Headline
Membicarakan seputar Ramadan sampai dinamika geopolitik.
Kumpulan Berita DPR RI
SAAT itu waktu makan siang. Muhannad Abbas baru saja menyambut saudaranya Muhammad ke rumah keluarga mereka di kamp pengungsi al-Amari di kota al-Bireh, Palestina.
Muhammad bersemangat saat dia bersiap untuk menikah dan ingin mendiskusikan rencana pernikahan yang akan datang dengan keluarganya. "Keluarga kami sibuk dengan persiapan pernikahan dan Mohammed sedang menyiapkan rumahnya. Tunangannya datang untuk makan siang pada Rabu sore dan kami semua duduk bersama," kenang Abbas, 36, sebagaimana dikutip dari Middle East Eye.
"Muhammad baru saja membeli banyak baju baru. Dia menunjukkannya kepada kami dan kemudian berkata bahwa dia akan mengantar tunangannya ke rumahnya. Ini sekitar jam 9 malam."
Itu terakhir kali Abbas melihat saudaranya hidup-hidup.
Setengah jam setelah Muhammad meninggalkan rumah keluarganya, Abbas mendengar laporan bahwa jip Israel telah memasuki kamp pengungsi al-Amari, dekat Ramallah, untuk mencari mobil putih.
Mobil yang mereka ikuti ke dalam kamp telah melarikan diri. Akan tetapi orang Israel menemukan mobil putih lain yakni mobil Muhammad.
Pasukan Israel menembakkan dua peluru ke mobil Muhammad dan mengenai punggungnya. Dia kemudian dibawa ke rumah sakit tetapi pada saat dia tiba, pria berusia 26 tahun itu sudah meninggal.
Merefleksikan saat-saat terakhir, Abbas mengatakan tentara Israel mengeksekusi saudaranya dan menggambarkan saudaranya tidak mengancam mereka. "Tentara telah memberikan lampu hijau bagi anggotanya untuk membunuh warga Palestina mana pun," kata Abbas.
"Kemarin itu seseorang di Jenin, hari ini saudaraku, dan besok pendudukan akan membunuh orang lain. Mereka menembaknya dari jarak hanya tiga meter. Mereka bermaksud membunuhnya. Ketika jip Israel menembaknya, mereka meninggalkan kamp, seolah-olah tidak terjadi apa-apa. Teman Muhammad bersamanya di dalam jip dan membawanya ke rumah sakit."
Muhammad dikirim ke Kompleks Medis Palestina di Ramallah. Para dokter tidak berhasil menyelamatkan nyawanya.
Abbas membantah klaim Israel dan percaya pasukan Israel telah memasuki kamp pengungsi dengan niat membunuh seseorang. "Kami melihat video yang mereka publikasikan tentang mobil yang dicari tentara dan itu tidak sama dengan mobil Muhammad. Mungkin mereka mengira itu mobil yang sama, tapi ini bukan alasan untuk membunuhnya!" kata Abbas.
"Mereka bisa saja menghentikan atau menanyainya, tetapi mereka hanya mengeksekusinya di tempat. Dia tidak mengancam mereka, tetapi mereka tetap menembaknya."
Dalam suatu pernyataan, militer Israel mengatakan tentara mendapat serangan dari kendaraan yang lewat saat mencari warga Palestina yang terlihat mendekati pemukiman ilegal Psagot.
Baca juga: Pria Palestina Tembaki Tentara Israel yang Cari Tersangka
"Pasukan membalas dengan tembakan dan memukul penyerang," kata militer. Tidak ada tentara yang terluka dalam insiden itu.
Setelah pembunuhan itu, pasukan Israel menggunakan gas air mata dan peluru tajam untuk membubarkan kerumunan puluhan warga Palestina yang berkumpul untuk memprotes.
Penembakan itu terjadi sehari setelah tentara Israel menembak mati seorang pengendara Palestina yang mereka duga berusaha menabrakkan kendaraannya ke pos pemeriksaan militer di dekat pemukiman ilegal Mevo Dotan di Tepi Barat yang diduduki. (OL-14)
Bantuan ini merupakan aksi kolaborasi antara sektor swasta dan lembaga filantropi Islam dalam merespons krisis kemanusiaan di Palestina.
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) terus menunjukkan komitmennya dalam misi kemanusiaan global dengan menyalurkan bantuan paket makanan siap saji bagi warga terdampak konflik di Palestina.
Baznas kembali menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi warga Palestina yang terdampak konflik. Kali ini, bantuan yang disalurkan berupa pakaian dengan total 2.400 paket.
Israel menutup Masjid Al-Aqsa untuk hari ketiga di tengah Ramadan 2026 pasca-perang dengan Iran. Warga Palestina peringatkan perubahan status quo permanen.
Dunia Arab kerap dipersepsikan secara simplistis sebagai kawasan yang identik dengan konflik dan instabilitas.
Ramadan menjadi momentum untuk memperkuat solidaritas umat Islam sekaligus menghadirkan kebahagiaan bagi mereka yang tengah berada dalam kondisi sulit.
Israel menutup Masjid Al-Aqsa untuk hari ketiga di tengah Ramadan 2026 pasca-perang dengan Iran. Warga Palestina peringatkan perubahan status quo permanen.
Pasukan Indonesia akan dikerahkan ke Jalur Gaza mulai April 2026 sebagai bagian dari Pasukan Stabilisasi Internasional. Simak detail penempatannya di sini.
Wamenlu Arab Saudi Waleed Elkhereiji dalam pertemuan OKI di Jeddah tegaskan dukungan Solusi Dua Negara dan apresiasi peran AS untuk perdamaian Palestina.
Dubes Rusia Sergei Tolchenov hormati keputusan Presiden Prabowo gabung Board of Peace (BoP) Gaza, namun ungkap alasan Rusia tak ikut serta. Cek faktanya.
Serangan brutal pemukim ilegal Israel di desa Susya, Hebron, hanguskan rumah dan kendaraan warga Palestina di tengah bulan Ramadan. Simak kronologinya.
Menlu RI Sugiono tegaskan kesiapan Indonesia pimpin Pasukan Stabilisasi Internasional (ISF) dan kirim 8.000 prajurit TNI untuk perdamaian Palestina.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved