Headline
Tragedi Bantargebang menjadi bukti kegagalan sistemis.
Kumpulan Berita DPR RI
IRAN, untuk pertama kalinya, mengonfirmasi penjualan pesawat nirawak atau drone ke Rusia. Tetapi, klaim Iran, hal itu terjadi berbulan-bulan sebelum dimulainya perang di Ukraina.
“Komentar mereka pada bagian rudal sepenuhnya salah dan bagian drone benar. Kami memberikan sejumlah terbatas drone ke Rusia, beberapa bulan sebelum perang di Ukraina,” kata Menteri Luar Negeri Iran Hossein Amirabdollahian.
Ia membantah klaim pejabat negara-negara Barat bahwa pesawat tak berawak Iran dipasok ke Moskow untuk invasi. Termasuk soal penjualan rudal permukaan-ke-permukaan mungkin juga sedang dalam pengiriman ke Rusia.
Baca juga: Ukraina Minta Iran Hentikan Kiriman Drone ke Rusia
Iran memiliki kerja sama pertahanan dengan Rusia. Tetapi membantahmemasok senjata ke Kremlin untuk tujuan digunakan dalam perang di Ukraina.
Amirabdollahian menegaskan Iran belum menjadi pendukung salah satu pihak dalam perang Rusia-Ukraina. Teheran siap untuk berbicara dengan Ukraina.
“Kami telah menekankan kepada pejabat Ukraina bahwa jika ada bukti tentang penggunaan drone Iran dalam perang Ukraina oleh Rusia, mereka harus menunjukkannya kepada kami,” katanya.
Menurut dia, delegasi politik dan militer Iran melakukan perjalanan ke negara Eropa untuk mengadakan pertemuan dengan Ukraina. Tetapi delegasi Iran menolak bertemu dengan perwakilan Ukraina akibat tekanan dari Amerika Serikat (AS) dan Eropa, khususnya Jerman.
“Mereka telah memberi tahu pihak Ukraina bahwa kami ingin memberikan sanksi kepada Iran atas masalah drone, dan sekarang Anda ingin berpartisipasi dalam pertemuan dengan Iran di Eropa dan minum kopi bersama mereka,” katanya.
Amirabdollahian mengharapkan Ukraina menyajikan bukti drone Iran digunakan Rusia untuk invasi.
"Jika terbukti kepada kami bahwa Rusia telah menggunakan pesawat tak berawak Iran dalam perang Ukraina, kami tidak akan acuh tak acuh terhadapnya," paparnya.
AS dan Uni Eropa telah menjatuhkan sanksi pada sejumlah entitas dan pejabat Iran atas penjualan pesawat tak berawak ke Rusia. Itu usai pejabat Ukraina berulang kali mengutuk Teheran dan menurunkan hubungan diplomatik.
Moskow mengatakan kendaraan udara tak berawak yang digunakannya dalam perang adalah buatan Rusia dan telah memperingatkan PBB agar tidak menyelidiki penggunaan drone di Ukraina.
Iran juga mengecam upaya negara-negara Barat untuk menggunakan Resolusi Dewan Keamanan PBB 2231, yang mendasari kesepakatan nuklir 2015 dengan kekuatan dunia, untuk mendorong PBB menyelidiki masalah tersebut.
Sementara Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menuduh pejabat Iran berbohong. “Bahkan dengan pengakuan baru-baru ini, mereka tetap berbohong.”
Dia mengatakan jumlah drone tempur Iran yang ditembak jatuh oleh pertahanan udara Ukraina melebihi jumlah yang diakui Iran.
“Dan semakin banyak kebohongan Teheran, semakin komunitas internasional akan memahami kolaborasi teroris antara rezim di Rusia dan Iran ini,” tambahnya.
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Ukraina Oleg Nikolenko mengatakan Teheran harus menyadari bahwa konsekuensi dari keterlibatan dalam kejahatan agresi Federasi Rusia terhadap Ukraina akan jauh lebih besar daripada manfaat yang diberikan Rusia. (Aljazeera/OL-1)
Trump panik harga minyak melonjak akibat perang Iran-Israel. Washington berencana cabut sanksi negara penghasil minyak demi stabilkan pasar dan pasokan global.
Rosatom evakuasi ratusan pekerja dan keluarga dari PLTN Bushehr, Iran. Pembangunan Unit 2 dan 3 dihentikan sementara akibat situasi keamanan yang kian membahayakan.
Presiden Rusia Vladimir Putin menyatakan negaranya tengah meningkatkan pasokan minyak dan gas kepada sejumlah mitra dekat yang dianggap dapat merekaa andalkan di berbagai kawasan dunia.
Perusahaan-perusahaan pertahanan terbesar di Amerika Serikat telah sepakat untuk melipatgandakan produksiĀ empat kali lipat.
Rusia ajukan draf resolusi Dewan Keamanan PBB desak gencatan senjata di Timur Tengah. Moskow minta semua pihak hentikan eskalasi dan kembali ke meja perundingan.
Presiden Iran Masoud Pezeshkian desak Rusia dukung hak sah Iran di tingkat internasional pasca-serangan AS dan Israel. Simak detail diplomasi Teheran dan pembelaan hukumnya di PBB
Polda Bali menetapkan enam warga negara asing (WNA) sebagai tersangka dalam kasus dugaan penculikan dan pembunuhan terhadap warga Ukraina berinisial IK.
Laporan CPJ 2025: Israel catat rekor pembunuh jurnalis terbanyak dengan 84 korban. Tahun 2025 jadi tahun paling mematikan bagi pers global dengan total 129 kematian.
Memasuki tahun kelima perang, Presiden Zelensky menegaskan kedaulatan Ukraina tetap tegak meski dihantam serangan udara harian dan kerugian personel yang masif.
PRESIDEN Ukraina Volodymyr Zelensky melontarkan kritik keras terhadap Presiden Rusia Vladimir Putin dengan menyebutnya sebagai budak perang setelah serangan Rusia berdampak pada listrikĀ
SERANGAN udara terbaru Rusia menyebabkan gangguan besar pada infrastruktur vital di Ukraina. Listrik dan air dilaporkan tidak dapat diakses di ibu kota Kyiv
Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan serangan ke 148 target militer Ukraina, termasuk depot amunisi, formasi militer, dan menembak jatuh ratusan drone.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved