Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian, menyoroti pencopotan Kepala Sekolah SMPN 1 Prabumulih yang viral, meskipun akhirnya hal itu dibatalkan. Menurutnya kejadian ini merupakan sebuah gejala yang tidak sehat bagi dunia pendidikan.
“Kejadian ini menunjukkan adanya potensi intervensi kekuasaan yang mengancam otonomi dan independensi satuan pendidikan, khususnya kepala sekolah yang memiliki otoritas dalam menegakkan tata tertib dan disiplin di lingkungan sekolah,” ungkapnya kepada Media Indonesia, Kamis (18/9).
Lebih lanjut, menurutnya jika tindakan kepala sekolah terhadap pelanggaran aturan justru dicopot, maka pesan yang sampai kepada publik adalah lemahnya perlindungan terhadap tenaga pendidik dalam menjalankan tugasnya.
Oleh karena itu, Komisi X DPR RI mendorong agar pemerintah daerah dan semua pihak terkait, menghormati otonomi sekolah serta memberikan perlindungan hukum dan moral kepada para pendidik dalam menjalankan kewenangannya.
“Sekolah harus menjad ruang yang netral, bebas dari tekanan politik maupun kepentingan pribadi, agar pendidikan benar-benar berfungsi untuk membentuk karakter, kedisiplinan, dan integritas generasi muda kita,” pungkas Hetifah.
Kemendagri menjatuhkan sanksi teguran tertulis kepada Wali Kota Prabumulih, Arlan, usai kasus pencopotan Kepala SMPN 1 Prabumulih.
Wali Kota Prabumulih, Sumatra Selatan, Arlan menjadi sorotan usai polemik pencopotan Kepala Sekolah SMPN 1 Prabumulih Roni Ardiansyah.
Polemik pencopotan Kepala SMPN 1 Prabumulih akhirnya berakhir. Wali Kota Arlan klarifikasi, Roni Ardiansyah resmi kembali menjabat dan satpam dipulihkan.
Kemendikdasmen memberi tanggapan atas pencopotan Kepala SMPN 1 Prabumulih yang viral. Berdasarkan peraturan menteri pemberhentian dan pengangkatan kepala sekolah tidak boleh tiba-tiba
KETUA Umum Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PB PGRI), Unifah Rosyidi, mengomentari pencopotan Kepala Sekolah SMPN 1 Prabumulih yang viral.
Hetifah menyampaikan bahwa regulasi saja tidak cukup. Ia menekankan perlunya membangun ekosistem pendidikan yang penuh empati.
Evaluasi pendidikan seharusnya tidak hanya berfokus pada aspek kognitif, tetapi juga memperhatikan karakter, kemampuan berpikir kritis, serta konteks sosial peserta didik.
Hetifah mengusulkan reformasi alokasi dana pendidikan melalui optimalisasi 20% anggaran pendidikan dan realokasi dana proyek non-urgent.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved