Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
KOTA Mariupol di Ukraina yang dalam kondisi hancur, masih menyimpan kekuatan pasukan untuk melawan Rusia. Sebelumnya, Rusia mengklaim telah merebut wilayah tersebut dari Ukraina.
"Mariupol masih berusaha melawan," tegas Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky.
Otoritas Rusia menyatakan telah merebut kota pelabuhan yang strategis dari Ukraina. Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden juga mempertanyakan klaim Rusia atas Mariupol.
Baca juga: AS Sebut Uji Coba Rudal Balistik Antarbenua Rusia Bukan Ancaman
Biden mengaku heran dengan klaim Rusia atas Mariupol, karena tanpa dukungan bukti yang kuat. "Belum ada bukti bahwa Mariupol telah sepenuhnya jatuh," kata Biden.
Sejauh ini, Ukraina belum melakukan evakuasi warga di Mariupol, karena situasinya terlalu berbahaya. Hal itu diungkapkan Wakil Perdana Menteri Iryna Vereshchuk. Data terakhir menyebut sekitar 79 orang, sebagian besar perempuan, telah dievakuasi dengan tiga bus dari Mariupol.
"Sejak dimulainya tahap kedua operasi khusus, salah satu tugas tentara Rusia adalah membangun kendali penuh atas Donbas dan Ukraina selatan," kata Mayor Jenderal Rustam Minnekaev.
Baca juga: Liga Arab Kutuk Israel yang Izinkan Yahudi Beribadah di Al Aqsa
Misi PBB di pinggiran kota Kiev, yakni Bucha, melaporkan bahwa 50 warga sipil tewas di wilayah tersebut. "Petugas HAM PBB mendokumentasikan pembunuhan di luar hukum, termasuk eksekusi singkat terhadap warga sipil," jelas Ravina Shamdasani, juru bicara Kantor Komisaris Tinggi Hak Asasi Manusia.
Amerika Serikat mengumumkan bantuan terbaru dari militer AS sebesar US$800 juta untuk Ukraina. Diharapkan, bantuan itu menambah kekuatan Ukraina untuk melawan pasukan Rusia di wilayah Donbas.
Bantuan tersbeut mencakup 72 howitzer 155mm, 72 kendaraan lapis baja, 144.000 butir amunisi dan lebih dari 120 drone taktis Phoenix Ghost, yang baru-baru ini dikembangkan secara khusus untuk memenuhi kebutuhan Ukraina.(France24/OL-11)
Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan serangan ke 148 target militer Ukraina, termasuk depot amunisi, formasi militer, dan menembak jatuh ratusan drone.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menilai Rusia tidak menunjukkan itikad untuk mengakhiri perang yang telah berlangsung hampir tiga tahun.
Kecemasan akan aksi militer sudah berbulan-bulan menghantui warga Venezuela sejak Amerika Serikat di bawah Presiden Donald Trump mengerahkan armada laut besar ke Karibia.
Peta diplomasi penyelesaian konflik Ukraina-Rusia semakin rumit, dengan Eropa ingin terlibat, Amerika Serikat ingin memimpin, dan Rusia mencari legitimasi.
Protes yang diselenggarakan oleh partai Sahra Wagenknecht Alliance Reason and Justice (BSW) tersebut berlangsung di Gerbang Brandenburg.
Peimpin Korea Utara, Kim Jong Un, serukan percepatan perluasan kemampuan senjata nuklir di negaranya.
Kremlin pastikan Rusia absen dari pertemuan perdana Board of Peace di Washington pada 19 Februari. Moskow masih pelajari urgensi badan pengelola Gaza tersebut.
Iran tingkatkan arsenal rudal balistik dengan bantuan Rusia. Rudal Kheibar Shekan kini mampu jangkau seluruh wilayah Israel, memicu ancaman konflik terbuka.
Kim Jong-un sinyalkan penguatan nuklir dan ICBM pada Kongres Partai ke-9. Pyongyang fokus pada pembangunan militer luar biasa dan konsolidasi kekuasaan absolut.
Kesepakatan tersebut ditandatangani pada 2010 oleh Presiden AS saat itu Barack Obama dan Presiden Rusia Dmitry Medvedev, dan mulai berlaku pada 5 Februari 2011.
INDONESIA mendesak Amerika Serikat (AS) dan Rusia segera melanjutkan perundingan untuk mencegah perlombaan senjata nuklir baru.
Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan serangan ke 148 target militer Ukraina, termasuk depot amunisi, formasi militer, dan menembak jatuh ratusan drone.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved