Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
AMERIKA Serikat sedang mempersiapkan sanksi baru terhadap Rusia atas peracunan yang hampir fatal terhadap kritikus Kremlin Alexei Navalny. Pemimpin oposisi Navalny, lawan paling menonjol Presiden Vladimir Putin, ditangkap pada Januari setelah kembali ke Rusia usai pulih dari keracunan yang katanya diatur oleh Moskow.
Hubungan diplomatik antara Moskow dan Washington memburuk sejak Presiden AS Joe Biden menjabat pada Januari. Penasihat Keamanan Nasional Biden, Jake Sullivan, mencatat pada hari Minggu (20/6), AS telah memberikan sanksi kepada Rusia karena meracuni Alexei Navalny.
"Kami mengumpulkan sekutu Eropa dalam upaya bersama untuk mengenakan biaya pada Rusia untuk penggunaan bahan kimia terhadap salah satu warga mereka di tanah Rusia," katanya kepada "State of the Union" CNN.
Namun, pihaknya sedang mempersiapkan sanksi lain yang akan dijatuhkan dalam kasus tersebut.
Baca juga: Putin: Hubungan AS-Rusia di Titik Terendah
Moskow menolak kemungkinan sanksi baru dan memperingatkan akan tanggapan Rusia.
"Tindakan ilegal Amerika Serikat selalu diikuti oleh tanggapan yang sah dari kami," kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Maria Zakharova di Telegram.
Saat berbicara pada hari Minggu setibanya kembali di New York, Duta Besar Rusia untuk AS Anatoly Antonov mengatakan baru saja mengetahui ancaman sanksi itu.
"Saya pikir tidak mungkin untuk menstabilkan hubungan, meningkatkan hubungan timbal balik antara dua negara, melalui sanksi," katanya, yang menyerukan pemulihan dialog.(AFP/OL-5)
Ia menjelaskan bahwa gempabumi tektonik tersebut terjadi pada 22 Januari 2026 pukul 19.42 WIB berdasarkan hasil analisis parameter terkini.
MEMASUKI awal 2026, dunia dikejutkan oleh tindakan unilateral Amerika Serikat yang sangat drastis di kawasan Karibia.
Rusia menegaskan tidak memiliki rencana merebut Greenland. Menlu Sergei Lavrov menyatakan AS memahami Moskow dan Beijing tak mengancam wilayah tersebut.
Menlu Rusia Sergei Lavrov menyebut Greenland bukan bagian alami dari Denmark. Pernyataan ini muncul di tengah ketegangan AS dan Eropa terkait rencana Donald Trump.
Di balik ketegangan NATO, media pemerintah Rusia justru memuji rencana Donald Trump mencaplok Greenland. Apakah ini taktik pecah belah Barat?
PENGAMAT militer Khairul Fahmi, mencurigai adanya jalur klandestin atau perantara yang memfasilitasi rekrutmen eks personel Brimob Bripda Rio menjadi tentara bayaran Rusia
Sepanjang 2025, pihaknya menerima sebanyak 47 pengaduan yang melibatkan 49 pegawai.
Lonjakan volume sampah selama masa libur akhir tahun bukan sekadar fenomena musiman, melainkan menjadi ujian nyata bagi sistem tata kelola sampah di daerah.
Pemeriksaan intensif terkait Sertifikat Laik Fungsi (SLF) ini dilakukan sebagai respons cepat pemerintah usai tragedi kebakaran di Gedung Terra Drone yang menelan 22 korban jiwa.
Ketegasan sikap kepolisian dalam kasus ini dapat memberikan efek jera terhadap seluruh anggota agar tidak lagi melakukan kekerasan maupun tindakan main hakim sendiri.
Tindakan tersebut tidak pantas secara etika maupun kemanusiaan.
Ia menegaskan, publik berhak mempertanyakan dasar moral dan rasionalitas DKPP dalam menjatuhkan sanksi yang begitu lunak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved