Headline

Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.

Langgar Gencatan Senjata, Serangan Israel di Khan Younis Tewaskan Warga Sipil

Haufan Hasyim Salengke
07/3/2026 18:09
Langgar Gencatan Senjata, Serangan Israel di Khan Younis Tewaskan Warga Sipil
Serangan Israel di Jalur Gaza, Palestina.(WAFA)

ESKALASI kekerasan kembali mengguncang Jalur Gaza bagian selatan pada Sabtu (7/3). Sebuah serangan udara Israel yang menargetkan sebuah rumah di Khan Younis dilaporkan menewaskan seorang pria Palestina dan menyebabkan seorang anak dalam kondisi kritis.

Insiden ini menambah daftar panjang pelanggaran terhadap kesepakatan gencatan senjata yang seharusnya berlaku sejak 11 Oktober lalu. Berdasarkan laporan lapangan, militer Israel terus meluncurkan serangan udara, tembakan artileri, hingga bombardemen dari kapal perang di berbagai titik strategis di wilayah kantong tersebut.

Militer Israel dilaporkan melakukan operasi terkoordinasi yang menyasar beberapa wilayah sekaligus. Di Gaza Timur, jet tempur menembakkan rudal ke beberapa lokasi di lingkungan Tuffah. Angkatan Laut Israel melepaskan tembakan senapan mesin berat dan artileri ke arah pesisir pantai di Kota Gaza. Tentara Israel juga menembakkan artileri intermiten terus menghujam wilayah barat laut secara berkala.

Di Khan Younis sendiri, situasi dilaporkan mencekam saat jet tempur menyerang wilayah timur kota, bersamaan dengan gempuran dari unit angkatan laut dan artileri darat.

Korban Terus Membengkak

Pelanggaran gencatan senjata ini telah memicu krisis kemanusiaan yang semakin dalam. Data terbaru menunjukkan jumlah korban jiwa sejak dimulainya kesepakatan gencatan senjata telah melonjak drastis.Hingga saat ini, tercatat 636 warga Palestina tewas dan 1.704 luka-luka oleh serangan Israel. Selain itu, tim penyelamat melaporkan telah mengevakuasi 753 jenazah dari reruntuhan bangunan di berbagai wilayah Gaza. Dunia internasional kini mendesak adanya pengawasan ketat terhadap implementasi gencatan senjata guna mencegah jatuhnya lebih banyak korban sipil.

Angka kematian akibat agresi militer Israel di Jalur Gaza terus melonjak drastis hingga menyentuh angka yang memilukan. Berdasarkan data terbaru dari sumber medis pada Sabtu (7/3), total warga sipil yang tewas sejak awal konflik pada 7 Oktober 2023 kini telah melampaui angka 72.120 jiwa.

Laporan medis tersebut merinci bahwa mayoritas korban serangan Israel adalah kelompok paling rentan, yakni perempuan dan anak-anak. Hanya dalam waktu singkat pada Sabtu, jumlah korban terus bertambah hingga akumulasi total mencapai 72.123 di seluruh wilayah kantong yang terkepung tersebut. (WAFA/B-3)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Haufan Salengke
Berita Lainnya