyawan Indonesia itu sekaligus juga merupakan kiat investor untuk lebih memastikan kesiapan operasional pabrik di Batang sesuai standar global.
AHLI biologi dari Hebei University, Tiongkok, Ming Li bersama rekan-rekannya melakukan penelitian dan menemukan bahwa rambut bisa mendeteksi Parkinson
Tiongkok melarang ekspor barang dwiguna ke 20 entitas pertahanan Jepang, termasuk Mitsubishi Heavy Industries dan Kawasaki Heavy Industries.
Ledakan toko petasan di Xiangyang, Hubei, Tiongkok, tewaskan 12 orang di tengah perayaan Imlek. Insiden ini picu kembali debat larangan kembang api akibat isu keamanan.
Kedutaan Besar China di AS membantah keras tudingan uji coba nuklir Beijing, menyebutnya sebagai manipulasi politik Washington untuk menjaga hegemoni nuklir.
TIONGKOK bersiap mengoperasikan robot humanoid untuk membantu patroli di pos perbatasan utama dengan Vietnam,
ANGGOTA Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Abdullah, mendukung penuh instruksi pihak Istana kepada Polri untuk menginvestigasi rangkaian teror yang menimpa sejumlah aktivis dan influencer.
Pihak dari pemerintah atau yang merasa diri bagian dan penguasa? Itulah yang harus diungkap oleh jajaran pemerintahan Prabowo Subianto. Mampukah mereka?
Kritik pemerintah soal bencana Sumatra berujung teror. Konten kreator dan aktivis alami ancaman hingga doxing.
Dua aktivis di Kota Semarang, Adetya Pramandira (26) dan Fathul Munif (28) ditahan Polrestabes Semarang diduga berkaitan dengan unggahan di media sosial terkait aksi pada Agustus 2025 lalu.
Imbauan ditulis tangan disebarkan aktivis Pati yang menjenguknya dan ditujukan kepada warga Pati dan pendukungnya.
AFFAÂ menggelar aksi damai di depan Plataran Hutan Kota, menyerukan agar perusahaan hotel mewah Plataran Group segera berkomitmen terhadap kebijakan telur bebas sangkar.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved