Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
SEDIKITNYA enam wartawan Palestina telah terbunuh dalam hitungan hari. Para wartawan menjadi target serangan, sejak gempuran pasukan Israel di Jalur Gaza yang terkepung.
Jaringan media dan pemantau kebebasan pers mengatakan wartawan Saeed al-Taweel, pemimpin redaksi situs Al-Khamsa News, dan dua anggota pers lainnya terbunuh pada hari Selasa (10/10) ketika mereka bertugas untuk mengambil gambar sebuah bangunan yang akan segera dibom oleh Pasukan Israel di Kota Gaza.
"Sayangnya, mereka baru saja mengirimkan pemberitahuan peringatan ke gedung Hiji bahwa gedung itu akan dibom," kata al-Taweel dalam kata-kata terakhirnya.
Baca juga : 1.000 Warga Israel Tewas dalam Perang Melawan Hamas
Laporan itu disampaikan tak lama sebelum ia tewas dalam serangan pasukan Israel.
Baca juga : MER-C Berangkatkan Tim Relawan Medis ke Gaza, Dipimpin Faried Thalib
"Daerah itu telah dievakuasi seluruhnya. Wanita, pria, orang tua, anak-anak semuanya telah meninggalkan daerah tersebut,” katanya dalam sebuah rekaman yang diperoleh Al Jazeera.
Al-Taweel, Mohammed Subh dan Hisham Alnwajha telah berdiri pada jarak yang aman, ratusan meter dari target yang disebutkan. Namun serangan udara itu malah menghantam bangunan yang berbeda, jauh lebih dekat dengan mereka.
"Alnwajha mengalami luka serius dan dirawat di ruang perawatan intensif di Al-Shifa Medical Complex," kantor berita Palestina, WAFA melaporkan.
Para kru yang mengenakan jaket dan helm dengan jelas mengidentifikasi diri mereka sebagai anggota pers.
Pemakaman Subh dan al-Taweel diadakan beberapa jam kemudian di sebuah rumah sakit di Kota Gaza.
Sebagai penghormatan atas pekerjaan mereka, helm ikonik yang biasa dikenakan oleh pekerja media diletakkan di atas tubuh mereka, yang ditutupi dengan kain putih.
Dua wartawan lainnya, Ibrahim Mohammad Lafi dan Mohammad Jarghoun, ditembak mati ketika sedang melakukan peliputan pada hari Sabtu.
Lafi, seorang fotografer untuk Ain Media, berada di persimpangan Beit Hanoon di Jalur Gaza, yang dikenal sebagai Erez oleh warga Israel, ketika Israel dan Hamas terlibat dalam kekerasan yang meningkat.
Kelompok kebebasan pers Palestina, MADA, dan Journalist Support Committee (JSC) melaporkan bahwa Jarghoun, seorang reporter dari Smart Media, tewas saat berada di sebelah timur kota Rafah di Jalur Gaza selatan.
Sementara itu, wartawan lepas Mohammad el-Salhi ditembak mati di perbatasan sebelah timur kamp pengungsi Bureij di Jalur Gaza tengah.
Komite Perlindungan Wartawan (CPJ) yang berbasis di New York, melaporkan bahwa dua fotografer Palestina, Nidal al-Wahidi dari saluran Al-Najah dan Haitham Abdelwahid dari kantor berita Ain Media, hilang sejak Sabtu.
"Ibrahim Qanan, koresponden saluran Al-Ghad, terluka oleh pecahan peluru di kota Khan Younis di Jalur Gaza selatan,” kata MADA.
Kelompok Organisasi itu mengecam kegigihan pasukan pendudukan Israel dalam melakukan kejahatan yang lebih serius dan serangan terhadap jurnalis serta media di Palestina.
Sherif Mansour dari CPJ meminta semua pihak untuk mengingat bahwa jurnalis adalah warga sipil dan tidak boleh menjadi sasaran.
"Pelaporan yang akurat sangat penting selama masa krisis dan media memiliki peran penting dalam menyampaikan berita dari Gaza dan Israel kepada dunia,” sebutnya.
CPJ menyerukan penyelidikan atas kematian el-Salhi.
Sekitar 1.300 orang dari kedua belah pihak dalam konflik tersebut telah tewas sejak Hamas, yang menguasai Jalur Gaza, dengan melancarkan serangan mendadak ke wilayah Israel pada hari Sabtu.
Tembakan Israel juga telah menghancurkan rumah Rami al-Sharafi, direktur Radio Zaman, dan penyiar Al-Quds Today, Basil Khair al-Din.
Kantor-kantor media, termasuk kantor pusat surat kabar Al-Ayyam di Palestine Tower, Yayasan Fadel Shanaa, Shehab Agency, dan Radio Gaza FM juga menjadi sasaran pasukan Israel.
Kelompok Organisasi itu menyerukan agar tindakan sewenang-wenang dan kekebalan hukum segera berakhir.
“Segera akhiri kebebasan yang dinikmati oleh pihak berwenang Israel sebagai satu-satunya kunci untuk menghentikan pembunuhan jurnalis dan serangan yang menargetkan kebebasan dan media di Palestina,” pungkasnya. (aljazeera/Z-8)
Bantuan ambulans dari warga Karawang ini merupakan respons terhadap mendesaknya kebutuhan layanan kesehatan darurat di Jalur Gaza yang kian memprihatinkan.
AS dinilai tidak lagi memiliki kapasitas sebagai mediator yang kredibel dalam forum Board of Peace (BoP) karena dianggap terlalu berpihak pada kepentingan Israel.
LEBIH dari 18.500 pasien di Gaza, Palestina, membutuhkan pengobatan medis khusus yang tidak tersedia di daerah kantong tersebut. Demikian menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
MAJELIS Ulama Indonesia (MUI) mendukung langkah pemerintah masuk dan mengambil peran dalam Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP) Jalur Gaza.
MENTERI Luar Negeri Sugiono menegaskan keikutsertaan Indonesia dalam Board of Peace (BoP) merupakan bagian dari komitmen aktif pemerintah untuk mendorong perdamaian di Palestina.
Smotrich ungkap ultimatum BoP untuk Hamas. Indonesia evaluasi peran di BoP demi tetap bebas aktif dan kawal kemerdekaan Palestina di tengah skeptisisme global.
Laporan terbaru Indeks Keselamatan Jurnalis (IKJ) 2025 mengungkapkan penurunan skor menjadi 59,5%, turun sekitar 0,9 hingga 1 poin dibandingkan tahun sebelumnya.
JURNALIS Metro TV di Bulukumba, Ifa Musdalifah, harus berhadapan dengan ancaman digital usai menjalankan tugasnya meliput demonstrasi di Kantor DPRD Bulukumba, Rabu (4/2).
KETUA Dewan Pers Komaruddin Hidayat menegaskan peran pers sebagai cermin yang memantulkan realitas yang terjadi di pemerintah maupun masyarakat.
Ketua Dewan Pers, Komaruddin Hidayat, menegaskan bahwa sinergi antarlembaga merupakan kunci utama agar setiap kasus yang menimpa insan pers dapat diselesaikan secara berkeadilan.
Lilik bercerita, tulisannya mengangkat cerita perjalanan panjang energi. Mulai dari minyak mentah sampai menjadi produk BBM yang ramah lingkungan dan produk gas
WAKIL Menteri Komunikasi dan Digital Angga Raka Prabowo, mengatakan, peningkatan kompetensi jurnalis menjadi hal krusial di tengah gempuran teknologi kecerdasan artifisial (AI).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved