Headline
Pemudik diminta manfaatkan kebijakan WFA.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Donald Trump menegaskan Israel tidak memberikan tekanan kepada Amerika Serikat (AS) untuk meluncurkan serangan udara ke Iran pada akhir pekan lalu. Sebaliknya, Trump menyatakan Washingtonlah yang mengambil inisiatif untuk mendahului potensi serangan dari Teheran.
"Saya pikir mereka (Iran) akan menyerang lebih dulu, dan saya tidak ingin hal itu terjadi. Jadi, jika ada, saya mungkin telah memaksa tangan Israel," ujar Donald Trump kepada wartawan. "Kami sedang melakukan negosiasi dengan orang-orang gila ini, dan menurut pendapat saya, mereka [Iran] akan menyerang lebih dulu."
Pernyataan ini muncul di tengah situasi memanas setelah serangan udara besar-besaran yang menewaskan pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei. Trump menyebut serangan tersebut memberikan dampak yang sangat kuat karena berhasil melumpuhkan hampir seluruh aset militer Iran.
Klaim Trump ini tampak bertentangan dengan pernyataan Sekretaris Negara AS, Marco Rubio. Sebelumnya pada hari Senin, Rubio menyebutkan AS menyerang Iran setelah memahami Israel berencana untuk melakukan serangan terlebih dahulu.
Namun, Trump bersikeras koordinasi antara AS dan Israel dilakukan untuk memukul Iran di titik yang "jauh lebih tepat". Meskipun demikian, laporan di lapangan menunjukkan adanya dampak kemanusiaan yang besar. Salah satu serangan paling mematikan sejauh ini menghantam sebuah sekolah dasar perempuan di selatan Iran, yang menewaskan sedikitnya 168 orang.
"Kami memukul mereka dengan sangat keras," kata Trump hari ini. "Mereka tidak lagi memiliki perlindungan udara. Mereka tidak lagi memiliki fasilitas deteksi sama sekali. Jadi, mereka akan merasakan banyak kesakitan. Mereka adalah orang-orang jahat."
Mengenai masa depan kepemimpinan Iran setelah kematian Khamenei, Trump menyatakan bahwa "hasil terburuk yang mungkin terjadi" adalah jika pemimpin baru yang muncul memiliki karakter yang sama buruknya dengan pendahulunya.
Ia juga memberikan peringatan kepada warga Iran untuk menahan diri dari aksi protes saat ini demi keselamatan mereka sendiri. "Sangat berbahaya di luar sana, banyak bom yang dijatuhkan," tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Trump membandingkan potensi perubahan kepemimpinan di Iran dengan operasi AS di Venezuela saat menangkap Nicolas Maduro. Ia memuji proses transisi di Venezuela yang dianggapnya berhasil menjaga keutuhan pemerintahan.
"Kami menjaga pemerintahan tetap utuh sepenuhnya. Kami memiliki Delcy [Rodriguez] yang sangat baik... hubungannya sangat hebat," pungkas Trump. (The Guardian/AFP/Z-2)
Mantan Duta Besar RI untuk Iran, Dian Wirengjurit, menilai serangan militer AS ke Iran merupakan upaya Presiden AS Donald Trump untuk mengalihkan perhatian dari skandal Epstein Files.
Wakil presiden tidak memberikan penjelasan lebih lanjut, dengan mengatakan bahwa ia tidak ingin mendahului Presiden Donald Trump
Militer AS mengerahkan bom raksasa 5.000 pon untuk hancurkan situs bawah tanah Iran.
Iran menanggapi serangan brutal itu dengan menyerang wilayah Israel dan fasilitas militer AS di Timur Tengah.
Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth menuduh Iran menembakkan rudal dari sekolah dan rumah sakit. Ia menegaskan AS tidak akan terjebak dalam perang tanpa akhir.
Perang tersebut terlalu menguras anggaran negara. Padahal, menurut dia, situasi internal di Amerika Serikat tidak baik-baik saja dan membutuhkan sokongan.
ORGANISASI kemanusiaan Oxfam menilai Israel menerapkan pola operasi militer yang serupa dengan yang sebelumnya dilakukan di Gaza. Kini Israel menyerang wilayah selatan Libanon.
Menlu Oman Badr al-Busaidi tegaskan Iran tidak bertanggung jawab atas perang yang dimulai AS-Israel. Oman desak diplomasi demi keamanan Selat Hormuz.
Iran menyerukan pembentukan aliansi militer Timur Tengah berbasis Al Quran tanpa keterlibatan Amerika Serikat dan Israel.
Militer Israel tega menyiksa balita 1 tahun, Karim Abu Nassar, dengan sundutan rokok selama 10 jam di Gaza untuk paksa pengakuan ayahnya. Pelanggaran HAM berat!
Sedikitnya 12 orang mengalamu luka-luka saat serangan rudal dari Iran menghantam wilayah Bnei Brak, sebuah kota di dekat Tel Aviv, Israel.
PM Jepang Sanae Takaichi menegaskan upaya diplomasi untuk meredakan ketegangan di Selat Hormuz di tengah konflik AS-Israel dan Iran.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved