Headline

Polisi harus usut tuntas hingga ke aktor intelektualnya.

Ketua Komisi X DPR Hetifah Turut Perihatin atas Serangan Air Keras ke Aktivis Andrie Yunus

Syarief Oebaidillah
16/3/2026 21:09
Ketua Komisi X DPR Hetifah Turut Perihatin atas Serangan Air Keras ke Aktivis Andrie Yunus
Ilustrasi(Dok Istimewa)

KETUA Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian, mengutarakan  keprihatinannya atas kasus kekerasan terhadao Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus yang diserang air keras orang tak dikenal.

Hetifah menyampaikan itu pada diskusi bersama wartawan bidang pendidikan dan BRIN  bertajuk Smart Journalism yang diselenggarakan Hetifah bersama BRIN di Hotel Mega Anggrek, Jakarta Barat, Minggu (15/3).

Dengan kasus tersebut, hemat dia upaya menyuarakan hak-hak masyarakat masih menghadapi tantangan dan risiko tinggi. Seperti diberitakan peristiwa keji itu  terjadi pada Kamis (12/3) malam di Jakarta Pusat.

“Pada  kesempatan baik  ini saya ingin menyampaikan keprihatinan atas peristiwa yang menimpa sahabat kita Andrie Yunus, aktivis KontraS,” ungkapnya.

Hetifah yang juga pernah menjadi  aktivis lembaga swadaya masyarakat,  memahami risiko yang kerap dihadapi para pegiat masyarakat sipil saat memperjuangkan hak-hak publik atau warga masyarakat. “Sebagai mantan dari aktivis NGO, saya turut merasakan upaya dalam menyuarakan hak-hak publik saat ini masih menghadapi tantangan juga   resiko yang tinggi,” tegasnya.

Ia menegaskan tindakan keji penyerangan air keras terhadap Andri merupakan tindakan yang tidak dapat dibenarkan dan tidak dapat diterima  siapa pun.

Hetifah juga menyoroti ancaman yang juga dihadapi kalangan jurnalis yang merupakan pilar demokrasi yang mesti dilindungi. “Ancaman-ancaman lainnya  khususnya kepada para jurnalis juga terjadi. Teman-teman semua adalah pilar demokrasi dan  harus lindungi,” pungkasnya. (H-2)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik