Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
KENDARAAN Mars Perseverance bersiap mengoleksi sampel batu pertama dari situs sungai purba di planet merah itu saat misi mencari tanda-tanda kehidupan di planet tetangga Bumi itu dimulai. Hal itu dikatakan Badan Luar Angkasa Amerika Serikat (NASA), Rabu (21/7).
Aksi itu diperkirakan akan dilakukan dalam tempo dua pekan di wilayah yang menarik secara ilmiah yaitu Kawah Jezero.
"Ketika Neil Armstrong mengambil sampel dari Sea of Tranquilty, Bulan, 52 tahun lalu, dia memulai proses yang menulis ulang pengetahuan manusia tentang Bulan," ujar Administrator Sains NASA Thomas Zurbuchen.
Baca juga: Academy Museum akan Dibuka dengan Pertunjukan The Wizard of Oz
"Saya juga memperkirakan sampel yang diambil Perseverance di Kawah Jezero dan selanjutnya juga akan melakukan hal itu untuk Mars," lanjutnya.
Perseverance mendarat di Mars pada 18 Februari dan selama musim panas telah bergerak sejauh 1 kilometer ke selatan lokasi pendaratannya.
"Kini, kita melihat lingkungan yang lebih kuno, bahkan miliaran tahun lebih tua," ujar ilmuwan NASA Ken Farley.
NASa meyakini kawah itu dulunya adalah sebuah sungai purba yang terisi dan terkuras sebanyak puluhan kali, menghadirkan kondisi yang bisa menopang kehidupan.
Menganalisa sampel dari lokasi tersebut akan mengungkapkan komposisi kimia dan mineral batuan itu sehingga mengetahui bagaimana batuan itu terbentuk. (AFP/OL-1)
Fenomena astronomi langka akan kembali terjadi: Gerhana Matahari Total diprediksi melintasi sejumlah wilayah Eropa hingga kawasan Arktik pada 12 Agustus 2026.
NASA berupaya menghubungi kembali pengorbit Mars MAVEN yang mendadak diam sejak Desember lalu. Peluang pemulihan menipis setelah kegagalan deteksi terbaru.
BADAN Antariksa Amerika Serikat, NASA, memasuki tahap akhir persiapan misi Artemis II, yang menandai dimulainya kembalinya manusia ke sekitar Bulan setelah lebih dari setengah abad
NASA menyebut durasi totalitas gerhana matahari pada 2 Agustus 2027 diperkirakan mencapai sekitar 6 menit 23 detik.
Proyek ini merupakan tindak lanjut dari rekomendasi sains nasional di Amerika Serikat untuk memahami apakah kita sendirian di alam semesta.
Seiring mendekati jadwal peluncuran, NASA bersiap memindahkan roket Space Launch System (SLS) dan wahana Orion ke landasan peluncuran Launch Pad 39B di Kennedy Space Center
Mars sejak lama dijuluki Planet Merah. Julukan ini sudah dikenal sejak zaman kuno, ketika berbagai peradaban mengamati langit malam dan melihat Mars bersinar dengan warna kemerahan.
Waktu di planet Mars berjalan sedikit lebih cepat dibandingkan Bumi akibat perbedaan gravitasi dan lintasan orbit. Apa dampaknya bagi manusia, teknologi, dan misi antariksa?
Mars memiliki gravitasi yang jauh lebih lemah dibandingkan Bumi, sekitar lima kali lebih kecil. Selain itu, Mars juga berada lebih jauh dari Matahari
Eksplorasi Mars terancam kontaminasi mikroorganisme Bumi. Ilmuwan menemukan bakteri dan organisme tangguh yang mampu bertahan di luar angkasa.
Mars tidak hanya berbeda dengan Bumi dari segi warna dan jaraknya saja, tetapi juga dari cara waktunya berjalan
Mars Reconnaissance Orbiter (MRO) milik NASA baru saja mencatat tonggak sejarah dengan menangkap 100.000 foto permukaan Mars melalui kamera canggih HiRISE.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved