Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
ISRAEL melancarkan operasi militer besar-besaran di Gaza, Palestina, Selasa (9/5), sehingga menewaskan tiga pemimpin militan dan 12 warga sipil, termasuk empat anak-anak. Langkah ini menyatukan kembali pemerintah Israel tetapi berisiko eskalasi yang lebih luas. Salah satu korban yang tewas ialah warga Rusia.
Warga Rusia yang turut menjadi korban ialah Dr Jamal Khaswan, mantan kepala Asosiasi Gigi Gaza Rusia. Jamal Khaswan tewas bersama istrinya, Mirfat, dan putranya, Yousef.
IDF tidak menyebutkan Dr Khaswan atau korban sipil lain dalam pengumuman setelah operasi itu dan tidak menanggapi pertanyaan. Dr Khaswan, yang dilatih di Rusia dan memegang kewarganegaraan Rusia, dikatakan sebagai anggota komunitasnya yang sangat dicintai.
"Dia (Khaswan) dikenal karena pekerjaan komunitasnya dan merawat orang tua," kata Rasha, seorang klien dari Gaza, yang meminta nama belakangnya dirahasiakan karena alasan keamanan. "Dia membuat koneksi dengan pasiennya dan keluarga mereka."
Baca juga: Iran Curiga Alasan Sebenarnya Israel Serang Jihad Islam
Kantor perwakilan Rusia di Ramallah menegaskan bahwa Dr Khaswan ialah warga negara Rusia tetapi istri dan anaknya bukan. Kantor itu menambahkan bahwa dua anak berkewarganegaraan Rusia telah menjadi yatim piatu dalam penyerangan tersebut. Seorang juru bicara tidak mengonfirmasi ada keluhan yang diajukan ke Israel.
Serangan Israel itu juga dikutuk di seluruh wilayah. Yordania mengecam agresi Israel. Turki menyebut serangan itu tercela. Mesir mengatakan serangan itu merupakan pelanggaran hukum internasional.
Baca juga: Israel Perkuat Hambatan bagi Pasien Palestina untuk Berobat
Kelompok kemanusiaan dan sarjana hukum juga mempertanyakan legalitas aksi pembunuhan itu. "Hukum internasional melarang pembunuhan di luar hukum dan penargetan warga sipil kecuali mereka berpartisipasi langsung dalam permusuhan," kata Dewan Pengungsi Norwegia, badan amal internasional yang bekerja di Wilayah Pendudukan Palestina.
Neve Gordon, seorang profesor hukum internasional dan hak asasi manusia di Queen Mary University of London, menggambarkan serangan itu sebagai pelanggaran berat terhadap hukum internasional. "Itu melanggar piagam PBB yang mengizinkan negara-negara anggota menyerang hanya untuk membela diri," katanya kepada The i. "Itu melanggar prinsip pembedaan yang mengharuskan pihak berperang untuk membedakan antara kombatan dan warga sipil serta melanggar prinsip proporsionalitas."
Israel mengklaim serangan itu akan mencegah serangan teror di masa depan dan memperjelas dalam pernyataannya bahwa operasi tersebut secara khusus menargetkan PIJ, bukan Hamas yang memerintah Gaza atau faksi Palestina lain. Pensiunan jenderal Israel Amos Yadlin, kepala think tank Institute for National Security Studies, menyarankan tujuan operasi tidak lebih dari merugikan PIJ dan memperkuat pencegahan serta Israel akan bertujuan menutup operasi secepat mungkin.
Baca juga: Ribuan Warga Israel Tinggalkan Rumah usai Penyerangan Gaza
Namun radio tentara Israel melaporkan bahwa operasi Perisai dan Panah itu kemungkinan berlanjut selama beberapa minggu. Komunitas Israel yang dekat dengan perbatasan Gaza telah ditempatkan di bawah tindakan pengamanan khusus.
Salah satu konsekuensi langsung dari operasi tersebut ialah anggota parlemen sayap kanan dan pemimpin partai Kekuatan Yahudi, Itamar Ben Gvir, mengumumkan berakhirnya boikot pemerintah karena penyerangan Jihad Islam. Berakhirnya boikot itu berpotensi menyelamatkannya dari keruntuhan pemerintah Israel. (Z-2)
Laporan investigasi Al Jazeera ungkap 2.842 warga Palestina di Gaza 'menguap' akibat senjata bersuhu 3.000 derajat Celsius. Simak fakta medis dan hukumnya.
Pemerintah Palestina kecam keputusan Israel ubah aturan tanah di Tepi Barat dan mengambil alih Masjid Ibrahimi. Langkah ini dinilai ilegal dan menghambat kemerdekaan.
AMERIKA Serikat menyatakan menolak langkah aneksasi Tepi Barat oleh Israel. AS menekankan pentingnya menjaga stabilitas di wilayah pendudukan Palestina tersebut.
Presiden AS Donald Trump tegas menolak rencana aneksasi Tepi Barat oleh Israel. Kebijakan ini memicu kecaman keras dari PBB, Indonesia, hingga negara Arab.
MENTERI Luar Negeri Sugiono menegaskan keikutsertaan Indonesia dalam Board of Peace (BoP) merupakan bagian dari komitmen aktif pemerintah untuk mendorong perdamaian di Palestina.
SEKRETARIS Jenderal DPP PKS, Muhammad Kholid, mengecam keras serangan militer Israel ke tenda pengungsian di selatan Jalur Gaza yang terjadi pada Sabtu (31/1/2026).
Laporan investigasi Al Jazeera ungkap 2.842 warga Palestina di Gaza 'menguap' akibat senjata bersuhu 3.000 derajat Celsius. Simak fakta medis dan hukumnya.
Pemerintah Palestina kecam keputusan Israel ubah aturan tanah di Tepi Barat dan mengambil alih Masjid Ibrahimi. Langkah ini dinilai ilegal dan menghambat kemerdekaan.
PERDANA Menteri Israel Benjamin Netanyahu dijadwalkan bertemu Presiden Amerika Serikat Donald Trump di Gedung Putih, Rabu waktu setempat.
AMERIKA Serikat menyatakan menolak langkah aneksasi Tepi Barat oleh Israel. AS menekankan pentingnya menjaga stabilitas di wilayah pendudukan Palestina tersebut.
AS dinilai tidak lagi memiliki kapasitas sebagai mediator yang kredibel dalam forum Board of Peace (BoP) karena dianggap terlalu berpihak pada kepentingan Israel.
Iran tingkatkan arsenal rudal balistik dengan bantuan Rusia. Rudal Kheibar Shekan kini mampu jangkau seluruh wilayah Israel, memicu ancaman konflik terbuka.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved