Headline

Faktor penyebab anak mengakhiri hidup bukan tunggal.

Jurnalis Metro TV Diancam akan Dihilangkan usai Liput Demo di Bulukumba

Lina Herlina
05/2/2026 17:00
Jurnalis Metro TV Diancam akan Dihilangkan usai Liput Demo di Bulukumba
Ilustrasi.(Freepik)

JURNALIS Metro TV di Bulukumba, Ifa Musdalifah, harus berhadapan dengan ancaman digital usai menjalankan tugasnya meliput demonstrasi di Kantor DPRD Bulukumba, Rabu (4/2). 

Ancaman datang dari akun media sosial Facebook dari seorang bernama Choi-Choi di kolom komentar pribadinya, tidak lama setelah ia mengunggah video dan tulisan mengenai aksi penolakan kawasan industri petrokimia serta polemik nelayan Pantai Parangluhu. 

Ifa yang meliput justru menjadi sasaran teror siber yang juga turut mengincar dua aktivis di lokasi karena kenal dengan Ifa.

Di kolom komentar FB Ifa, Choi-Choi menulis, "Kenapako filter komentar Dheevha takutko ketahuan settinganmu sama Anjar dgn Nilam.. nda lama saya kasih hilang ko bertiga".

Tidak hanya itu akun Choi-Choi pun kembali berkomentar di group FB dan menuliskan, "Na sudah kau setting ini Baine Buntala, na bersamaan jako masuk, ndak lama ada kasi hilangko itu...". 

Karenanya, Koalisi Advokasi Jurnalis Sulawesi Selatan (KAJ Sulsel) mengecam keras ancaman yang dialami Ifa. 

Koordinator KAJ Sulsel, Idris Tajannang, menegaskan bahwa teror terhadap jurnalis seperti ini merupakan bentuk pembungkaman yang tidak dapat dibiarkan. 

"Ifa sedang menjalankan tugas konstitusionalnya. Ancaman kepada beliau adalah ancaman kepada kebebasan pers kita semua," ujar Idris, Kamis (5/2).

Idris menambahkan, negara dan aparat penegak hukum wajib memberikan perlindungan maksimal kepada jurnalis. Ia mendesak kepolisian untuk segera mengusut identitas akun Choi-Choi dan memberikan kepastian hukum serta keamanan bagi Ifa. (I-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik