Selasa 13 September 2022, 09:43 WIB

Perempuan Afghanistan Tuntut PBB Tindak Taliban karena Lakukan Gender Apartheid

Basuki Eka Purnama | Internasional
Perempuan Afghanistan Tuntut PBB Tindak Taliban karena Lakukan Gender Apartheid

AFP/Wakil KOHSAR
Seorang perempuan mengenakan burqa bersama anaknya melintas di Kota Kabul, Afghanistan

 

PEREMPUAN Afghanistan, Senin (12/9), memohon kepada PBB agar mengambil tindakan internasional yang kongkret untuk mengatasi aksi gender apartheid yang terjadi di negara itu sejak Taliban berkuasa, tahun lalu.

"Hari ini, hak asasi manusia tidak ada lagi di Afghanistan," ujar Mahbouba Seraj kepada Komisi HAM PBB di Jenewa.

Wartawan dan aktivis HAM itu mengaku dirinya sudah muak meneriakan mengenai tergusurnya hak perempuan, khususnya di Afghanistan, dan tidak mendapatkan tanggapan yang berarti.

Baca juga: Ledakan di Masjid Afghanistan Tewaskan 18 Orang, termasuk Ulama Berpengaruh

Taliban telah memberlakukan pembatasan keras terhadap perempuan agar sesuai dengan visi Islam versi mereka sejak kembali berkuasa, Agustus tahun lalu, secara efektif menggusur perempuan dari kehidupan publik.

Kelompok Islam garis keras itu telah menutup sekolah menengah permepuan di mayoritas provinsi dan memecat para perempuan dari posisi pemerintahan.

Mereka juga memerintahkan perempuan menggunakan burqa, yang menutupi seluruh tubuh mereka saat berada di ruang publik.

"Perempuan Afghanistan saat ini berada di bawah tekanan kelompok yang antiperempuan dan tidak mengakui perempuan sebagai sesama manusia," ujar Razia Sayad, pengacara dan mantan komisoner Komisi HAM Independen Afghanistan.

"Tidak ada lagi perempuan di Afghanistan. kami telah dihapus dari keberadaan," lanjutnya.

Dia mendesak PBB segera mengambil tindakan atas situasi yang terjadi di Afghanistan itu.

"Saya memohon kepada Anda, lakukanlah sesuatu. Jika tidak bisa, lebih baik tidak usah berbicara mengenai nasib perempuan di Afghanistan. Karena, berbicara saja tidak ada gunanya," tegasnya. (AFP/OL-1)

Baca Juga

AFP

Zelensky Umumkan Lyman Bebas dari Serdadu Moskow

👤Cahya Mulyana 🕔Senin 03 Oktober 2022, 18:03 WIB
Perebutan kembali Lyman telah menjadi cerita paling populer di media, kata Zelensky dalam pidato Minggu...
AFP/RICARDO ARDUENGO

Tim Penyelamat Temukan 54 Korban Badai Ian

👤Cahya Mulyana 🕔Senin 03 Oktober 2022, 15:50 WIB
Banyaknya ruas jalan yang terendam banjir dan hanyutnya sejumlah jembatan membuat akses menuju beberapa wilayah Florida...
AFP/	SERGEI KARPUKHIN

Putin Minta Kyiv Kembali ke Meja Perundingan

👤Cahya Mulyana 🕔Senin 03 Oktober 2022, 10:52 WIB
"Masyarakat sudah menentukan pilihan, pilihan tegas ini adalah kehendak jutaan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya