Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
Badan PBB untuk anak United Nations Children's Fund (UNICEF) menyatakan sekitar 67 juta anak di seluruh dunia melewatkan sebagian atau seluruh vaksinasi rutin antara 2019 dan 2021 karena karantina wilayah dan gangguan layanan kesehatan yang disebabkan oleh pandemi covid-19.
"Lebih dari satu dekade hasil yang diperoleh dengan susah payah dalam imunisasi rutin anak telah terkikis," UNICEF memperingatkan dalam laporan tahunan Keadaan Anak-Anak Dunia yang dirilis pada Rabu (19/4).
"Dari 67 juta anak yang (jadwal) vaksinasinya terganggu, 48 juta di antaranya tidak mendapatkan vaksin rutin sama sekali," kata badan tersebut.
Oleh karena itu, UNICEF memperingatkan akan adanya potensi wabah polio dan campak.
Baca juga: WHO: Anak dan Remaja yang Sehat tidak Perlu Vaksin Covid-19
Cakupan vaksin di antara anak-anak menurun di 112 negara dan persentase anak-anak yang divaksinasi di seluruh dunia merosot 5 poin persentase menjadi 81%, terendah sejak 2008. Afrika dan Asia Selatan sangat terpukul.
"Vaksin telah memainkan peran yang sangat penting dalam memungkinkan lebih banyak anak untuk hidup sehat dan panjang umur," kata Brian Keeley, pemimpin redaksi laporan tersebut, kepada AFP.
"Setiap penurunan dalam tingkat vaksinasi sangat mengkhawatirkan,” ujarnya lagi.
Penurunan tingkat vaksinasi dapat diperparah oleh krisis lain, Keeley memperingatkan, mulai dari perubahan iklim hingga kerawanan pangan.
Baca juga: 579 Ribu Lansia telah Terima Vaksin Dosis Keempat
"Anda memiliki jumlah konflik yang meningkat, stagnasi ekonomi di banyak negara, keadaan darurat iklim, dan sebagainya," katanya.
"Ini semua membuat sistem kesehatan dan negara-negara semakin sulit untuk memenuhi kebutuhan vaksinasi,” paparnya.
UNICEF meminta pemerintah untuk menggandakan komitmen mereka dalam meningkatkan pembiayaan imunisasi dengan perhatian khusus pada percepatan vaksinasi mengejar ketertinggalan bagi mereka yang melewatkan vaksinasi. (Z-6)
Kekerasan terhadap perempuan dan anak bukan isu sektoral semata, melainkan persoalan kebangsaan yang membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
Kasus gangguan jiwa anak dan remaja di Jawa Barat meningkat. RSJ Cisarua mencatat kunjungan naik hingga 30 pasien per hari, depresi jadi kasus dominan.
Edukasi seksual tidak perlu menunggu anak dewasa. Sebaliknya, langkah perlindungan ini justru harus dimulai sejak usia dini untuk membentengi anak dari pelecehan seksual.
Pendekatan bermain jauh lebih efektif dalam memberikan edukasi seksual karena membuat informasi lebih mudah diterima tanpa menciptakan rasa takut pada anak.
Langkah preventif harus dimulai bahkan sebelum keberangkatan. Orangtua diminta untuk tidak meremehkan pemeriksaan kesehatan awal bagi anak.
Kurangnya paparan sinar matahari akibat cuaca mendung dan hujan terus-menerus berisiko menurunkan produksi Vitamin D alami dalam tubuh.
PENINGKATAN keamanan pangan membutuhkan kebijakan yang tepat demi mewujudkan kesehatan dan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang lebih baik di masa depan.
Jika langkah-langkah pencegahan dan deteksi dini tidak diperkuat sejak dini, jumlah kasus kanker diprediksi akan meningkat hingga 70% pada 2050.
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menyoroti penghapusan 11 juta peserta PBI BPJS dan meminta penonaktifan tidak mendadak serta disertai sosialisasi.
INDONESIA turut ambil bagian dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN Muslim Youth Summit (ASEAMYS) 2026 yang digelar di Brisbane Technology Park, Australia, pada 6-7 Februari 2026.
Makan pada saat sahur adalah kunci energi selama puasa.
Beberapa penelitian dan pendapat medis menyebutkan bahwa puasa dapat mengurangi kejadian atau keparahan gangguan asam lambung seperti maag dan GERD.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved