Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Palestina Mahmud Abbas mengumumkan bahwa pemilihan umum ditunda sampai Israel menjamin pemungutan suara dapat dilakukan di Yerusalem timur yang dicaplok. Berbicara dalam pertemuan faksi-faksi Palestina, Abbas mengatakan dia telah mendesak komunitas internasional untuk mendorong Israel mengizinkan kampanye dan pemungutan suara di Yerusalem timur, daerah yang dicaplok oleh negara Yahudi pada 1967 yang diklaim Palestina sebagai ibu kota masa depan mereka.
Namun Abbas mengatakan, Jumat (30/4), pemungutan suara tidak dapat dilanjutkan karena Israel tidak memberikan jaminan mengenai Yerusalem menjelang pemilihan legislatif dan presiden yang dijadwalkan masing-masing pada 22 Mei dan 31 Juli. Warga Palestina di Tepi Barat yang diduduki Israel dan Jalur Gaza yang diblokade telah menyuarakan harapan bahwa pemilu berlangsung setelah penantian 15 tahun untuk membantu memperbaiki sistem politik mereka yang retak.
Pemungutan suara itu dilakukan menyusul kesepakatan antara gerakan sekuler Fatah Abbas yang mengontrol Tepi Barat dan saingan lama Hamas, yang menguasai Gaza. Hamas pada Jumat mengecam penundaan Abbas sebagai kudeta terhadap kemitraan (mereka) dan mengatakan dia akan memikul tanggung jawab penuh atas keputusan dan konsekuensinya.
Penundaan itu berisiko mengobarkan ketegangan dalam masyarakat Palestina yang terpecah secara politik. Para pengunjuk rasa di ibu kota politik Tepi Barat Ramallah dengan cepat mengecam langkah Abbas.
"Kita memiliki seluruh generasi muda yang tidak tahu apa arti pemilu," kata pengunjuk rasa Tariq Khudairi kepada AFP. "Generasi ini berhak memilih pemimpinnya," katanya.
Warga Palestina juga bentrok di Yerusalem timur dengan polisi Israel yang menggunakan gas air mata untuk membubarkan pengunjuk rasa di luar tembok Kota Tua. Pengkritik Abbas menuduh bahwa dia akan menggunakan masalah Yerusalem untuk mengulur waktu karena prospek politik Fatah memburuk.
Hamas, yang dianggap sebagai kelompok teroris oleh sebagian besar negara Barat, dipandang lebih terorganisasi daripada Fatah dan ditempatkan dengan baik untuk mendapatkan tempat di Tepi Barat.
Abbas juga menghadapi tantangan dari kelompok sempalan Fatah, termasuk satu yang dipimpin oleh Nasser al-Kidwa, keponakan dari pemimpin ikonik Palestina Yasser Arafat, dan satu lagi oleh mantan kepala keamanan Fatah yang kuat dan diasingkan, Mohammed Dahlan. (OL-14)
PERSERIKATAN Bangsa-Bangsa (PBB) belum menerima informasi soal pembukaan kembali penyeberangan Rafah di perbatasan Gaza-Mesir dan masih berkomunikasi dengan otoritas Israel.
Mahkamah Agung Israel menunda putusan petisi FPA. Zionis bersikeras melarang jurnalis asing masuk Gaza dengan alasan keamanan meski perang sudah berjalan dua tahun.
MENTERI Luar Negeri RI Sugiono menyatakan bahwa Board of Peace (Dewan Perdamaian) merupakan inisiatif internasional yang muncul untuk menciptakan perdamaian di Jalur Gaza, Palestina.
JUMLAH korban tewas di Jalur Gaza, Palestina, terus meningkat hingga mencapai 71.662 orang sejak awal agresi Israel pada Oktober 2023, meski gencatan senjata diberlakukan mulai 11 Oktober.
Israel setuju buka terbatas Gerbang Rafah untuk pejalan kaki sesuai rencana AS, dengan syarat Hamas kembalikan semua sandera dan hasil inspeksi keamanan ketat.
PERDANA Menteri Qatar Mohammed bin Abdulrahman Al-Thani mengatakan di Forum Ekonomi Dunia (WEF) di Davos bahwa Dewan Perdamaian Gaza menawarkan jalan keluar.
Afrika Selatan usir utusan Israel Ariel Seidman atas tuduhan penghinaan kedaulatan. Israel membalas dengan mengusir diplomat Afsel Shaun Byneveldt dalam 72 jam.
Donald Trump mendesak Teheran segera berunding untuk mencapai kesepakatan baru terkait senjata nuklir atau bersiap menghadapi serangan dari AS.
Serangan Israel yang membabi buta terhadap lembaga-lembaga UNRWA di Palestina mengancam penghentian tugas kemanusiaan mereka bagi sebagian besar warga Palestina.
PERSERIKATAN Bangsa-Bangsa (PBB) belum menerima informasi soal pembukaan kembali penyeberangan Rafah di perbatasan Gaza-Mesir dan masih berkomunikasi dengan otoritas Israel.
Pernyataan itu disampaikan di tengah kekhawatiran meningkatnya eskalasi konflik antara Amerika Serikat dan Israel melawan Iran.
Mahkamah Agung Israel menunda putusan petisi FPA. Zionis bersikeras melarang jurnalis asing masuk Gaza dengan alasan keamanan meski perang sudah berjalan dua tahun.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved