Headline
Pemudik diminta manfaatkan kebijakan WFA.
Kumpulan Berita DPR RI
PASUKAN Israel membunuh tiga warga Palestina di Tepi Barat yang diduduki, Selasa (25/7). Ini dikatakan Kementerian Kesehatan Palestina. Itu menjadi kematian terbaru dalam gelombang kekerasan di wilayah itu sejak awal tahun lalu.
"Tiga warga Palestina tewas oleh peluru Israel di Nablus," kata kementerian tersebut. Kelompok militan Palestina Hamas, yang menguasai Jalur Gaza, mengatakan ketiganya ialah anggota sayap bersenjatanya.
Tentara Israel mengatakan tiga, "Teroris bersenjata," menembaki tentaranya dari kendaraan di lingkungan Nablus dan pasukan menembak balik, "Untuk menetralkan," mereka.
Baca juga: Pasukan Israel Bunuh Warga Palestina yang Dituduh Tabrakkan Mobil
Para prajurit menemukan tiga senapan M-16, satu pistol, selongsong peluru, dan peralatan militer lain, kata tentara dalam suatu pernyataan.
Kementerian Kesehatan Palestina mengidentifikasi korban tewas sebagai Nour al-Deen al-Ardah, 32, Montaser Salameh, 33, dan Saad al-Kharaz, 43. Hamas mengatakan ketiganya anggota sayap bersenjata Brigade Ezzedine al-Qassam.
Baca juga: Israel Bebaskan Visa bagi Warga AS, Ada Apa?
"Kami berduka atas para martir Qassam yang tewas pagi ini dalam bentrokan bersenjata dengan pasukan pendudukan di Nablus," kata Hamas dalam sebuah pernyataan.
Juru bicara presiden Palestina, Nabil Abu Rudeineh, mengatakan pembunuhan ketiga pria itu merupakan kejahatan perang. "Kejahatan Israel tidak akan membuat rakyat kami bertekuk lutut dan tidak akan membawa keamanan dan stabilitas kepada siapa pun," katanya dalam suatu pernyataan.
Israel telah menduduki Tepi Barat sejak Perang Enam Hari pada 1967. Sejak awal tahun lalu, wilayah tersebut telah mengalami serangkaian serangan oleh orang Palestina terhadap sasaran Israel, serta kekerasan oleh pemukim Israel terhadap komunitas Palestina.
Kekerasan yang terkait dengan konflik Israel-Palestina tahun ini telah menewaskan sedikitnya 201 warga Palestina, 27 warga Israel, satu warga Ukraina, dan satu warga Italia, menurut penghitungan AFP yang dikumpulkan dari sumber-sumber resmi di kedua belah pihak. Mereka termasuk, di pihak Palestina, pejuang serta warga sipil dan, di pihak Israel, tiga anggota minoritas Arab. Tidak termasuk Jerusalem timur yang dianeksasi Israel, Tepi Barat ialah rumah bagi hampir tiga juta warga Palestina, serta sekitar 490.000 warga Israel yang tinggal di permukiman yang dianggap ilegal menurut hukum internasional. (AFP/Z-2)
Menlu Palestina ungkap taktik Israel manfaatkan konflik Iran untuk percepat perluasan pemukiman ilegal di Tepi Barat. Simak kronologi dan dampaknya.
PBB memperingatkan potensi pembersihan etnis di Tepi Barat setelah 36.000 warga Palestina terusir dalam setahun akibat ekspansi pemukiman ilegal Israel.
Pasukan Israel ubah Kota Tua Jerusalem jadi barak militer. Akses Al-Aqsa ditutup 16 hari, jemaah terpaksa salat Tarawih di jalanan. Simak laporan lengkapnya.
Belanda dan Islandia resmi bergabung dengan Afrika Selatan dalam gugatan dugaan genosida Israel di Mahkamah Internasional (ICJ) per Maret 2026.
Indonesia bersama negara Arab dan Islam kecam keras penutupan Masjid Al-Aqsa oleh Israel. Larangan Tarawih & Itikaf pertama sejak 1967. Simak pernyataan resminya.
Pasukan Israel tutup Masjid Al-Aqsa 11 hari berturut-turut di Ramadan 2026. Pertama kali sejak 1967, salat Tarawih dan I'tikaf dilarang di situs suci.
Menlu Oman Badr al-Busaidi tegaskan Iran tidak bertanggung jawab atas perang yang dimulai AS-Israel. Oman desak diplomasi demi keamanan Selat Hormuz.
Iran menyerukan pembentukan aliansi militer Timur Tengah berbasis Al Quran tanpa keterlibatan Amerika Serikat dan Israel.
Militer Israel tega menyiksa balita 1 tahun, Karim Abu Nassar, dengan sundutan rokok selama 10 jam di Gaza untuk paksa pengakuan ayahnya. Pelanggaran HAM berat!
Sedikitnya 12 orang mengalamu luka-luka saat serangan rudal dari Iran menghantam wilayah Bnei Brak, sebuah kota di dekat Tel Aviv, Israel.
PM Jepang Sanae Takaichi menegaskan upaya diplomasi untuk meredakan ketegangan di Selat Hormuz di tengah konflik AS-Israel dan Iran.
PM Israel Benjamin Netanyahu tegaskan serangan ke Iran dan Libanon terus berlanjut meski ada klaim kesepakatan dari Donald Trump. Pakistan tawarkan diri jadi mediator.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved