Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH terus meningkatkan pemberian vaksin covid-19 dosis keempat untuk kelompok lanjut usia (lansia). Sebanyak 579 ribu lansia sudah menerima vaksin tersebut.
'Vaksinasi dosis keempat lansia mencapai 2,69 persen atau 579.543 orang dari target 21.553.118,' tulis keterangan di laman Vaksin Kementerian Kesehatan (Kemenkes), vaksin.kemkes.go.id, dikutip Sabtu, (11/3)
Baca juga: Total 68 Juta Orang Telah Terima Vaksin Covid Dosis 3
Kemenkes juga mencatat vaksinasi dosis ketiga kelompok lansia mencapai 7.299.506 orang. Jumlah itu sama halnya dengan capaian 33,87% dari target.
Kemudian, pemberian vaksin dosis kedua juga meningkat. Vaksin dosis kedua sudah menyasar 14.614.711 orang atau 67,81% dari total target.
Baca juga: Capaian Vaksin Covid-19 Indonesia Dipuji Negara Lain
"Sedangkan, vaksinasi dosis satu sebanyak 18.654.031 atau 86,55%," kata Kemenkes. (Medcom/Z-6)
Cacar api bisa muncul saat imun menurun, terutama usia 50+. Ketahui waktu tepat vaksin herpes zoster (Shingrix), dosis, manfaat, dan siapa yang perlu konsultasi.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Vaksin yang sedang diuji adalah V181-005, sebuah formulasi baru yang berpotensi memberikan perlindungan yang lebih cepat dan efisien.
Lucia menjelaskan ketika terjadi bencana banyak orang yang terkena luka bisa karena seng, paku, dan sebagainya maka diberikan serum anti tetanus, untuk mencegah infeksi.
Kanker serviks saat ini merupakan penyakit penyebab kematian nomor 2 di Indonesia.
Pneumonia merupalan penyebab utama kematian pada balita, yang menurunkan fungsi alveolus pada paru-paru.
Riset terbaru menunjukkan vaksin Covid-19 berbasis mRNA seperti Pfizer dan Moderna dapat memicu sistem imun melawan sel kanker.
DUA tenaga kesehatan menerima vaksin Covid-19 di hari yang sama, pola respons antibodi setiap orang ternyata berbeda-beda menentukan berapa lama perlindungan vaksin bertahan
Pengurus IDI, Iqbal Mochtar menilai bahwa kekhawatiran masyarakat terhadap vaksin berbasis Messenger Ribonucleic Acid (mRNA) untuk covid-19 merupakan hal yang wajar.
Menteri Kesahatan AS Robert F. Kennedy Jr. membuat gebrakan besar dengan mencabut kontrak dan membatalkan pendanaan proyek vaksin berbasis teknologi mRNA, termasuk untuk covid-19.
Sejalan dengan penjelasan Kementerian Kesehatan yang menyebutkan vaksinasi booster covid-19 tetap direkomendasikan.
Pemakaian masker, khususnya di tengah kerumunan mungkin dapat dijadikan kebiasaan yang diajarkan kepada anak-anak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved