Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
MALAYSIA telah menyerukan tindakan tegas terhadap para jenderal Myanmar. Permintaan itu atas dasar hambatan-hambatan yang diciptakan para junta militer sehingga menghalangi pelaksanaan rencana untuk pemulihan perdamaian di kawasan tersebut.
"Malaysia dan negara-negara anggota lainnya memberikan pandangan mereka bahwa kita tidak dapat membiarkan hal ini terus berlanjut tanpa tindakan yang kuat dan efektif terhadap junta," ujar Menteri Luar Negeri Malaysia Zambry Abdul Kadir di Jakarta.
Pesan yang tidak biasa dari Malaysia ini disampaikan ketika para anggota Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) bertemu di Jakarta. Zambry tidak menyebutkan nama-nama anggota ASEAN lainnya yang memiliki pandangan yang sama dengan Malaysia.
Baca juga : PBB Dukung Penuh Inisiatif Keketuaan ASEAN Selesaikan Krisis Myanmar
Jenderal Senior Min Aung Hlaing, yang memimpin kudeta pada Februari 2021 terhadap pemerintah terpilih Myanmar Aung San Suu Kyi, menyetujui konsensus lima poin untuk mengakhiri krisis di Myanmar pada KTT khusus ASEAN dua bulan kemudian.
Militer hanya melakukan sedikit upaya untuk mengimplementasikan rencana tersebut dan kekerasan semakin meningkat. Bahkan militer memerangi kelompok-kelompok sipil bersenjata yang menentang perebutan kekuasaan. Militer dituduh melakukan kejahatan perang atas serangan-serangannya terhadap penduduk sipil.
Zambry mengatakan bahwa kurangnya kemajuan dalam implementasi ini disebabkan oleh hambatan yang diciptakan oleh junta.
Baca juga : Tinjau 5 Poin Konsensus, Krisis Myanmar Masih Jadi PR ASEAN
Myanmar bergabung dengan ASEAN di bawah rezim militer pada tahun 1997. Namun penggulingan pemerintahan Aung San Suu Kyi setelah periode reformasi telah membuktikan tantangan besar bagi organisasi ini, yang menyoroti perpecahan antara negara-negara yang lebih otoriter dan negara-negara yang lebih demokratis.
Para pemimpin ASEAN memulai pertemuan puncak pada hari ini Selasa, (5/9). Pertemuan ini dihadiri para pemimpin dan pejabat tinggi dari negara-negara mitra termasuk Tiongkok, Jepang dan Amerika Serikat. Namun Presiden AS dan Tiongkok dipastikan tidak akan hadir.
Wakil Presiden Kamala Harris akan menggantikan Presiden AS Joe Biden, sementara Perdana Menteri Tiongkok Li Qiang akan menggantikan Presiden Tiongkok Xi Jinping.
Baca juga : Laporan PBB Ungkap Kekejaman Junta Militer Myanmar
Tiongkok adalah pemain kunci dalam sengketa Laut Tiongkok Selatan dan telah dituduh melakukan manuver-manuver agresif dan berbahaya untuk mempertaruhkan klaimnya. Adapun Peta baru Tiongkok di wilayah tersebut juga telah menimbulkan kekecewaan di Asia Tenggara dengan menunjukkan hampir seluruh Laut Tiongkok Selatan sebagai wilayah Tiongkok.
Anggota ASEAN, Brunei, Malaysia, Filipina, dan Vietnam juga mengklaim sebagian wilayah di laut tersebut. (Aljazeera/Z-4)
Sugiono menegaskan, peran ASEAN saat ini semakin penting sebagai jangkar stabilitas di Asia Tenggara.
TIONGKOK mulai mengoperasikan pulau Hainan di selatan sebagai Hong Kong Baru dengan sistem kepabeanan atau bea cukai baru, terpisah dari daratan utama. Bagaimana pengaruhnya terhadap ASEAN
Menteri Luar Negeri Thailand Sihasak Phuangketkeow mengatakan ada syarat yang diajukan Thailand sebelum gencatan senjata konflik Thailand vs Kamboja setelah pertemuan khusus ASEAN
Isu lingkungan dinilai semakin bergeser dari sekadar agenda konservasi menjadi persoalan strategis yang berkaitan langsung dengan stabilitas kawasan.
AS dan Tiongkok mencoba mediasi konflik perbatasan Thailand-Kamboja. Bangkok tegaskan gencatan senjata hanya terjadi jika Kamboja tunjukkan niat nyata di lapangan.
Keramika Indonesia 2026 resmi diluncurkan sebagai pameran industri keramik terdepan di kawasan ASEAN.
Aung San Suu Kyi kini genap 20 tahun dalam tahanan. Di tengah kondisi kesehatan yang misterius, mampukah "The Lady" mengakhiri perang saudara di Myanmar?
PARTAI yang berafiliasi dengan militer dan selama ini mendominasi politik Myanmar mengeklaim kemenangan besar dalam tahap pertama pemilihan umum yang digelar junta militer.
DIREKTORAT Pelindungan Warga Negara Indonesia Kementerian Luar Negeri, bekerja sama dengan KBRI Yangon dan KBRI Bangkok, kembali memulangkan 54 WNI dari perbatasan Myanmar-Thailand.
KBRI di Yangon melaporkan bahwa sebanyak 56 WNI yang terdampak operasi penertiban pusat online scam dan online gambling di kawasan KK Park dan Shwe Kokko, Myawaddy.
WAKIL Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mengingatkan bahwa pola tindak pidana perdagangan orang (TPPO) di Indonesia semakin berkembang dan kian sulit dideteksi.
Alat pelacak, yang dipasang otoritas narkotika Thailand, menunjukkan bahwa bahan kimia tersebut bergerak ke utara menuju perbatasan Myanmar.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved