Headline
Membicarakan seputar Ramadan sampai dinamika geopolitik.
Kumpulan Berita DPR RI
ADIK perempuan pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong Un mendeskripsikan presiden dan pemerintah Korea Selatan (Korsel) sebagai 'idiot' dan 'anjing peliharaan' Amerika Serikat (AS). Hal itu dilaporkan kantor berita Korut, KCNA, Kamis (24/11).
Pernyataan Kim Yo Jong itu dilontarkan menanggapi pernyataan Seoul bahwa mereka berencana menjatuhkan sanksi baru bagi Korut terkait serangkaian uji coba rudal termasuk rudal balistik interkontinental, pekan lalu.
"Aksi menjijikan itu menunjukkan dengan jelas bahwa kelompok Korea selatan adalah anjing peliharaan AS," ujar Kim dalam pernyataan yang dilansir KCNA.
Baca juga: DK PBB Kecam Uji Coba Rudal Korut
"Saya tidak tahu sanksi apa yang dijatuhkan oleh Korea selatan, karena mereka hanyalah anjing yang berlarian menerima tulang dari AS, dengan patuh menjatuhkan sanksi terhadap Korut," lanjutnya.
Pyongyang selalu menuliskan kata selatan dengan huruf kecil sebagai sikap tidak hormat terhadap Korsel.
Kim kemudian menuding Presiden Korsel Yoon Suk Yeol berusaha menciptakan situasi berbahaya di Semenanjung Korea.
"Saya tidak mengerti mengapa warga Korea tetap pasif melihat aksi pemerintahan yang dipimpin Yoon Suk Yeol dan para idiot lainnya," kata Kim. (AFP/OL-1)
Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un menyatakan siap menjalin hubungan baik dengan Amerika Serikat jika status nuklir negaranya diakui, namun ia menutup pintu bagi Korea Selatan.
Kolaborasi CBI-KCB hadir untuk menjembatani kesenjangan tersebut melalui kerangka kerja yang aman dan patuh terhadap regulasi perlindungan data pribadi di kedua negara.
Mantan Presiden Korsel Yoon Suk Yeol divonis penjara seumur hidup. Ia terbukti mendalangi pemberontakan melalui upaya darurat militer pada Desember 2024 lalu.
Bank Woori Saudara hadirkan WBK Pre-Registration Service untuk mempermudah WNI membuka rekening dan mengakses layanan perbankan di Korea Selatan.
BANDUNG International Food & HoReCa Expo (BIFHEX) yang memasuki tahun ke-11 penyelenggaraannya, yang merupakan ajang B2B terbesar di Jawa Barat.
Dua atlet ski lintas alam Korea Selatan didiskualifikasi dari Olimpiade Milan-Cortina setelah peralatan mereka terdeteksi mengandung zat fluor terlarang.
Pernyataan itu disertai dengan rekaman yang menurut militer menunjukkan serangan yang bertujuan untuk menghancurkan apa yang mereka sebut sebagai sistem pertahanan udara.
Insiden itu terjadi di Bnei Brak, tepat di sebelah timur Tel Aviv, dan kota Rosh HaAyin, lebih jauh ke timur.
Seberapa kuat Iran dapat bertahan, atau bahkan sebaliknya malah bisa mengubah permainan?
Sistem rudal bahu tersebut disebut akan dipasok Rusia ke Iran secara bertahap dalam beberapa tahun ke depan sebagai bagian dari kontrak bernilai ratusan juta euro.
Kim Jong-un meninjau industri pertahanan Korea Utara dan memerintahkan perluasan produksi rudal serta peluru kendali menjelang Kongres Partai tahun depan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved