Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
JURU bicara Kementerian Luar Negeri Iran Nasser Kanaani pada Selasa (9/5) mengecam keras serangan udara Israel di Jalur Gaza pada hari sebelumnya. Iran curiga latar belakang Israel menyerang Jalur Gaza, Palestina.
Dalam pernyataan yang diposting di situs kementerian, Nasser Kanaani menyoroti perlu tindakan segera, efektif, pencegahan, dan terkoordinasi oleh negara-negara Muslim untuk menghentikan kejahatan Israel, setelah serangan Israel terhadap militan Jihad Islam Palestina (PIJ) di Jalur Gaza. Serangan itu menewaskan sedikitnya 15 orang, termasuk wanita, anak-anak dan tiga pemimpin senior militer PIJ, serta melukai sedikitnya 20 orang lain.
Dilansir Xinhua, Kanaani mengatakan serangan Israel ditujukan untuk mengalihkan opini publik dari situasi domestik Israel yang sangat goyah dan kritis. Kebisuan dan kelambanan negara-negara Barat serta organisasi internasional yang relevan dalam menghadapi peningkatan ketegangan Israel baru-baru ini dengan rakyat Palestina, imbuhnya, membuat orang Israel berani melanjutkan kejahatan mereka.
Baca juga: Israel Perkuat Hambatan bagi Pasien Palestina untuk Berobat
Pada Selasa, jet tempur Israel dan drone tak berawak melakukan serangan udara serentak dan mengejutkan terhadap bangunan dan apartemen yang menampung para pemimpin militer senior PIJ di Jalur Gaza. Militer Israel mengatakan dalam suatu pernyataan bahwa tiga pemimpin PIJ tewas dalam serangan udara tersebut.
Mereka diidentifikasi oleh PIJ sebagai Khalil Bahitini, komandan Brigade Al-Quds di Jalur Gaza utara; Tariq Izz al-Din, juru bicara gerakan yang juga mengelola operasi pembalasan di Tepi Barat dan Gaza; dan Jihad al -Ghannam, sekretaris dewan militer gerakan.
Baca juga: Ribuan Warga Israel Tinggalkan Rumah usai Penyerangan Gaza
Serangan udara itu terjadi kurang dari seminggu setelah lebih dari 100 roket ditembakkan dari Jalur Gaza ke Israel selatan setelah kematian pejabat PIJ Khader Adnan. Adnan melakukan mogok makan selama 86 hari saat berada di bawah tahanan Israel. (Z-2)
Dubes Palestina Riyad Mansour dan utusan OKI mengecam keras langkah kabinet Israel yang memperluas kontrol di Tepi Barat. Simak detail langkah diplomatik di PBB.
Laporan investigasi Al Jazeera ungkap 2.842 warga Palestina di Gaza 'menguap' akibat senjata bersuhu 3.000 derajat Celsius. Simak fakta medis dan hukumnya.
Pemerintah Palestina kecam keputusan Israel ubah aturan tanah di Tepi Barat dan mengambil alih Masjid Ibrahimi. Langkah ini dinilai ilegal dan menghambat kemerdekaan.
AMERIKA Serikat menyatakan menolak langkah aneksasi Tepi Barat oleh Israel. AS menekankan pentingnya menjaga stabilitas di wilayah pendudukan Palestina tersebut.
Presiden AS Donald Trump tegas menolak rencana aneksasi Tepi Barat oleh Israel. Kebijakan ini memicu kecaman keras dari PBB, Indonesia, hingga negara Arab.
MENTERI Luar Negeri Sugiono menegaskan keikutsertaan Indonesia dalam Board of Peace (BoP) merupakan bagian dari komitmen aktif pemerintah untuk mendorong perdamaian di Palestina.
Dubes Palestina Riyad Mansour dan utusan OKI mengecam keras langkah kabinet Israel yang memperluas kontrol di Tepi Barat. Simak detail langkah diplomatik di PBB.
Laporan investigasi Al Jazeera ungkap 2.842 warga Palestina di Gaza 'menguap' akibat senjata bersuhu 3.000 derajat Celsius. Simak fakta medis dan hukumnya.
Pemerintah Palestina kecam keputusan Israel ubah aturan tanah di Tepi Barat dan mengambil alih Masjid Ibrahimi. Langkah ini dinilai ilegal dan menghambat kemerdekaan.
PERDANA Menteri Israel Benjamin Netanyahu dijadwalkan bertemu Presiden Amerika Serikat Donald Trump di Gedung Putih, Rabu waktu setempat.
AMERIKA Serikat menyatakan menolak langkah aneksasi Tepi Barat oleh Israel. AS menekankan pentingnya menjaga stabilitas di wilayah pendudukan Palestina tersebut.
AS dinilai tidak lagi memiliki kapasitas sebagai mediator yang kredibel dalam forum Board of Peace (BoP) karena dianggap terlalu berpihak pada kepentingan Israel.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved