Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Keuangan Amerika Serikat (AS) Janet Yellen, Rabu (20/4), memimpin sekelompok kepala keuangan multinasional melakukan aksi walkout saat para pejabat Rusia berbicara selama pertemuan G20.
Serangan Rusia terhadap Ukraina membayangi pertemuan para menteri keuangan dan gubernur bank sentral dari negara-negara paling maju di dunia, yang pertama sejak Presiden Rusia Vladimir Putin memerintahkan invasi, akhir Februari lalu.
Pejabat Inggris dan Kanada juga mengambil bagian dalam boikot tersebut, menurut para pejabat, yang menggarisbawahi ketegangan memuncak dalam pertemuan yang diadakan untuk mengatasi tantangan global seperti meningkatnya utang dan kemungkinan krisis pangan.
Baca juga: G20 Hasilkan Kerangka Kerja Umum Keberlanjutan Utang
"Beberapa menteri keuangan dan gubernur bank sentral, termasuk Menteri Keuangan Ukraina (Sergiy Marchenko) dan Menkeu Yellen keluar ketika Rusia mulai berbicara pada pertemuan G20," kata seorang sumber yang mengetahui acara tersebut kepada AFP.
"Beberapa menteri keuangan dan gubernur bank sentral yang (hadir) virtual mematikan kamera mereka ketika Rusia berbicara," lanjutnya.
Wakil Perdana Menteri Kanada Chrystia Freeland mencicit foto para pejabat yang meninggalkan pertemuan itu.
"Demokrasi dunia tidak akan tinggal diam dalam menghadapi agresi Rusia dan kejahatan perang yang berkelanjutan," katanya.
Selama pertemuan itu, Menteri Keuangan Prancis Bruno Le Maire meminta delegasi Rusia untuk menahan diri dari menghadiri sesi tersebut.
"Perang tidak sesuai dengan kerja sama internasional," katanya.
G20, yang diketuai Indonesia pada tahun ini mencakup ekonomi besar seperti Amerika Serikat, Tiongkok, India, Brasil, Jepang, dan beberapa negara di Eropa, termasuk Rusia.
Menteri Keuangan Indonesia Sri Mulyani Indrawati yang memimpin rapat tersebut mengatakan bahwa aksi walkou" tersebut dilakukan tanpa mengganggu pembahasan mereka tentang substansi agenda.
"Semua anggota melihat G20 sebagai forum yang sangat penting," katanya kepada wartawan. "Jadi saya yakin ini tidak akan mengikis kerja sama serta peran G20."
Sebelum pertemuan itu, Menteri Keuangan Jerman Christian Lindner mengatakan negara itu akan mencoba menemukan titik temu, tetapi mengesampingkan menyediakan panggung bagi Rusia untuk menyebarkan propaganda dan kebohongan. Namun, dia tidak ikut aksi walkout tersebut.
Menteri Keuangan Rusia Anton Siluanov menghadiri pertemuan itu secara virtual. Dalam sebuah pernyataan, kementeriannya mengatakan bahwa dia menyerukan kepada para mitra untuk menghindari politisasi dialog dan menekankan bahwa G20 selalu dan tetap menjadi format ekonomi. (AFP/OL-1)
MEMASUKI awal 2026, dunia dikejutkan oleh tindakan unilateral Amerika Serikat yang sangat drastis di kawasan Karibia.
PRESIDEN Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyatakan bahwa Washington tengah menjajaki kerangka kesepakatan baru terkait Greenland dan wilayah Arktik.
SETELAH dua pekan ketegangan diplomatik yang dipicu retorika keras Presiden AS Donald Trump soal Greenland, situasi mulai mereda menyusul peran NATO yang mendorong dialog.
PIDATO Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump di Forum Ekonomi Dunia (World Economic Forum/WEF) di Davos, Swiss, memicu gelombang diskusi global. Ini fakta-faktanya.
Donald Trump kembali memicu polemik global dengan rencana negosiasi pengambilalihan Greenland. Mengapa pulau Arktik ini begitu penting bagi AS?
PRESIDEN Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan pada Rabu (21/1) bahwa beberapa wilayah di Eropa tidak lagi dapat dikenali. Benua itu disebutnya tidak menuju ke jalan yang benar.
Ia menjelaskan bahwa gempabumi tektonik tersebut terjadi pada 22 Januari 2026 pukul 19.42 WIB berdasarkan hasil analisis parameter terkini.
MEMASUKI awal 2026, dunia dikejutkan oleh tindakan unilateral Amerika Serikat yang sangat drastis di kawasan Karibia.
Rusia menegaskan tidak memiliki rencana merebut Greenland. Menlu Sergei Lavrov menyatakan AS memahami Moskow dan Beijing tak mengancam wilayah tersebut.
Menlu Rusia Sergei Lavrov menyebut Greenland bukan bagian alami dari Denmark. Pernyataan ini muncul di tengah ketegangan AS dan Eropa terkait rencana Donald Trump.
Di balik ketegangan NATO, media pemerintah Rusia justru memuji rencana Donald Trump mencaplok Greenland. Apakah ini taktik pecah belah Barat?
PENGAMAT militer Khairul Fahmi, mencurigai adanya jalur klandestin atau perantara yang memfasilitasi rekrutmen eks personel Brimob Bripda Rio menjadi tentara bayaran Rusia
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved