Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
DEWAN Keamanan PBB menggelar pertemuan darurat, Senin (8/8), untuk membahas situasi di Gaza, dengan sejumlah anggota mengungkapkan kekhawatiran mereka meski telah ada gencatan senjata antara kelompok militan Islamic Jihad dan Israel.
Berbicara melalui sambungan video di awal pertemuan itu, Utusan Khusus PBB untuk Timur Tengah Tor Wennesland memperingatkan bahwa gencatan senjata itu sangat rapuh.
Duta Besar Rusia untuk PBB Vasily Nebenzia menggarisbawahi bahwa Dewan Keamanan PBB sangat prihatin dengan kejadian di Gaza yang bisa berujung pad akonflik militer penuh di kawasan itu.
Baca juga: Konflik Mematikan Palestina dan Israel sejak 2014
Israel, sejak Jumat (5/8), melancarkan serangan udara dan artileri ke posisi Islamic Jihad di Gaza yang dibalas oleh kelompok militan itu dengan menembakan lebih dari seribu roket.
Bentrokan di Gaza itu merupakan yang terburuk sejak perang selama 11 hari pada tahun lalu.
Gencatan senjata yang dimotori oleh Mesir berhasil menghentikan aksi saling serang yang telah menewaskan 44 orang, termasuk 15 anak-anak, dan melukai 360 orang di Gaza.
Wennesland mengatakan PBB menggarisbawahi bahwa sekitar 20% dari sekitar 1.100 roket yang ditembakkan Islamic Jihad jatuh di kawasan Jalur Gaza.
Sebelum pertemuan Dewan Keamanan PBB itu, Duta Besar Israel untuk PBB Gilad Erdan melontarkan tanggung jawab penuh kepada Islamic Jihad atas jatuhnya korban jiwa karena menggunakan warga sipil Gaza sebagai tameng hidup.
"Hanya boleh ada satu kesimpulan dari pertemuan itu bahwa Islmic Jihad bertanggung jawab atas dua kejahatan perang. Mereka menembakkan roket ke arah warga sipil Israel dan menggunakan warga sipil Gaza sebagai tameng hidup. Itu adalah dua kejahatan perang," tegas Erdan.
Namun, Duta Besar Riyad Mansour menuding Israel melancarkan agresi yang tidak bisa dibenarkan.
"Apakah Anda siap mengatakan cukup sudah? Sebagai otoritas tertinggi yang bertanggung jawab memoertahankan perdamaian dan keamanan nasional, apakah And abisa melakukannnya?" tanyanya kepada Dewan Keamanan PBB. "Berapa banyak lagi anak-anak harus dikuburkan hingga Anda berkata cukup?" (AFP/OL-1)
Dubes Palestina Riyad Mansour dan utusan OKI mengecam keras langkah kabinet Israel yang memperluas kontrol di Tepi Barat. Simak detail langkah diplomatik di PBB.
Laporan investigasi Al Jazeera ungkap 2.842 warga Palestina di Gaza 'menguap' akibat senjata bersuhu 3.000 derajat Celsius. Simak fakta medis dan hukumnya.
Pemerintah Palestina kecam keputusan Israel ubah aturan tanah di Tepi Barat dan mengambil alih Masjid Ibrahimi. Langkah ini dinilai ilegal dan menghambat kemerdekaan.
PERDANA Menteri Israel Benjamin Netanyahu dijadwalkan bertemu Presiden Amerika Serikat Donald Trump di Gedung Putih, Rabu waktu setempat.
AMERIKA Serikat menyatakan menolak langkah aneksasi Tepi Barat oleh Israel. AS menekankan pentingnya menjaga stabilitas di wilayah pendudukan Palestina tersebut.
AS dinilai tidak lagi memiliki kapasitas sebagai mediator yang kredibel dalam forum Board of Peace (BoP) karena dianggap terlalu berpihak pada kepentingan Israel.
Dubes Palestina Riyad Mansour dan utusan OKI mengecam keras langkah kabinet Israel yang memperluas kontrol di Tepi Barat. Simak detail langkah diplomatik di PBB.
Laporan investigasi Al Jazeera ungkap 2.842 warga Palestina di Gaza 'menguap' akibat senjata bersuhu 3.000 derajat Celsius. Simak fakta medis dan hukumnya.
Pemerintah Palestina kecam keputusan Israel ubah aturan tanah di Tepi Barat dan mengambil alih Masjid Ibrahimi. Langkah ini dinilai ilegal dan menghambat kemerdekaan.
AMERIKA Serikat menyatakan menolak langkah aneksasi Tepi Barat oleh Israel. AS menekankan pentingnya menjaga stabilitas di wilayah pendudukan Palestina tersebut.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengonfirmasi bahwa Presiden Prabowo Subianto telah menerima undangan untuk menghadiri KTT Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian Gaza.
Keikutsertaan Indonesia di Board of Peace berisiko dimanfaatkan sebagai legitimasi politik bagi agenda yang tidak sejalan dengan nilai yang diperjuangkan terkait kemerdekaan Palestina
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved