Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
"Ku bisa tenggelam di lautan
Aku bisa diracun di udaraAku bisa terbunuh di trotoar jalan
Tapi aku tak pernah mati
Tak akan berhenti"
Lantunan lagu Di Udara yang dinyanyikan Efek Rumah Kaca mengalun lirih di antara para peserta aksi dukungan terhsdap Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus yang disiram air keras. Lagu yang diciptakan untuk mengenang aktivis HAM Munir Said Thalib tersebut seakan menyemangati peserta aksi untuk tidak takut menjadi aktivis..
Aksi tersebut disuarakan oleh Komunitas Suara Ibu Indonesia. Mereka mengkritik negara yang belum mampu memberikan jaminan keamanan serta perlindungan bagi masyarakat sipil dan pejuang Hak Asasi Manusia (HAM).
Perwakilan peserta aksi, Cila mengungkapkan, serangan yang dialami Andrie merupakan tindak kejahatan yang terencana. Serangan serupa pernah dialami mantan penyidik KPK, Novel Baswedan.
"Peristiwa ini menambah daftar panjang represi terhadap suara kritis," ungkap dia Kawasan Bundaran UGM, Sabtu (14/3).Bahkan, banyak kasus represi tersebut proses hukumnya tidak sampai sang dalang.
Sebelumnya, Kadiv Humas Jogja Police Watch (JPW), Baharuddin Kamba mengutuk keras tindakan biadab yang dilakukan oleh orang-orang pengecut dengan menyiramkan air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus, terlebih dilakukan saat bulan suci Ramadan.
"Kami menduga kuat bahwa penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus berkaitan dengan kerja-kerjanya sebagai aktivis HAM," ungkap dia. Pihaknya juga menduga bahwa Andrie Yunus sudah diincar terlebih dahulu sebelum aksi penyiraman air keras terjadi.
"Tentunya dengan berbagai aksi teror termasuk kriminalisasi terhadap para tahanan politik yang masih menjalani proses hukum di pengadilan, tidak membuat kami sebagai aktivis lantas takut menyeruakan keadilan dan melawan kezaliman," ungkap dia.
JPW meminta kepada Presiden Prabowo Subianto memerintahkan kepada Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo agar dalam waktu yang singkat agar menangkap para pelaku, mengusut tuntas kasus ini serta menangkap dalang dibalik aksi penyiraman air terhadap aktivis KontraS tersebut.
Penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus tidak lagi hanya sebatas alam bahaya demokrasi tetapi sudah ke jurang demokrasi.
"Siapapun pelaku, motif dan dalang dibalik penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus harus diproses hukum secara adil dan transparan. Perlu juga dibentuk Tim Pencari Fakta atas kasus penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus ini," tutup dia. (H-2)
Mengenal BAIS TNI sebagai pilar utama intelijen militer. Pelajari tugas, struktur organisasi, dan perannya dalam menjaga kedaulatan NKRI di sini.
Hetifah menegaskan tindakan keji penyerangan air keras terhadap Andri merupakan tindakan yang tidak dapat dibenarkan dan tidak dapat diterima.
Andrie Yunus, yang menjadi korban serangan penyiraman air keras oleh orang tak dikenal, kini berada dalam perlindungan darurat Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).
Andrie Yunus Kontras disiram air keras, Apa yang harus dilakukan jika kulit terkena air keras? Simak panduan pertolongan pertama, jenis air keras yang berbahaya, dan kapan harus ke dokter.
Pemerintah kawal pemulihan aktivis Andrie Yunus korban air keras. Perawatan intensif, operasi mata, dan biaya ditanggung penuh hingga rehabilitasi.
Tim medis multidisiplin, yang terdiri dari dokter spesialis bedah plastik hingga oftalmologi, dikerahkan untuk memastikan perawatan Andrie Yunus berjalan berkesinambungan.
Andrie Yunus telah menjalani operasi mata ketiga pada Sabtu (28/3/2026).
YLBHI mengkritik pelimpahan kasus penyiraman Andrie Yunus ke Puspom TNI, menilai aktor intelektual dan jaringan pelaku belum terungkap secara menyeluruh.
Pengungkapan kasus ini sejalan dengan komitmen Presiden Prabowo Subianto yang secara tegas menyebut peristiwa yang menimpa Andrie Yunus sebagai bentuk terorisme.
Ketua Badan Pengurus KontraS, Indria Fernida, mengungkapkan bahwa kondisi Andrie Yunus saat ini masih menjalani perawatan intensif di ruang High Care Unit (HCU).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved