Headline
Penghapusan tunggakan iuran perlu direalisasikan lebih dahulu sambil menimbang kondisi ekonomi.
Penghapusan tunggakan iuran perlu direalisasikan lebih dahulu sambil menimbang kondisi ekonomi.
Kumpulan Berita DPR RI
SETIAP bulan Ramadan, masyarakat Indonesia disuguhkan fenomena unik yang dikenal dengan istilah war takjil. Sore hari menjelang waktu berbuka, berbagai penjual makanan musiman bermunculan di sepanjang jalan, pasar, hingga kawasan permukiman.
Keseruan ini melibatkan masyarakat luas, bahkan mereka yang tidak berpuasa pun turut berpartisipasi, menjadikan aktivitas ini sebagai pengalaman sosial khas Ramadan di Indonesia.
Dosen IPB University yang aktif membina pelaku UMKM, Dr. Tjahja Muhandri, menilai fenomena ini sebagai dinamika sosial yang menarik.
Menurutnya, antusiasme masyarakat dalam war takjil dipicu oleh hadirnya beragam makanan atau minuman yang memang jarang dijumpai di luar bulan Ramadan.
MI/HO--Dosen IPB University yang aktif membina pelaku UMKM, Dr. Tjahja Muhandri"Silakan dicek, akan banyak makanan atau minuman yang pada hari biasa tidak ada, tapi muncul saat Ramadan. Tersaji menarik, harganya murah. Maka rebutan akan makanan atau minuman takjil itu bisa jadi adalah rebutan 'kenangan'," ujarnya sambil bergurau.
Ia menjelaskan bahwa tren ini menunjukkan tarikan pasar yang sangat kuat. Ketika kebutuhan muncul, pasar merespons dengan cepat.
Bagi UMKM, momentum ini menjadi peluang emas untuk meningkatkan pendapatan, karena produk yang dijajakan cenderung laku keras. Namun, Tjahja menekankan agar pelaku usaha tetap kreatif mengikuti tren dan menghindari produk yang monoton.
"Asalkan UMKM mau ikut tren produk dan tidak monoton dengan produk yang kurang disukai konsumen," tambahnya.
Meski membawa dampak positif secara ekonomi, Tjahja memberikan catatan penting terkait aspek kebersihan dan keamanan pangan. Mengingat siapa saja kini bisa membuka lapak, pengawasan terhadap kualitas produk menjadi krusial untuk mencegah risiko kesehatan seperti keracunan.
"Para UMKM perlu menjaga kebersihan produk, wadah, penyajian, bahkan penjualnya. Gunakan perlengkapan standar, minimal masker dan sarung tangan bersih saat melayani konsumen," ungkapnya.
Ia juga menyarankan para pelaku usaha untuk bersikap transparan dengan mencantumkan harga secara jelas. Hal ini dilakukan agar konsumen merasa nyaman dan tidak khawatir akan praktik getok harga.
Dengan menjaga kualitas, kreativitas, dan standar kebersihan, fenomena war takjil tidak hanya menjadi ajang mencari keuntungan ekonomi bagi UMKM, tetapi juga tetap memberikan rasa aman dan kenyamanan bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan berbuka puasa.
"Semua bisa jualan dan gelar lapak. Karena itu, aspek kebersihan sangat penting untuk mencegah risiko keracunan atau penyakit," pungkasnya. (Z-1)
Membuat dodol bukan sekadar urusan rasa. Ia adalah tradisi. Ada yang bergantian mengaduk agar adonan tak gosong, ada yang menyiapkan kayu bakar, ada pula yang sibuk membungkus setelah matang.
Secara fisiologis, puasa dapat membantu menyeimbangkan hormon estrogen dan progesteron serta mendukung proses ovulasi yang lebih sehat melalui penurunan resistensi insulin.
Karbohidrat tetap menjadi elemen krusial bagi tubuh sebagai sumber energi utama, terutama saat berolahraga di tengah kondisi berpuasa.
Makanan manis sederhana dapat memicu fluktuasi gula darah yang tidak stabil. Dampaknya, rasa lapar akan muncul lebih cepat saat sedang menjalankan ibadah puasa di siang hari.
Kopi berefek diuretik. Bikin sering kencing dan kekurangan cairan jika seharian tidak minum.
Kebiasaan mengandalkan takjil dapat berisiko menyebabkan kekurangan zat gizi penting bagi tubuh.
Jangan asal pilih! Simak tips memilih takjil aman dan sehat Ramadhan 2026. Kenali ciri zat berbahaya dan jaga kesehatan tubuh saat berbuka puasa
Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dan kebersamaan TNI dengan masyarakat, khususnya bagi masyarakat dan para pengguna jalan yang masih dalam perjalanan saat waktu berbuka tiba.
Konsumsi gorengan, kolak, atau berbagai makanan tinggi gula dan lemak secara berlebihan saat berbuka justru dapat meningkatkan asupan kalori yang tidak diperlukan oleh tubuh.
Di kawasan Nagoya dan Batu Aji, lapak-lapak penjual es buah, kolak, gorengan, hingga aneka kue tradisional tampak berjejer di tepi jalan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved