Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
KELOMPOK militan Libanon, Hizbollah, Selasa (17/10), menyerukan 'Hari Kemarahan' sebagai tanggapan atas serangan rudal terhadap rumah sakit di Jalur Gaza saat ratusan demonstran melakukan aksi di depan Kedutaan Besar Prancis dan Amerika Serikat (AS).
Hizbollah, yang merupakan sekutu kelompok militan Palestina Hamas, menuding serangan rudal itu dilakukan oleh Israel. Mereka menyebut serangan itu sebagai pembantaian dan kejahatan brutal.
Kementerian Kesehatan di Gaza mengatakan sedikitnya 200 orang tewas dalam serangan udara Israel terhadap rumah sakit tempat para pengungsi berlindung.
Baca juga: WHO Kecam Serangan Udara terhadap Rumah Sakit di Gaza
"Besok, Rabu (18/10), jadikan hari kemarahan terhadap musuh," seru Hizbolah menyerukan kepada warga muslim dan Arab untuk turun ke jalan untuk menunjukkan kemarahan mereka.
Seruan itu dilontarkan saat ratusan demonstran berkumpul di depan Kedutaan Besar AS di Awkar, utara ibu kota Libanon. Mereka meneriakan "Kematian untuk AS' dan "kematian untuk Israel'.
Pasukan keamanan Libanon menembakkan gas air mata untuk membubarkan demonstran yang melemparkan batu ke arah kedutaan, mayoritas dari mereka menggunakan keffiyeh Palestina.
Baca juga: Serangan Udara Israel Hantam Rumah Sakit di Gaza, Ratusan Orang Tewas
Ratusan demonstran lainnya berkumpul di depan Kedutaan Besar Prancis di Beirut sembari membawa bendera Palestina.
Kamp pengungsian Palestina di Kota Sidon dan Tyre juga diwarnai kemarahan saat faksi Palestina di Libanon menyerukan demonstrasi besar-besaran memprotes serangan udara Israel itu.
Penjabat Perdana Menteri Libanon Najib Mikati telah menetapkan Rabu (18/10) sebagai hari berkabung nasional. (AFP/Z-1)
Sekretaris Jenderal Hizbullah Naim Qassem menyampaikan bahwa kelompok itu akan melanjutkan apa yang dia gambarkan sebagai "pertempuran defensif" melawan Israel.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu umumkan perluasan zona keamanan di Libanon Selatan hingga Sungai Litani. Langkah ini memicu kekhawatiran pendudukan jangka panjang.
Eskalasi di Libanon meningkat setelah militer Israel meluncurkan serangkaian serangan udara ke pinggiran Beirut dan menangkap dua anggota pasukan komando Hizbullah.
PM Israel Benjamin Netanyahu tegaskan serangan ke Iran dan Libanon terus berlanjut meski ada klaim kesepakatan dari Donald Trump. Pakistan tawarkan diri jadi mediator.
Israel pertimbangkan mobilisasi 450 ribu pasukan cadangan untuk menghadapi eskalasi konflik dengan Libanon, termasuk opsi operasi darat.
SERANGAN roket menghantam Israel pada Senin (16/3). Delapan orang dilaporkan terluka. Serangan tersebut disebut diluncurkan oleh Hizbullah dari Libanon serta oleh Iran.
Sekretaris Jenderal Hizbullah Naim Qassem menyampaikan bahwa kelompok itu akan melanjutkan apa yang dia gambarkan sebagai "pertempuran defensif" melawan Israel.
Komandan Polisi Dubai Dhahi Khalfan desak negara Teluk perkuat hubungan dengan Israel dan Barat, serta kritik negara Arab lain di tengah perang regional melawan Iran.
Ketua Parlemen Iran Qalibaf mengancam bakal menyerang infrastruktur vital negara kawasan jika terbukti membantu musuh menduduki salah satu pulau strategis milik Iran.
MENTERI Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi menegaskan bahwa Teheran tidak akan maju ke meja perundingan dan memilih melanjutkan perlawanan terhadap Amerika Serikat dan Israel di tengah konflik
Penasihat kebijakan luar negeri Trump menyebut AS tidak berkepentingan memperpanjang konflik dengan Iran lebih dari tiga bulan.
WFH adalah salah satu ‘aksi cepat’ yang dapat menghemat konsumsi BBM untuk sementara waktu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved