Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
PENERBANGAN pertama warga Thailand yang melarikan diri dari konflik antara Israel dan Militan Hamas, telah mendarat di Bangkok pada Kamis (12/10). Beberapa orang menceritakan pelarian yang mengerikan itu ketika dipertemukan kembali dengan anggota keluarga yang menangis.
Keluarga-keluarga yang cemas berkumpul di bandara beberapa jam sebelum kedatangan penerbangan yang membawa 41 warga Thailand, termasuk 15 pengungsi dari Israel. Kementerian tenaga kerja Bangkok, melaporkan sekitar 30.000 orang Thailand bekerja di Israel, sebagian besar di sektor pertanian.
Dua pekerja yang baru pulang duduk di kursi roda, wajah mereka terlihat lelah setelah menempuh perjalanan panjang.
Baca juga : Soal Evakuasi WNI dari Palestina, TNI Tunggu Perintah Presiden
"Saya pikir saya tidak akan selamat. Mereka menembak terus menerus seperti di film," kata Katchakorn Pudtason kepada wartawan di bandara.
Baca juga : Begini Cara Pemerintah Selamatkan WNI di Israel maupun Palestina
"Pertempuran itu sangat intens sehingga majikan saya mengizinkan kami berlindung di rumahnya," tambahnya.
"Dia mengatakan kepada saya bahwa situasinya mulai mereda dan ketika saya mencoba melarikan diri, saya mendengar suara tembakan di belakang saya dan saya menyadari bahwa saya tertembak di bagian lutut,” ujarnya.
Para pejuang Hamas pada hari Sabtu menyeberangi perbatasan Israel dengan kendaraan, melalui udara dan laut untuk membunuh lebih dari 1.200 orang, sebagian besar warga sipil.
Mereka juga menyandera puluhan sandera Israel, berkewarganegaraan ganda dan asing, yang diancam akan dibunuh oleh Hamas.
Israel telah membalas dengan mengumumkan perang untuk menghancurkan kemampuan Hamas, dengan menggempur Jalur Gaza tanpa henti.
Lebih dari 1.200 warga Palestina telah tewas di Gaza karena Israel telah meratakan seluruh blok kota dan menghancurkan ribuan bangunan.
"Jumlah warga Thailand yang tewas dalam konflik ini telah meningkat menjadi 21 orang," kata Perdana Menteri Srettha Thavisin pada hari Kamis.
Seorang warga Thailand, Yanisa Thaweekaew, yang putranya Supipat Kongkaew telah bekerja di sebuah perkebunan alpukat Israel sejak tahun lalu, mengatakan bahwa ia belum tidur selama berhari-hari.
"Anak saya adalah segalanya bagi saya. Saya khawatir. Dia adalah satu-satunya anak laki-laki yang saya miliki," katanya kepada AFP.
"Saya menangis setiap hari mengetahui bahwa dia tinggal di zona merah,” ujarnya.
Banyak dari mereka yang dipulangkan adalah buruh tani dari wilayah timur laut Thailand yang miskin dan pergi ke Israel untuk mencari upah yang jauh lebih tinggi.
Ibu dan istri Somma Sae-ja, seorang pria yang pindah ke Israel dua tahun lalu untuk bekerja di bidang pertanian mengaku cemas menunggu kepulangannya, dia selamat meski tertembak di kaki.
"Saya tidak bisa tidur semalam, saya sangat bersemangat dan khawatir," kata istrinya, Nantawan Sae-lee, 30, kepada AFP.
"Kami tidak memiliki banyak uang sehingga dia pergi ke Israel. Dia adalah orang yang sangat baik,” ujarnya.
Lebih dari 5.000 warga Thailand berusaha untuk kembali ke Thailand, bersama para diplomat yang menjajaki opsi evakuasi melalui laut dan darat.
Penerbangan repatriasi Thailand lebih lanjut dijadwalkan akan meninggalkan Israel pada hari Minggu dan Rabu minggu depan.
Sawiang Paelin, 69, dari Nong Khai, mengatakan bahwa putranya mampu menghidupi seluruh keluarganya dengan bekerja di luar negeri, namun ia bersyukur karena putranya telah kembali dengan selamat.
"Tidak ada jumlah uang yang lebih penting daripada nyawa seseorang," pungkasnya. (AFP/Z-8)
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengonfirmasi bahwa Presiden Prabowo Subianto telah menerima undangan untuk menghadiri KTT Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian Gaza.
Keikutsertaan Indonesia di Board of Peace berisiko dimanfaatkan sebagai legitimasi politik bagi agenda yang tidak sejalan dengan nilai yang diperjuangkan terkait kemerdekaan Palestina
Langkah baru Israel perketat kontrol di Tepi Barat menuai kecaman global. Kebijakan ini dinilai melanggar hukum internasional dan mematikan solusi dua negara.
BERGABUNGNYA Indonesia dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian Gaza yang diusung Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, masih menjadi perdebatan.
PIMPINAN Pusat Muhammadiyah mengingatkan pemerintah agar berhati-hati dalam mengambil komitmen lanjutan di Board of Peace (BoP), terutama terkait rencana keanggotaan tetap.
PIMPINAN Pusat Muhammadiyah meminta Pemerintah Indonesia mengambil sikap kritis, aktif, dan terukur di Board of Peace (BoP), agar tetap sejalan dengan kemerdekaan palestina
AS dinilai tidak lagi memiliki kapasitas sebagai mediator yang kredibel dalam forum Board of Peace (BoP) karena dianggap terlalu berpihak pada kepentingan Israel.
LEBIH dari 18.500 pasien di Gaza, Palestina, membutuhkan pengobatan medis khusus yang tidak tersedia di daerah kantong tersebut. Demikian menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
MAJELIS Ulama Indonesia (MUI) mendukung langkah pemerintah masuk dan mengambil peran dalam Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP) Jalur Gaza.
MENTERI Luar Negeri Sugiono menegaskan keikutsertaan Indonesia dalam Board of Peace (BoP) merupakan bagian dari komitmen aktif pemerintah untuk mendorong perdamaian di Palestina.
Smotrich ungkap ultimatum BoP untuk Hamas. Indonesia evaluasi peran di BoP demi tetap bebas aktif dan kawal kemerdekaan Palestina di tengah skeptisisme global.
SEKRETARIS Jenderal DPP PKS, Muhammad Kholid, mengecam keras serangan militer Israel ke tenda pengungsian di selatan Jalur Gaza yang terjadi pada Sabtu (31/1/2026).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved