Headline
Transparansi data saham bakal diperkuat demi kerek bobot RI.
Kumpulan Berita DPR RI
GERHANA Matahari Cincin dijadwalkan akan menghiasi langit pada 17 Februari mendatang. Fenomena ini terjadi saat Bulan melintas tepat di antara Bumi dan Matahari, namun posisi Bulan sedang berada pada titik terjauhnya dari Bumi. Akibatnya, pada puncak gerhana, bulan akan menutupi sekitar 96% cakram matahari, menyisakan sedikit pinggiran bercahaya yang tampak seperti "cincin api" atau annulus.
Meski sangat dinantikan, bayangan Bulan tidak cukup besar untuk menutupi seluruh planet, sehingga bayangan selalu terbatas pada area tertentu tempat bayangan jatuh. Semakin dekat Anda ke pusat jalur bayangan, semakin besar gerhana yang terlihat. Jalur ini membentang sepanjang 2.661 mil dan lebar 383 mil (4.282 x 616 kilometer).
Sayangnya, Gerhana Matahari Cincin sempurna kali ini tidak melewati wilayah Indonesia dan hanya melintasi wilayah terpencil di Antartika. Sementara itu, wilayah Amerika Selatan bagian selatan dan Afrika bagian selatan hanya dapat menyaksikan Gerhana Matahari Sebagian:
- Amerika Selatan: Argentina, Chili.
- Afrika & Sekitarnya: Afrika Selatan, Botswana, Eswatini, Komoro, Lesotho, Madagaskar, Malawi, Mauritius, Mayotte, Mozambik, Namibia, Reuni, Seychelles, Tanzania, Zambia, Zimbabwe.
- Wilayah Teritorial: Wilayah Samudra Hindia Britania, Wilayah Selatan Prancis, Georgia Selatan/Pulau Sandwich.
Gerhana ini diperkirakan akan dimulai pada 09.56 UTC atau 16.56 WIB. Kemudian pada 12.12 UTC atau 19.12 WIB, gerhana akan mencapai puncaknya dan berakhir pada 14.27 UTC atau 21.27 WIB.
Apa yang terjadi Saat Gerhana Matahari Cincin Berlangsung?
Gerhana Matahari Cincin dapat berlangsung selama lebih dari 3 jam di lokasi tertentu, dengan durasi total proses dari awal hingga akhir mencapai lebih dari 6 jam secara global. Berikut beberapa hal yang terjadi ketika gerhana berlangsung:
- Penurunan Suhu: Saat Bulan menutupi sebagian besar piringan Matahari, energi surya yang mencapai Bumi berkurang drastis. Hal ini menyebabkan suhu udara turun dan terkadang memicu perubahan arah serta kekuatan angin secara mendadak.
- Perubahan Cahaya: Saat Bulan menutupi lebih dari 75% cakram Matahari, lingkungan sekitar mulai gelap, sementara warna-warna mulai berubah menjadi keabu-abuan. Pada puncaknya, meskipun 96% Matahari tertutup dan menciptakan efek "Cincin Api", langit tidak akan gelap total seperti malam hari melainkan terasa seperti sore hari yang sangat redup, yang kemudian secara perlahan kembali normal seiring dengan berlalunya bayangan Bulan.
- Gangguan Alam: Saat mendekati puncak, perilaku hewan seringkali berubah karena mengira malam telah tiba lebih awal, dan beberapa jenis tanaman mungkin mulai menutup daunnya.
Cara Menyaksikan Gerhana Matahari Cincin dari Rumah
Mengingat lokasi pengamatan langsung yang sangat sulit dijangkau, Anda tetap bisa menyaksikan fenomena alam ini melalui layanan live streaming.
Situs seperti Space.com atau saluran resmi NASA biasanya akan menyiarkan fenomena ini secara langsung. Meskipun jadwal pastinya masih menunggu konfirmasi lebih lanjut, Anda disarankan untuk terus memantau pembaruan informasi mendekati hari H. (P-3)
Geminid dikenal menghasilkan meteor yang bergerak lebih lambat dan terkadang berwarna-warni. Fenomena ini dapat dinikmati dengan baik oleh pengamat di wilayah Asia Tenggara
Fenomena-fenomena ini dapat disaksikan di berbagai belahan dunia, termasuk sebagian wilayah Asia dan Indonesia untuk beberapa peristiwa.
Langit berwarna oranye pekat terlihat di sejumlah wilayah Jawa Timur dan sempat ramai diperbincangkan di media sosial.
Hujan meteor Geminid akan mencapai puncaknya pada malam 13-14 Desember 2025 (Sabtu-Minggu). Fenomena astronomi tahunan ini bisa disaksikan dari berbagai belahan duni
Informasi ini membantu ilmuwan memahami masa depan aktivitas tektonik, kestabilan medan magnet, dan bagaimana Bumi terus berubah dari waktu ke waktu.
Setelah miliaran tahun, JADES-ID1 akan berevolusi dari protogugus menjadi gugus galaksi masif seperti yang kita lihat jauh lebih dekat dengan Bumi.
PEMERINTAH mempercepat pemulihan wilayah terdampak bencana di Sumatra dengan menyiapkan langkah-langkah berbasis sains dan teknologi guna membangun ketahanan pascabencana.
Ada tiga fase yang terjadi pada tubuh saat kita sedang jatuh cinta.
Sains menunjukkan betapa luar biasa dan kompleksnya alam semesta. Semuanya menjadi bukti bahwa rasa ingin tahu dan imajinasi manusia tidak pernah berhenti berkembang.
Wamenag Romo Muhammad Syafi’i menegaskan pentingnya dukungan terhadap potensi siswa madrasah. Kemenag akan mendorong pembentukan Direktorat Pendidikan Vokasional Madrasah
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved