Headline

Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.

Rusia Pastikan Absen dari Pertemuan Perdana Board of Peace di Washington

Haufan Hasyim Salengke
12/2/2026 08:27
Rusia Pastikan Absen dari Pertemuan Perdana Board of Peace di Washington
Juru Bicara Kepresidenan Rusia Dmitry Peskov.(Mikhail Tereshchenko/TASS)

PEMERINTAH Rusia memastikan tidak akan mengirimkan perwakilannya dalam pertemuan perdana Board of Peace (Dewan Perdamaian) yang dijadwalkan berlangsung di Washington pada 19 Februari mendatang. Moskow menyatakan saat ini pihaknya masih mendalami esensi dan urgensi dari badan tersebut.

Juru Bicara Kremlin, Dmitry Peskov, menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada rencana partisipasi dari pihak kepresidenan. "Tidak ada seorang pun dari Kremlin (yang berencana hadir). Topik mengenai Dewan ini masih dipelajari oleh Kementerian Luar Negeri Rusia," ujar Peskov dalam wawancara bersama RTVI seperti dilansir kantor berita negara Rusia, TASS.

Senada dengan Peskov, Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov menyatakan bahwa Moskow tengah merumuskan posisi resminya. Lavrov menyoroti adanya sikap skeptis dari berbagai negara, termasuk anggota tetap Dewan Keamanan PBB, terhadap pembentukan badan ini.

"Kami sedang mempertimbangkan betapa waspadanya banyak negara di Barat maupun Timur, termasuk anggota tetap Dewan Keamanan PBB, bereaksi terhadap ide ini," ungkap Lavrov dalam pidatonya di Duma Negara.

Board of Peace sendiri merupakan badan yang lahir dari kesepakatan antara Israel dan kelompok Hamas untuk mengelola wilayah Jalur Gaza pascakonflik. Piagam pembentukannya ditandatangani oleh perwakilan dari 19 negara di sela-sela Forum Ekonomi Dunia (WEF) di Davo, Swis, pada 22 Januari lalu.

Meski fokus utamanya adalah penyelesaian di Gaza, badan ini juga diproyeksikan untuk berperan dalam pencegahan dan resolusi konflik di wilayah lain. Amerika Serikat, sebagai tuan rumah pertemuan perdana, mengeklaim bahwa jumlah negara yang bergabung terus bertambah sejak penandatanganan piagam tersebut. (B-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Haufan Salengke
Berita Lainnya