Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
ANGKATAN bersenjata Ukraina bersiap pada Senin (11/4) untuk menangkal serangan baru Rusia ketika ledakan kuat mengguncang kota-kota di wilayah selatan dan timur Ukraina.
Sementara itu, pemimpin Austria berencana untuk bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin dan menyerukan diakhirinya konflik.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy terus melakukan kampanye tak kenal lelah untuk mendapatkan dukungan internasional dan mengumpulkan warga negaranya.
"Rusia akan lebih takut lagi. Takut kalah. Takut kebenaran harus diakui," kata Zelenskyy dalam pidato video.
"Pasukan Rusia akan bergerak ke operasi yang lebih besar lagi di timur negara kami. Mereka mungkin menggunakan lebih banyak rudal untuk melawan kami, bahkan lebih banyak bom udara. Tapi kami sedang mempersiapkan tindakan mereka," ucapnya.
Sirene serangan udara terdengar di seluruh Ukraina pada Senin (11/4) pagi.
"Kemungkinan musuh, untuk mengganggu pasokan barang ke tempat-tempat permusuhan, akan terus menyerang fasilitas infrastruktur transportasi di Ukraina untuk menghancurkan atau melumpuhkan mereka," kata staf umum angkatan bersenjata Ukraina.
Baca juga: Militer Rusia Bidik Ukraina Timur, Warga Sipil Melarikan Diri
Pasukan Rusia, tambahnya, melanjutkan serangan mereka untuk membangun kendali penuh atas kota selatan Mariupol.
Sementara itu, Kanselir Austria Karl Nehammer mengatakan dia akan bertemu Putin pada Senin di Moskow untuk pertemuan tatap muka pertama pemimpin Rusia dengan mitra Uni Eropa sejak invasi Rusia dimulai pada 24 Februari.
"Kami netral secara militer, tetapi (memiliki) posisi yang jelas tentang perang agresi Rusia terhadap #Ukraina," tulis Nehammer tentang Austria di Twitter.
"Itu harus dihentikan! Perlu koridor kemanusiaan, gencatan senjata & penyelidikan penuh atas kejahatan perang," tegasnya.
Invasi Rusia telah memaksa sekitar seperempat dari 44 juta orang Ukraina meninggalkan rumah mereka, yang mengubah kota-kota menjadi puing-puing dan membunuh atau melukai ribuan orang.
Rusia gagal merebut kota-kota besar, tetapi Ukraina mengatakan Moskow telah mengumpulkan pasukannya di timur untuk serangan besar dan telah mendesak orang-orang untuk melarikan diri.
Serangkaian ledakan kuat terdengar di kota Kharkiv di timur laut Ukraina dan di Mykolaiv, dekat Laut Hitam di bagian selatan negara itu, lapor media Ukraina pada Minggu (10/4). (CNA/Nur/OL-09)
PRESIDEN Xi Jinping melakukan penyelidikan antikorupsi terhadap sejumlah petinggi militer, termasuk Jenderal senior Zhang Youxia, untuk memperkuat profesionalisme angkatan bersenjata.
Korban tewas protes Iran lampaui 5.100 jiwa. AS kirim armada tempur USS Abraham Lincoln saat militer Iran siaga tempur.
Nama pejabat dimaksud tidak disebutkan karena mereka tidak mendapat wewenang membahas rencana tersebut.
Ancaman terorisme saat ini semakin kompleks, terutama dengan adanya situasi ketidakpastian global yang rentan menjadi lahan subur ideologi kekerasan.
Analisis invasi AS ke Venezuela: Trump tangkap Maduro demi kendali minyak dan wilayah strategis. Kebangkitan Doktrin Monroe picu ketegangan global dan protes domestik.
Militer Israel mengklaim serangannya menewaskan tiga anggota Hizbullah.
Kremlin pastikan Rusia absen dari pertemuan perdana Board of Peace di Washington pada 19 Februari. Moskow masih pelajari urgensi badan pengelola Gaza tersebut.
Iran tingkatkan arsenal rudal balistik dengan bantuan Rusia. Rudal Kheibar Shekan kini mampu jangkau seluruh wilayah Israel, memicu ancaman konflik terbuka.
Kim Jong-un sinyalkan penguatan nuklir dan ICBM pada Kongres Partai ke-9. Pyongyang fokus pada pembangunan militer luar biasa dan konsolidasi kekuasaan absolut.
Kesepakatan tersebut ditandatangani pada 2010 oleh Presiden AS saat itu Barack Obama dan Presiden Rusia Dmitry Medvedev, dan mulai berlaku pada 5 Februari 2011.
INDONESIA mendesak Amerika Serikat (AS) dan Rusia segera melanjutkan perundingan untuk mencegah perlombaan senjata nuklir baru.
Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan serangan ke 148 target militer Ukraina, termasuk depot amunisi, formasi militer, dan menembak jatuh ratusan drone.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved