Headline
Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.
Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.
Kumpulan Berita DPR RI
ISRAEL melancarkan operasi militer besar-besaran di Gaza, Palestina, Selasa (9/5), sehingga menewaskan tiga pemimpin militan dan 12 warga sipil, termasuk empat anak-anak. Langkah ini menyatukan kembali pemerintah Israel tetapi berisiko eskalasi yang lebih luas. Salah satu korban yang tewas ialah warga Rusia.
Warga Rusia yang turut menjadi korban ialah Dr Jamal Khaswan, mantan kepala Asosiasi Gigi Gaza Rusia. Jamal Khaswan tewas bersama istrinya, Mirfat, dan putranya, Yousef.
IDF tidak menyebutkan Dr Khaswan atau korban sipil lain dalam pengumuman setelah operasi itu dan tidak menanggapi pertanyaan. Dr Khaswan, yang dilatih di Rusia dan memegang kewarganegaraan Rusia, dikatakan sebagai anggota komunitasnya yang sangat dicintai.
"Dia (Khaswan) dikenal karena pekerjaan komunitasnya dan merawat orang tua," kata Rasha, seorang klien dari Gaza, yang meminta nama belakangnya dirahasiakan karena alasan keamanan. "Dia membuat koneksi dengan pasiennya dan keluarga mereka."
Baca juga: Iran Curiga Alasan Sebenarnya Israel Serang Jihad Islam
Kantor perwakilan Rusia di Ramallah menegaskan bahwa Dr Khaswan ialah warga negara Rusia tetapi istri dan anaknya bukan. Kantor itu menambahkan bahwa dua anak berkewarganegaraan Rusia telah menjadi yatim piatu dalam penyerangan tersebut. Seorang juru bicara tidak mengonfirmasi ada keluhan yang diajukan ke Israel.
Serangan Israel itu juga dikutuk di seluruh wilayah. Yordania mengecam agresi Israel. Turki menyebut serangan itu tercela. Mesir mengatakan serangan itu merupakan pelanggaran hukum internasional.
Baca juga: Israel Perkuat Hambatan bagi Pasien Palestina untuk Berobat
Kelompok kemanusiaan dan sarjana hukum juga mempertanyakan legalitas aksi pembunuhan itu. "Hukum internasional melarang pembunuhan di luar hukum dan penargetan warga sipil kecuali mereka berpartisipasi langsung dalam permusuhan," kata Dewan Pengungsi Norwegia, badan amal internasional yang bekerja di Wilayah Pendudukan Palestina.
Neve Gordon, seorang profesor hukum internasional dan hak asasi manusia di Queen Mary University of London, menggambarkan serangan itu sebagai pelanggaran berat terhadap hukum internasional. "Itu melanggar piagam PBB yang mengizinkan negara-negara anggota menyerang hanya untuk membela diri," katanya kepada The i. "Itu melanggar prinsip pembedaan yang mengharuskan pihak berperang untuk membedakan antara kombatan dan warga sipil serta melanggar prinsip proporsionalitas."
Israel mengklaim serangan itu akan mencegah serangan teror di masa depan dan memperjelas dalam pernyataannya bahwa operasi tersebut secara khusus menargetkan PIJ, bukan Hamas yang memerintah Gaza atau faksi Palestina lain. Pensiunan jenderal Israel Amos Yadlin, kepala think tank Institute for National Security Studies, menyarankan tujuan operasi tidak lebih dari merugikan PIJ dan memperkuat pencegahan serta Israel akan bertujuan menutup operasi secepat mungkin.
Baca juga: Ribuan Warga Israel Tinggalkan Rumah usai Penyerangan Gaza
Namun radio tentara Israel melaporkan bahwa operasi Perisai dan Panah itu kemungkinan berlanjut selama beberapa minggu. Komunitas Israel yang dekat dengan perbatasan Gaza telah ditempatkan di bawah tindakan pengamanan khusus.
Salah satu konsekuensi langsung dari operasi tersebut ialah anggota parlemen sayap kanan dan pemimpin partai Kekuatan Yahudi, Itamar Ben Gvir, mengumumkan berakhirnya boikot pemerintah karena penyerangan Jihad Islam. Berakhirnya boikot itu berpotensi menyelamatkannya dari keruntuhan pemerintah Israel. (Z-2)
Menlu Palestina ungkap taktik Israel manfaatkan konflik Iran untuk percepat perluasan pemukiman ilegal di Tepi Barat. Simak kronologi dan dampaknya.
PBB memperingatkan potensi pembersihan etnis di Tepi Barat setelah 36.000 warga Palestina terusir dalam setahun akibat ekspansi pemukiman ilegal Israel.
Pasukan Israel ubah Kota Tua Jerusalem jadi barak militer. Akses Al-Aqsa ditutup 16 hari, jemaah terpaksa salat Tarawih di jalanan. Simak laporan lengkapnya.
Belanda dan Islandia resmi bergabung dengan Afrika Selatan dalam gugatan dugaan genosida Israel di Mahkamah Internasional (ICJ) per Maret 2026.
Indonesia bersama negara Arab dan Islam kecam keras penutupan Masjid Al-Aqsa oleh Israel. Larangan Tarawih & Itikaf pertama sejak 1967. Simak pernyataan resminya.
Pasukan Israel tutup Masjid Al-Aqsa 11 hari berturut-turut di Ramadan 2026. Pertama kali sejak 1967, salat Tarawih dan I'tikaf dilarang di situs suci.
PM Jepang Sanae Takaichi menegaskan upaya diplomasi untuk meredakan ketegangan di Selat Hormuz di tengah konflik AS-Israel dan Iran.
PM Israel Benjamin Netanyahu tegaskan serangan ke Iran dan Libanon terus berlanjut meski ada klaim kesepakatan dari Donald Trump. Pakistan tawarkan diri jadi mediator.
Presiden AS Donald Trump mengeklaim adanya pembicaraan positif dengan pejabat tinggi Iran di tengah ketegangan perang. Benarkah deeskalasi segera terjadi?
Salon di Beit Awa, wilayah pendudukan Tepi Barat, Palestina, Rabu (18/3) dihantam sebuah proyektil meledak akibat saling serang Israel dan Iran. Empat perempuan Palestina tewas
PKS mendukung Presiden Prabowo Subianto menunda pengiriman pasukan perdamaian Indonesia ke Gaza, Palestina saat meningkatnya konflik Timur Tengah Iran, Amerika Serikat, iran, dan israel
PEMERINTAH Jepang membuka peluang untuk mengerahkan kekuatan militernya dalam misi pembersihan ranjau di Selat Hormuz setelah gencatan senjata antara Iran, Amerika Serikat dan Israel
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved