Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
KELUARGA Shireen Abu Akleh merasa terpukul oleh hasil investigasi Amerika Serikat (AS). Washington menyatakan Jurnalis Aljazeera itu meninggal karena peluru nyasar yang dilepaskan tentara Israel.
"Seluruh penyelidikan mengecewakan mengingat fakta bahwa kami [tidak] mengetahui proses apa pun tidak ada transparansi. Kami tidak diberi informasi yang cukup mengenai penyelidikan dan kami mengetahuinya pada menit terakhir,” kata keponakan Shireen Abu Akleh, Lina Abu Akleh.
Lina mengaku kecewa dengan pernyataan Departemen Luar Negeri AS yang mengatakan penyelidik independen tidak dapat mencapai kesimpulan pasti mengenai peluru yang menewaskan Shireen pada 11 Mei.
Tetapi pihaknya mengaku tidak terpengaruh dalam perjuangan mereka untuk memperoleh keadilan dan akuntabilitas bagi Shireen.
Departemen Luar Negeri AS mengatakan para penyelidik telah menemukan bahwa tembakan dari militer Israel tidak dapat dituntut tanggung jawab atas kematian Abu Akleh.
Analisis forensik tidak menunjukkan penembakan itu disengaja.
Baca juga: PBB Pastikan Jurnalis Abu Akleh Tewas di Tangan Tentara Israel
Juru bicara Departemen Luar Negeri AS Ned Price mengatakan pada Senin, (4/6), bahwa pemeriksa independen telah melakukan analisis forensik yang sangat rinci dari peluru yang membunuh Abu Akleh setelah diserahkan oleh Otoritas Palestina.
Menurut surat kabar Times of Israel, pihak Israel mengintervensi dengan memeriksa peluru di hadapan perwakilan AS.
Departemen Luar Negeri AS akhirnya beralasan bahwa peluru itu rusak parah sehingga tidak dapat menuntut pihak yang harus bertanggung jawab.
“Ya, Shireen dibunuh dengan sengaja,” kata Lina.
Abu Akleh ditembak di kepala saat meliput serangan tentara Israel di kamp pengungsi Jenin di Tepi Barat. dia menjadi sasaran tentara Israel meskipun mengenakan jaket antipeluru dan helm bertanda jelas Press.
Pejabat Palestina, kelompok hak asasi internasional dan media melakukan penyelidikan independen mereka sendiri yang menyimpulkan bahwa Abu Akleh dibunuh oleh militer Israel.
Kantor hak asasi manusia PBB bulan lalu mengatakan bahwa informasi yang dikumpulkannya menunjukkan bahwa peluru yang membunuh Abu Akleh ditembakkan oleh pasukan Israel.
Beberapa saksi mata mengatakan pasukan Israel membunuh jurnalis berdarah Palestina-Amerika tersebut.
“Sejak hari pertama, Israel telah mencoba untuk mengubah narasi dan menggunakan peluru telah menjadi salah satu dari banyak narasi mereka. Tapi ini bukan akhir,” kata Lina.
“Kami masih terus menyerukan penyelidikan yang transparan dan adil, dan kami menyerukan kepada PBB, terutama ICC [Pengadilan Pidana Internasional] untuk menangani kasus Shireen dengan antusiasme yang sama seperti yang ditunjukkan ke Ukraina seperti yang seharusnya," pungkasnya. (Aljazeera/Cah/OL-09)
kasus dugaan penyiraman air keras aktivis KontraS, Andrie Yunus dan keterlibatan oknum TNI dalam kasus ini menjadi ujian bagi kredibilitas sistem peradilan militer di mata publik.
Komandan Islamic Revolutionary Guard Corps mengancam meluncurkan rudal ke Siprus di tengah eskalasi konflik Iran-AS-Israel. Jerman bersiap mengevakuasi warganya dari kawasan Timur Tengah.
Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPR RI, Jazilul Fawaid, menyampaikan belasungkawa mendalam atas wafatnya Wakil Presiden ke-6 RI, Jenderal TNI (Purn) Try Sutrisno.
Serangan dua drone Iran memicu kebakaran di Pangkalan Al Salam Abu Dhabi yang menampung pasukan Prancis. UEA memastikan tidak ada korban jiwa.
Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin menekankan pentingnya peran satuan-satuan tempur sebagai fondasi utama kekuatan pertahanan nasional.
PRESIDEN Xi Jinping melakukan penyelidikan antikorupsi terhadap sejumlah petinggi militer, termasuk Jenderal senior Zhang Youxia, untuk memperkuat profesionalisme angkatan bersenjata.
IRGC klaim tangkap 178 mata-mata AS dan Israel sejak akhir Februari. Para agen dituduh membocorkan koordinat militer dan medis di tengah eskalasi konflik di Iran.
Israel dinilai melanggar Pasal 13 terkait perilaku ofensif dan pelanggaran prinsip fair play, serta Pasal 15 mengenai diskriminasi dan pelecehan rasis dalam Aturan Disiplin FIFA (FDC).
Saat itu, Prabowo menegaskan bahwa dukungan terhadap kemerdekaan Palestina sekaligus mendorong solusi dua negara (two-state solution).
Beijing dengan tegas menentang penggunaan kekuatan dalam hubungan internasional.
Ia memperingatkan ambisi Israel menggulingkan pemerintahan Iran akan memerlukan kampanye darat berkepanjangan.
Iran melancarkan serangan balasan dengan menargetkan infrastruktur energi di negara-negara Teluk sekutu AS, setelah fasilitas gas Iran di South Pars diserang
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved