Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
JURU bicara Kementerian Luar Negeri Iran Nasser Kanaani pada Selasa (9/5) mengecam keras serangan udara Israel di Jalur Gaza pada hari sebelumnya. Iran curiga latar belakang Israel menyerang Jalur Gaza, Palestina.
Dalam pernyataan yang diposting di situs kementerian, Nasser Kanaani menyoroti perlu tindakan segera, efektif, pencegahan, dan terkoordinasi oleh negara-negara Muslim untuk menghentikan kejahatan Israel, setelah serangan Israel terhadap militan Jihad Islam Palestina (PIJ) di Jalur Gaza. Serangan itu menewaskan sedikitnya 15 orang, termasuk wanita, anak-anak dan tiga pemimpin senior militer PIJ, serta melukai sedikitnya 20 orang lain.
Dilansir Xinhua, Kanaani mengatakan serangan Israel ditujukan untuk mengalihkan opini publik dari situasi domestik Israel yang sangat goyah dan kritis. Kebisuan dan kelambanan negara-negara Barat serta organisasi internasional yang relevan dalam menghadapi peningkatan ketegangan Israel baru-baru ini dengan rakyat Palestina, imbuhnya, membuat orang Israel berani melanjutkan kejahatan mereka.
Baca juga: Israel Perkuat Hambatan bagi Pasien Palestina untuk Berobat
Pada Selasa, jet tempur Israel dan drone tak berawak melakukan serangan udara serentak dan mengejutkan terhadap bangunan dan apartemen yang menampung para pemimpin militer senior PIJ di Jalur Gaza. Militer Israel mengatakan dalam suatu pernyataan bahwa tiga pemimpin PIJ tewas dalam serangan udara tersebut.
Mereka diidentifikasi oleh PIJ sebagai Khalil Bahitini, komandan Brigade Al-Quds di Jalur Gaza utara; Tariq Izz al-Din, juru bicara gerakan yang juga mengelola operasi pembalasan di Tepi Barat dan Gaza; dan Jihad al -Ghannam, sekretaris dewan militer gerakan.
Baca juga: Ribuan Warga Israel Tinggalkan Rumah usai Penyerangan Gaza
Serangan udara itu terjadi kurang dari seminggu setelah lebih dari 100 roket ditembakkan dari Jalur Gaza ke Israel selatan setelah kematian pejabat PIJ Khader Adnan. Adnan melakukan mogok makan selama 86 hari saat berada di bawah tahanan Israel. (Z-2)
ORGANISASI nonpemerintah hak asasi manusia Arab mengajukan permohonan agar Inggris menjatuhkan sanksi terhadap Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.
SETIDAKNYA 84 tahanan Palestina meninggal di penjara-penjara Israel sejak Oktober 2023 setelah mengalami penyiksaan sistematis.
EMIRAT Arab menjadi salah satu negara pertama yang secara terbuka berkomitmen pada Dewan Perdamaian Presiden Donald Trump pada Selasa (20/1).
ISRAEL memindahkan blok-blok yang seharusnya menandai garis kendali pascagencatan senjata lebih jauh ke dalam Jalur Gaza. Ini menimbulkan kebingungan di kalangan Palestina.
PARA pemimpin Kristen senior di Jerusalem, Palestina, memperingatkan campur tangan pihak luar yang mengancam masa depan Kekristenan di Tanah Suci, khususnya Zionisme Kristen.
PARA penasihat Presiden AS tidak sabar menghadapi keberatan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu saat mereka terus mendorong fase kedua dari rencana perdamaian Gaza.
ORGANISASI nonpemerintah hak asasi manusia Arab mengajukan permohonan agar Inggris menjatuhkan sanksi terhadap Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.
SETIDAKNYA 84 tahanan Palestina meninggal di penjara-penjara Israel sejak Oktober 2023 setelah mengalami penyiksaan sistematis.
EMIRAT Arab menjadi salah satu negara pertama yang secara terbuka berkomitmen pada Dewan Perdamaian Presiden Donald Trump pada Selasa (20/1).
ISRAEL memindahkan blok-blok yang seharusnya menandai garis kendali pascagencatan senjata lebih jauh ke dalam Jalur Gaza. Ini menimbulkan kebingungan di kalangan Palestina.
PARA pemimpin Kristen senior di Jerusalem, Palestina, memperingatkan campur tangan pihak luar yang mengancam masa depan Kekristenan di Tanah Suci, khususnya Zionisme Kristen.
PARA penasihat Presiden AS tidak sabar menghadapi keberatan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu saat mereka terus mendorong fase kedua dari rencana perdamaian Gaza.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved