Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
SEDIKITNYA 1.000 warga Israel tewas dalam perang melawan kelompok pejuang Palestina Hamas sejauh ini, sejak pertempuran antar kedua pihak pertama kali meletus pada Sabtu, 7 Oktober 2023 lalu. Jumlah korban terus bertambah secara eksponensial.
Mengutip dari laman Al Mayadeen, Selasa, 10 Oktober 2023, kabar tambahan angka kematian ini disampaikan di saat perang antar kedua kubu memasuki hari keempat.
Sebelumnya, badan layanan darurat Israel "Zaka" mengatakan bahwa 260 mayat ditemukan di pemukiman ilegal "Re'im," di mana para pemukim sempat menghadiri sebuah festival musik di Jalur Gaza.
Baca juga : Pejabat Intelijen Mesir Ungkap Kesombongan Israel Remehkan Hamas
Selain itu, surat kabar Israel Maariv mengatakan bahwa pertempuran di selatan sedang berlangsung setelah kabinet mengumumkan keadaan perang.
Media itu juga menekankan bahwa Israel masih berusaha bangkit dari serangan mendadak (Hamas) yang mematikan itu.
Baca juga : Takut Perang, Yerusalem Jadi Kota Hantu
Sebelumnya, juru bicara pasukan pendudukan Israel mengumumkan kematian wakil komandan Brigade ke-300 Divisi 91 IOF dalam konfrontasi di dekat perbatasan Lebanon-Palestina.
Dalam konteks serupa, media Israel memberitakan kematian komandan Brigade Nahal, Jonathan Steinberg, yang berada di bawah "Komando Selatan."
Brigade Nahal adalah salah satu pasukan elite IDF, dan telah berpartisipasi dalam agresi di Lebanon, Jalur Gaza, dan Tepi Barat.
Steinberg terbunuh dalam konfrontasi dengan pejuang Hamas di "Kerem Shalom," dalam tahap pertama "Operasi Banjir Al-Aqsa" pada hari Sabtu pekan kemarin.
Selama operasi tersebut, pejuang Hamas mampu menawan puluhan pemukim dan tentara Israel. Sebelumnya, kantor berita Ynet melaporkan bahwa jumlah warga Israel yang tewas dalam serangan Hamas telah melampaui 1.000, seraya menambahkan bahwa Hamas telah menawan lebih dari 150 warga Israel. (Medcom.id/Z-4)
Presiden AS Donald Trump tegas menolak rencana aneksasi Tepi Barat oleh Israel. Kebijakan ini memicu kecaman keras dari PBB, Indonesia, hingga negara Arab.
MENTERI Luar Negeri Sugiono menegaskan keikutsertaan Indonesia dalam Board of Peace (BoP) merupakan bagian dari komitmen aktif pemerintah untuk mendorong perdamaian di Palestina.
SEKRETARIS Jenderal DPP PKS, Muhammad Kholid, mengecam keras serangan militer Israel ke tenda pengungsian di selatan Jalur Gaza yang terjadi pada Sabtu (31/1/2026).
BADAN pertahanan sipil Gaza melaporkan sedikitnya 32 orang tewas akibat serangan udara Israel yang menghantam sejumlah lokasi di Jalur Gaza pada Sabtu (31/1).
PEMERINTAH Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri mengecam keras rangkaian serangan udara Israel di Jalur Gaza, Palestina, yang terus berulang.
PERSERIKATAN Bangsa-Bangsa (PBB) belum menerima informasi soal pembukaan kembali penyeberangan Rafah di perbatasan Gaza-Mesir dan masih berkomunikasi dengan otoritas Israel.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengonfirmasi bahwa Presiden Prabowo Subianto telah menerima undangan untuk menghadiri KTT Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian Gaza.
Keikutsertaan Indonesia di Board of Peace berisiko dimanfaatkan sebagai legitimasi politik bagi agenda yang tidak sejalan dengan nilai yang diperjuangkan terkait kemerdekaan Palestina
Langkah baru Israel perketat kontrol di Tepi Barat menuai kecaman global. Kebijakan ini dinilai melanggar hukum internasional dan mematikan solusi dua negara.
BERGABUNGNYA Indonesia dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian Gaza yang diusung Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, masih menjadi perdebatan.
PIMPINAN Pusat Muhammadiyah mengingatkan pemerintah agar berhati-hati dalam mengambil komitmen lanjutan di Board of Peace (BoP), terutama terkait rencana keanggotaan tetap.
PIMPINAN Pusat Muhammadiyah meminta Pemerintah Indonesia mengambil sikap kritis, aktif, dan terukur di Board of Peace (BoP), agar tetap sejalan dengan kemerdekaan palestina
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved