Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
Tim astronom internasional telah menemukan fenomena kosmik yang langka, yaitu bintang katai putri berukuran ultra masif yang dihasilkan dari penggabungan katai putih dengan bintang lain.
Penemuan ini dilakukan dengan pengamatan ultraviolet sensitif Teleskop Luar Angkasa Hubble NASA. Para astronom menjuluki katai putih langka ini sebagai WD 0525+526.
Peneliti utama program Hubble, Boris Gaensicke, mengungkapkan bahwa hingga saat ini benda luar angkasa tersebut masih nampak seperti katai putih biasa, tetapi penglihatan dari ultraviolet Hubble menunjukkan bahwa katai putih tersebut memiliki sejarah yang sangat berbeda dari apa yang diduga, yaitu adanya karbon di atmosfer bintang katai putih tersebut. Karbon atmosfer yang terdeteksi ini disebabkan oleh pengangkatan karbon internal ke lapisan permukaan hidrogen yang tipis.
Penemuan baru ini telah dipublikasikan pada jurnal Nature Astronomy yang menjelaskan bahwa katai putih langka kemungkinan berasal dari penggabungan bintang sehingga menjadikannya bukti kuat untuk salah satu jalur evolusi biner yang mengarah pada supernova termonuklir.
Namun, spektroskopi optik hanya mengungkap objek yang paling kaya karbon dan menunjukkan bahwa terdapat sisa penggabungan lainnya yang mungkin ‘menyamar’ sebagai katai putih atmosfer hidrogen murni.
Penemuan katai putih ini membawa misteri bagi tim peneliti, terutama adanya suhu ekstrem dan kelimpahan karbon rendah.
Garis spektral dari unsur-unsur yang lebih berat dari helium menjadi lebih redup pada panjang gelombang yang nampak sedangkan katai putih langka tersebut memiliki suhu yang lebih panas.
Selain itu, penelitian juga mengungkapkan bahwa WD 0525+526 memiliki massa total hidrogen dan helium yang lebih rendah daripada yang diperkirakan dari evolusi bintang tunggal. Hal ini menyiratkan bahwa WD 0525+526 merupakan sisa penggabungan bintang.
Antoine Bedrad, pemimpin studi ini dari University of Warwick, mengungkapkan bahwa terdapat keinginan untuk memperluas penelitian terhadap topik katai putih ini.
Tim peneliti ingin mengeksplorasi seberapa umum katai putih karbon diantara katai putih serupa dan berapa banyak penggabungan bintang yang tersembunyi diantara keluarga katai putih normal. Penelitian ini nantinya dapat berkontribusi terhadap pemahaman mengenai biner katai putih dan jalur ledakan supernova. (NASA, Nature Astronomy/Z-1)
Studi terbaru menjelaskan asal-usul bintang katai putih hipervelocity yang melesat hingga 2.000 km/detik.
Komet C/2026 A1 (MAPS), anggota Kreutz sungrazer yang langka, diprediksi dapat bersinar terang di langit Bumi pada April 2026, seterang Venus, jika bertahan dari panas Matahari.
Teleskop raksasa Tiongkok ini akan ditempatkan di Kota Delingha, Provinsi Qinghai, pada ketinggian sekitar 4.800 meter di atas permukaan laut.
Asteroid KY26, target terbaru misi Hayabusa2, ternyata jauh lebih kecil dari perkiraan. Observasi teleskop dunia, termasuk Very Large Telescope (VLT) di Chile dengan dukungan radar.
Baru-baru ini, Teleskop Luar Angkasa Hubble berhasil menangkap gambar sebuah bintang yang meledak menjadi supernova, baik sebelum maupun sesudah.
TELESKOP Sinar-X Medan Lebar (WXT) milik Einstein Probe berhasil mendeteksi semburan sinar-X berenergi rendah
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved