Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
GEREJA Katolik telah berulang kali diguncang oleh skandal pelecehan seks anak selama tiga dekade terakhir. Penyelidikan independen pada Selasa (5/10) menemukan ada 216.000 korban pendeta Prancis antara 1950 dan 2020.
Itu merupakan laporan terbaru dari serangkaian laporan dan investigasi penting yang telah membantu mengangkat selubung keheningan di sekitar kejahatan. Lebih jauh berikut sejumlah kasus serupa di negara lain.
Setelah serangkaian skandal, pemerintah Australia membentuk Komisi Kerajaan, penyelidikan tingkat atas terhadap pelecehan seksual anak terkait institusional. Komisi itu mengatakan pada Februari 2017 bahwa sebagian besar pelecehan terjadi di gereja-gereja.
Sekitar 7% imam Katolik dituduh melecehkan anak-anak di Australia antara 1950 dan 2010. Dikatakan tuduhan itu hampir tidak pernah diselidiki.
Ditemukan bahwa 4.444 dugaan insiden pelecehan seks anak telah dilaporkan ke otoritas Gereja. Di beberapa keuskupan, lebih dari 15% imam ialah pelaku kejahatan itu.
Komisi juga mendengar kesaksian dari mantan kepala keuangan Vatikan Kardinal George Pell yang dinyatakan bersalah pada 2018 karena melakukan pelecehan seksual terhadap anggota paduan suara di Melbourne pada 1990-an. Pell--yang pernah menjadi penasihat antikorupsi Paus Fransiskus--dibebaskan dari penjara pada 2020 setelah pengadilan membatalkan hukumannya.
Pada Juni, Paus Fransiskus menolak tawaran dari uskup top Jerman Reinhard Marx untuk mengundurkan diri karena kegagalan institusional dan sistemis gereja dalam menangani pelecehan seks anak di kota barat Cologne. Terungkap bahwa 314 anak di bawah umur, kebanyakan anak laki-laki di bawah usia 14 tahun, mengalami pelecehan seksual di sana antara 1975 dan 2018.
Dalam studi Konferensi Waligereja Jerman pada 2018 mengungkapkan pelecehan seksual yang meluas oleh pendeta Jerman. Ditemukan bahwa 1.670 pendeta telah melakukan beberapa jenis serangan seksual terhadap 3.677 anak di bawah umur, kebanyakan anak laki-laki di bawah 13 tahun, antara 1946 dan 2014. Mereka hampir pasti meremehkan kasus itu.
Sebagian besar pelaku belum dihukum dan gereja memberikan kompensasi berdasarkan kasus per kasus tanpa transparansi.
Pada 2002, Boston Globe mengungkapkan skala besar pelecehan seksual pada anak-anak di keuskupan Boston dan upaya hierarki Katolik untuk menutupinya. Investigasi surat kabar tersebut menjadi subjek dari film pemenang Oscar, Spotlight.
Pada 2004, suatu komisi gereja menerbitkan laporan yang mengharuskan para pendeta untuk melaporkan dugaan penyerangan seksual. Menurut pengacara, lebih dari 11.000 pengaduan telah diajukan di AS oleh para korban imam. Keuskupan telah membayar ratusan juta dolar di luar pengadilan.
Asosiasi korban mengatakan bahwa pembayaran ini memungkinkan gereja untuk melarikan diri dari keadilan. Investigasi juri agung ke keuskupan Pennsylvania pada 2018 mengungkap penyembunyian sistematis oleh Gereja terhadap lebih dari 300 imam predator. Lebih dari 1.000 korban anak disebutkan. Kardinal Donald Wuerl, yang dituduh menutup-nutupi, mengundurkan diri.
Pada 2019, Paus Fransiskus memecat mantan kardinal Amerika Theodore McCarrick untuk pertama kali bagi gereja. Beberapa keuskupan telah membuka arsip mereka, mengungkapkan bahwa ratusan imam telah dicurigai melakukan pelecehan terhadap anak di bawah umur.
Tuduhan kejahatan seks skala besar di institusi Katolik Irlandia telah berlangsung beberapa dekade. Jumlah korban di bawah umur diperkirakan hampir 15.000 antara 1970 dan 1990. Beberapa uskup dan imam yang dituduh menutupi pelecehan telah dihukum.
Laporan resmi Komisi Ryan pada 2009 menemukan pelecehan yang meluas terhadap anak-anak di lembaga-lembaga yang dikelola Katolik antara 1930-an dan 1970-an. Dikatakan bahwa panti asuhan dan sekolah industri yang dikelola gereja menjadi tempat ketakutan, pengabaian, dan pelecehan seksual yang endemik.
Laporan Murphy 2009 ke dalam Keuskupan Agung Dublin mengatakan bahwa antara 1975 dan 2004 gereja telah secara obsesif menyembunyikan pelecehan. Setelah laporan lain yang sangat kritis pada 2011 ke dalam keuskupan Cloyne, Vatikan menarik duta besarnya setelah perdana menteri Irlandia saat itu menuduhnya menghalangi penyelidikan pelecehan seksual oleh para imam. (AFP/OL-14)
Mengusung semangat kolaborasi budaya, ajang ini menjadi panggung bagi keragaman cita rasa Australia untuk bersanding harmonis dengan kekayaan kuliner Indonesia.
Tony Mokbel, gembong narkoba legendaris Australia, resmi bebas setelah jaksa membatalkan persidangan ulang. Kasusnya runtuh akibat skandal pengkhianatan pengacara.
Beasiswa Australia Awards ditujukan bagi warga negara Indonesia yang ingin menempuh studi jenjang Magister (S2) maupun Doktor (S3) di berbagai universitas terkemuka di Australia.
Fokus utama dinamika atmosfer saat ini tertuju pada pemantauan Bibit Siklon Tropis 98P di daratan Australia bagian utara
Peneliti Australia berhasil mengembangkan obat STC3141 yang terbukti efektif meredakan sepsis dan mencegah kegagalan organ. Harapan baru bagi jutaan pasien dunia.
Penguatan juga akan menyasar pada pengawasan ruang siber yang saat ini menjadi medan baru berbagai pelanggaran hukum internasional.
Dokumen pengadilan yang baru dibuka mengungkap tuduhan serius terhadap Jes Staley, mantan CEO Barclays. Ia diduga melakukan pelecehan seksual dan kekerasan terhadap korban Jeffrey Epstein.
Departemen Kehakiman AS resmi mengakhiri peninjauan berkas Jeffrey Epstein, namun Kongres tetap melanjutkan penyelidikan. Nama Trump dan Clinton kembali jadi sorotan.
Dokumen terbaru Departemen Kehakiman AS mengungkap kedekatan Peter Mandelson dengan predator seksual Jeffrey Epstein, termasuk percakapan akrab setelah vonis tahun 2008.
Ketegangan terjadi di Oval Office saat Presiden Donald Trump menyerang pribadi jurnalis CNN, Kaitlan Collins, yang mencecarnya soal keadilan bagi korban Jeffrey Epstein.
Departemen Kehakiman AS (DOJ) menarik ribuan dokumen kasus Jeffrey Epstein setelah identitas para penyintas bocor akibat kesalahan redaksi yang fatal.
Ryan Reynolds bela Blake Lively dalam sengketa hukum It Ends With Us. Pesan singkat terungkap, sebut Justin Baldoni penipu predator.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved