Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
SEORANG aktivis hak-hak Palestina dari Jerusalem yang diduduki, Awad Salaymeh, mengatakan dia diancam diusir dari kota asalnya oleh otoritas pendudukan Israel jika dia terus mengadvokasi masalah lingkungan Sheikh Jarrah.
Salaymeh mengatakan pada Kamis (3/3) kepada wartawan bahwa dia dipanggil oleh intelijen Israel untuk diinterogasi di Kompleks Rusia. Pada tempat itu, sebagaimana dikutip dari kantor berita Palestina Wafa, dia diancam diusir oleh interogator Israel jika dia melanjutkan hasutan di lingkungan Sheikh Jarrah.
Dia mengatakan ancaman Israel tidak akan mengurangi dukungannya untuk keluarga asli Palestina yang menghadapi ancaman pengusiran paksa Israel dari rumah mereka di lingkungan Sheikh Jarrah di Jerusalem yang diduduki.
Baca juga: MBS: Saudi dan Israel Dapat Menjadi Sekutu jika...
Salaymeh menambahkan bahwa aktivis lain dan dia akan terus hadir di Sheikh Jarrah sampai MK sayap kanan Israel Itamar Ben-Gvir menghapus kantor sementaranya, yang baru-baru ini dia dirikan di sekitar rumah keluarga Salem Palestina di lingkungan tersebut.
Lingkungan tersebut telah berada di bawah langkah-langkah ketat masuk Israel sejak Ben-Gvir mendirikan kantor daruratnya di lingkungan tersebut. Orang Palestina melihat itu sebagai langkah provokatif yang bertujuan melanjutkan rencana pengusiran Israel yang menargetkan puluhan keluarga pribumi di lingkungan tersebut.
Sekitar 300 warga Palestina, yang menghadapi kemungkinan diusir dari rumah mereka oleh otoritas Israel, tinggal di lingkungan itu. Diduduki oleh Israel pada 1967, Sheikh Jarrah telah menjadi pusat bentrokan yang signifikan sejak Mei 2021, setelah Israel mencoba mengusir keluarga Palestina dari daerah itu untuk memberi jalan bagi pemukim Israel.
Baca juga: Pangeran Mohammed bin Salman: Israel Bisa Jadi Sekutu Arab Saudi
Hal itu memicu protes luas di Tepi Barat yang diduduki dan komunitas Palestina di dalam Israel serta agresi militer Israel skala besar di Jalur Gaza yang terkepung. Saat ini, ada lebih dari 200.000 pemukim yang tinggal di Jerusalem Timur, bersama sekitar 300.000 penduduk asli Palestina. (OL-14)
Presiden AS Donald Trump tegas menolak rencana aneksasi Tepi Barat oleh Israel. Kebijakan ini memicu kecaman keras dari PBB, Indonesia, hingga negara Arab.
MENTERI Luar Negeri Sugiono menegaskan keikutsertaan Indonesia dalam Board of Peace (BoP) merupakan bagian dari komitmen aktif pemerintah untuk mendorong perdamaian di Palestina.
SEKRETARIS Jenderal DPP PKS, Muhammad Kholid, mengecam keras serangan militer Israel ke tenda pengungsian di selatan Jalur Gaza yang terjadi pada Sabtu (31/1/2026).
BADAN pertahanan sipil Gaza melaporkan sedikitnya 32 orang tewas akibat serangan udara Israel yang menghantam sejumlah lokasi di Jalur Gaza pada Sabtu (31/1).
PEMERINTAH Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri mengecam keras rangkaian serangan udara Israel di Jalur Gaza, Palestina, yang terus berulang.
PERSERIKATAN Bangsa-Bangsa (PBB) belum menerima informasi soal pembukaan kembali penyeberangan Rafah di perbatasan Gaza-Mesir dan masih berkomunikasi dengan otoritas Israel.
AS dinilai tidak lagi memiliki kapasitas sebagai mediator yang kredibel dalam forum Board of Peace (BoP) karena dianggap terlalu berpihak pada kepentingan Israel.
Iran tingkatkan arsenal rudal balistik dengan bantuan Rusia. Rudal Kheibar Shekan kini mampu jangkau seluruh wilayah Israel, memicu ancaman konflik terbuka.
PEMERINTAH Jerman mengecam keras langkah Kabinet Israel yang memperluas otoritas sipil di Tepi Barat.
GELOMBANG kecaman internasional kembali menghantam Israel setelah pemerintahnya mengesahkan aneksasi ilegal di Tepi Barat.
Kunjungan Presiden Israel Isaac Herzog ke Australia berujung kericuhan. Polisi tangkap 27 demonstran di Sydney di tengah tuduhan kekerasan aparat.
Langkah baru Israel perketat kontrol di Tepi Barat menuai kecaman global. Kebijakan ini dinilai melanggar hukum internasional dan mematikan solusi dua negara.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved