Headline

SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.

Donald Trump Buka Peluang Dialog dengan Pemimpin Baru Iran

Thalatie K Yani
02/3/2026 12:26
Donald Trump Buka Peluang Dialog dengan Pemimpin Baru Iran
Donald Trump menyatakan kesiapan berdialog dengan sisa kepemimpinan Iran setelah serangan udara AS-Israel menewaskan Ayatollah Ali Khamenei. (White House)

PRESIDEN Amerika Serikat, Donald Trump, menyatakan kesiapannya untuk berdialog dengan sisa-sisa kepemimpinan Iran. Pernyataan ini muncul di tengah guncangan hebat di Timur Tengah menyusul tewasnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, dalam serangan udara gabungan AS dan Israel.

Operasi militer yang bertujuan menggulingkan rezim Teheran ini telah memasuki hari kedua. Pemboman intensif di kota-kota besar Iran memicu serangan balasan rudal yang menggetarkan kawasan serta mengganggu stabilitas ekonomi global.

Target Operasi dan Kematian Pemimpin Tertinggi

Kematian Khamenei, yang telah berkuasa sejak 1989, menjadi pukulan telak bagi Iran. Laporan menyebutkan intelijen AS (CIA) telah melacak posisinya selama berbulan-bulan. The New York Times melaporkan bahwa Israel meluncurkan serangan tepat setelah CIA memberikan informasi mengenai pertemuan tingkat tinggi pertahanan di kompleks kediaman Khamenei di Teheran.

Trump mengklaim melalui media sosial bahwa sebanyak 48 pemimpin Iran tewas dalam dua hari pertama pemboman. Selain itu, sembilan kapal perang Iran dilaporkan tenggelam dan markas besar angkatan laut mereka hancur.

"Mereka ingin bicara, dan saya setuju untuk bicara, jadi saya akan berbicara dengan mereka," ujar Trump kepada majalah The Atlantic. "Mereka seharusnya melakukannya lebih awal. Mereka menunggu terlalu lama."

Dampak Kemanusiaan dan Perluasan Konflik

Situasi di lapangan kian mencekam. Duta Besar Iran untuk PBB, Amir-Saeid Iravani, menyebutkan ratusan warga sipil tewas atau terluka akibat serangan yang dituding sengaja menyasar pemukiman. Media pemerintah Iran melaporkan 165 orang tewas dalam serangan bom di sebuah sekolah dasar putri di kota Minab.

Konflik kini meluas ke Lebanon. Israel mulai menyerang target Hizbullah setelah kelompok tersebut meluncurkan rudal ke wilayah utara Israel sebagai aksi balas dendam atas kematian Khamenei. Di sisi lain, bandara di Kuwait, Abu Dhabi, dan Dubai terpaksa ditutup akibat kerusakan rudal, memicu gangguan penerbangan global paling parah dalam beberapa tahun terakhir.

Ekonomi Global Terguncang

Perang ini langsung berdampak pada sektor energi. Harga minyak dunia melonjak setelah dua kapal tanker dilaporkan diserang di dekat Selat Hormuz. Sekitar 150 kapal tanker kini memilih untuk membuang sauh daripada melewati jalur yang mengangkut seperlima pasokan minyak dunia tersebut. Raksasa pelayaran seperti MSC dan Maersk pun telah menangguhkan navigasi di kawasan tersebut.

Respons Teheran

Meski dalam kondisi kritis, Teheran menegaskan bahwa kematian Khamenei tidak akan melunturkan perlawanan mereka. Presiden Masoud Pezeshkian untuk sementara mengambil alih tugas Pemimpin Tertinggi bersama dewan kepemimpinan hingga pengganti resmi terpilih.

Namun, Ali Larijani, pejabat tinggi keamanan Iran, membantah laporan adanya upaya negosiasi dengan pemerintahan Trump. Ia menuduh AS dan Israel berusaha menjarah serta memecah belah kedaulatan Iran. (The Guardian/Z-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya