Sabtu 27 November 2021, 20:44 WIB

Hamas Peringatkan Dampak Presiden Israel Nyalakan Lilin di Masjid Ibrahimi

Mediaindonesia.com | Internasional
Hamas Peringatkan Dampak Presiden Israel Nyalakan Lilin di Masjid Ibrahimi

AFP/Hazem Bader.
Perdana Menteri Palestina Mohammad Shtayyeh (tengah) berdoa di Masjid Ibrahimi atau Makam Para Leluhur, Hebron.

 

GERAKAN Islam Hamas memperingatkan dampak atas rencana Presiden Israel untuk mengunjungi situs suci yang disengketakan di Tepi Barat yang diduduki selama festival Yahudi Hanukkah. Pada Jumat (26/11), kantor Presiden Israel Isaac Herzog mengatakan dia akan mengambil bagian dalam upacara menyalakan lilin pada Minggu (27/11) di Gua Para Leluhur atau Gua Patriark di Hebron.

Situs suci, yang dikenal umat Islam sebagai masjid Ibrahimi dan orang Yahudi sebagai Gua Patriark atau Makam Para Leluhur, dihormati oleh kedua agama. Hebron, yang merupakan kota terbesar di Tepi Barat, menjadi rumah bagi sekitar 1.000 warga Yahudi yang hidup di bawah perlindungan militer Israel di antara lebih dari 200.000 warga Palestina.

"Pendudukan Israel harus bertanggung jawab penuh atas dampak serangan ini," kata Ismail Radwan, seorang pejabat senior Hamas, dalam pernyataan pada Jumat. Penyalaan lilin merupakan provokasi perasaan orang Palestina dan penodaan terang-terangan terhadap kesucian masjid, imbuhnya, dan menyerukan warga Palestina untuk menangkal langkah provokatif ini.

Baca juga: Israel Berencana Bangun Permukiman di Bandara Jerusalem yang Ditutup

Hebron sering dilanda kerusuhan. Kuil yang diyakini sebagai tempat pemakaman tokoh-tokoh alkitabiah termasuk Ibrahim atau Abraham sering menjadi titik pusat ketegangan.

Pada 1994, pemukim Israel Baruch Goldstein membunuh 29 orang Muslim Palestina di dalam kuil dengan senapan serbu sebelum dipukuli sampai mati oleh para penyintas. Pengumuman oleh kantor Herzog juga memicu kemarahan partai antipemukiman, Meretz, sayap kiri Israel.

Pada Jumat, Inggris secara resmi menetapkan semua Hamas sebagai organisasi teroris Islam. Brigade Al-Qassam, sayap militer dari kelompok yang menguasai Jalur Gaza, telah dilarang di Inggris sejak 2001 tetapi larangan itu kini telah diperluas ke entitas politiknya. (AFP/OL-14)

Baca Juga

AFP/Ahmad Gharabli.

Rilis, Hasil Autopsi Lansia Palestina yang Meninggal setelah Ditahan Israel

👤Mediaindonesia.com 🕔Rabu 26 Januari 2022, 22:01 WIB
Omar Assad, 78, ditemukan tidak responsif pada dini hari 12 Januari lalu, beberapa menit setelah tentara Israel meninggalkannya di halaman...
AFP/Jack Guez.

Film Israel Tampilkan Dugaan Pembantaian Warga Palestina pada 1948

👤Mediaindonesia.com 🕔Rabu 26 Januari 2022, 17:42 WIB
Tantura merupakan desa pesisir Mediterania di barat laut dari tempat yang sekarang disebut Israel. Tempat itu menjadi saksi pertempuran...
JENS SCHLUETER / AFP

Jerman Catat Rekor Kasus Harian Covid-19

👤Nur Aivanni 🕔Rabu 26 Januari 2022, 17:22 WIB
Pada awal pandemi virus korona, Jerman lebih berhasil dari pada banyak negara Eropa lainnya dalam mencegah penyberan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya