Headline
Presiden mengecam keras tindakan keji yang menyebabkan gugurnya para prajurit TNI.
Presiden mengecam keras tindakan keji yang menyebabkan gugurnya para prajurit TNI.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Tiongkok akhirnya memberikan respons resmi terkait permintaan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump agar Beijing ikut berperan dalam memulihkan aktivitas pelayaran di Selat Hormuz. Tiongkok menegaskan posisinya untuk tetap mengedepankan jalur diplomasi guna meredakan ketegangan di kawasan tersebut.
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok, Lin Jian, menyatakan bahwa ketegangan di Selat Hormuz merusak stabilitas global dan mengancam jalur perdagangan energi internasional.
"Kami terus menjaga komunikasi dengan semua pihak mengenai situasi saat ini dan tetap berkomitmen untuk meredakan ketegangan yang ada. Tiongkok menyerukan kepada semua pihak untuk segera menghentikan operasi militer," kata Lin Jian dalam konferensi pers di Beijing, Senin (16/3/2026).
Sebelumnya, Presiden Donald Trump secara terbuka meminta Tiongkok, Prancis, Jepang, Korea Selatan, hingga Inggris untuk mengirimkan kapal perang mereka ke Selat Hormuz. Trump beralasan bahwa Tiongkok memiliki kepentingan paling besar karena mayoritas pasokan energinya melewati jalur tersebut.
"Saya pikir Tiongkok harus membantu juga, karena Tiongkok mendapat 90 persen dari minyaknya melalui selat ini," ujar Trump dalam wawancara bersama Financial Times. Trump bahkan memberikan sinyal akan menunda kunjungannya ke Beijing pada April mendatang jika tidak ada kesepakatan mengenai pengamanan jalur migas tersebut.
Laporan dari The Wall Street Journal menyebutkan bahwa Gedung Putih berencana mengumumkan pembentukan koalisi multinasional paling cepat pekan ini. Namun, banyak negara mitra masih enggan berkomitmen sebelum konflik bersenjata antara AS-Israel dan Iran berakhir sepenuhnya.
Eskalasi di Timur Tengah memuncak setelah serangan gabungan AS-Israel pada 28 Februari 2026 yang menyebabkan tewasnya Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei. Iran membalas dengan menutup Selat Hormuz, yang merupakan pintu keluar utama bagi 20 persen minyak dan gas dunia.
| Indikator | Data |
|---|---|
| Volume Minyak | 17 - 20 Juta Barel per Hari |
| Pangsa Pasar Dunia | Sekitar 20% Perdagangan Global |
| Tujuan Utama | 84% dikirim ke Asia (Tiongkok, India, Jepang, Korea) |
Meskipun terdapat perbedaan pandangan mengenai keterlibatan militer, Lin Jian memastikan bahwa koordinasi terkait rencana kunjungan kenegaraan Presiden Trump ke Tiongkok pada akhir Maret hingga awal April 2026 masih berjalan.
Tiongkok berharap diplomasi tingkat kepala negara dapat memberikan arahan strategis untuk meredakan gejolak regional yang mulai berdampak buruk pada pertumbuhan ekonomi global dan harga pangan dunia. (Sputnik/RIA Novosti-OANA/Ant/I-2)
Ketegangan Timur Tengah memuncak. Presiden AS Donald Trump mengancam serangan besar-besaran ke Iran pada Selasa malam jika jalur pelayaran tidak segera dibuka.
Ketegangan di Selat Hormuz berlanjut. Iran mengeklaim kontrol lalu lintas kapal, sementara Uni Emirat Arab siap dukung AS amankan jalur navigasi.
PERDANA Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim, mengungkap kisah di balik keberhasilan kapal tanker Malaysia melintasi Selat Hormuz.
Ketegangan memuncak! Iran tantang balik ultimatum 48 jam Donald Trump. Simak peringatan keras dari Komandan Khatam al-Anbiya terkait ancaman "pintu neraka"
Iran resmi bebaskan kapal Irak melintasi Selat Hormuz di tengah ancaman 48 jam dari Donald Trump. Simak dampak blokade terhadap harga minyak mentah dunia.
BERDASARKAN data yang dibagikan oleh MarineTraffic dan Kpler, tercatat ada 220 kapal melintasi Selat Hormuz yang dikuasai Iran. Disebutkan bahwa tidak ada penyebrangan kapal yang memuat LNG
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved