Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Luar Negeri Tiongkok Wang Yi mengatakan negaranya tidak ingin terpengaruh oleh sanksi ekonomi Barat terhadap Rusia.
"Tiongkok bukan pihak dalam krisis tersebut, apalagi mau terkena sanksi," kata Wang Yi, menurut pembacaan dari panggilan telepon dengan timpalannya dari Spanyol Jose Manuel Albares yang diterbitkan pada hari ini.
"Tiongkok selalu menentang penggunaan sanksi untuk menyelesaikan masalah, apalagi sanksi sepihak yang tidak memiliki dasar hukum internasional, yang akan membahayakan mata pencaharian masyarakat di semua negara," terang Wang.
Hampir tiga minggu setelah pasukan Rusia berbaris ke Ukraina, pasukan Moskow telah membombardir dan mengepung beberapa kota.
Pertempuran telah menewaskan ribuan orang dan menghancurkan infrastruktur, serta menyebabkan jutaan orang meninggalkan negara itu.
Baca juga: Sandang Presidensi G20, Indonesia Dituntut Mendamaikan Rusia-Ukraina
Pernyataan Wang itu dipublikasikan setelah pertemuan yang berlangsung selama tujuh jam antara pejabat tinggi AS dan Tiongkok di Roma.
Beijing belum secara terbuka mengutuk tindakan Moskow di Ukraina. Dan media AS melaporkan bahwa Rusia telah meminta bantuan militer dan ekonomi dari Tiongkok.
Dikatakan kantor berita resmi Xinhua pada Selasa, dalam pertemuan di Roma pada Senin dengan Penasihat Keamanan Nasional AS Jake Sullivan, diplomat senior Tiongkok Yang Jiechi menegaskan kembali sikap Tiongkok bahwa Beijing berkomitmen untuk mempromosikan pembicaraan damai.
Pada pertemuan tersebut, Tiongkok meminta semua pihak untuk menahan diri secara maksimal dan melindungi warga sipil dalam krisis Ukraina.
Komunitas internasional, kata Yang, harus mendukung pembicaraan semacam itu untuk mencapai hasil substantif sesegera mungkin.
Washington berharap Beijing dapat menggunakan pengaruhnya terhadap Putin. (AFP/OL-4)
Rusia menegaskan tidak memiliki rencana merebut Greenland. Menlu Sergei Lavrov menyatakan AS memahami Moskow dan Beijing tak mengancam wilayah tersebut.
Menlu Rusia Sergei Lavrov menyebut Greenland bukan bagian alami dari Denmark. Pernyataan ini muncul di tengah ketegangan AS dan Eropa terkait rencana Donald Trump.
Di balik ketegangan NATO, media pemerintah Rusia justru memuji rencana Donald Trump mencaplok Greenland. Apakah ini taktik pecah belah Barat?
PENGAMAT militer Khairul Fahmi, mencurigai adanya jalur klandestin atau perantara yang memfasilitasi rekrutmen eks personel Brimob Bripda Rio menjadi tentara bayaran Rusia
Pengamat kepolisian Bambang Rukminto menyoroti kasus Bripda Muhammad Rio, mantan personel Satuan Brimob Polda Aceh, yang diketahui bergabung dengan pasukan tentara bayaran di Rusia
Seorang anggota dapat dijatuhi PTDH jika meninggalkan tugasnya secara tidak sah (desersi) dalam waktu lebih dari 30 hari kerja secara berturut-turut.
Menurut Donald Trump, satu-satunya faktor yang membuat posisi Ukraina tetap bertahan hingga saat ini adalah peran dirinya.
Namun pada 3 Januari, Rusia hanya berdiri dan menyaksikan ketika Amerika Serikat (AS) secara paksa membawa Maduro dan istrinya ke New York.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky resmi menunjuk Kyrylo Budanov sebagai Kepala Staf Presiden di tengah skandal korupsi dan perombakan kabinet besar-besaran.
Pejabat keamanan nasional AS menyatakan Ukraina tidak menargetkan Presiden Rusia Vladimir Putin atau kediamannya dalam serangan drone baru-baru ini
Para pihak juga saling bertukar pandangan mengenai paket kemakmuran untuk Ukraina.
PRESIDEN Rusia Vladimir Putin menyatakan keyakinannya bahwa negaranya akan keluar sebagai pemenang dalam perang di Ukraina.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved