Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
TAHUN 2026 diprediksi menjadi kesempatan baik bagi para pengamat langit di seluruh dunia. Berdasarkan BBC Weather dan Space.com, ada rangkaian peristiwa astronomi mulai dari gerhana matahari total hingga hujan meteor tahunan di tahun ini.
Fenomena ini akan terlihat sangat jelas di wilayah Pasifik, Australia, dan sebagian besar Asia Timur. Menurut Space.com, seluruh piringan bulan akan masuk ke dalam umbra Bumi, menciptakan efek warna merah tembaga yang pekat. Penduduk di Australia Timur dan wilayah kepulauan di sekitarnya memiliki posisi pengamatan terbaik untuk menyaksikan seluruh fase gerhana dari awal hingga akhir.
Peristiwa langka ini terjadi ketika Bulan melintas tepat di depan planet Saturnus, sehingga planet bercincin tersebut tampak menghilang di balik piringan bulan. Wilayah Asia Tenggara dan Australia bagian utara berada di jalur pengamatan yang ideal untuk menyaksikan fenomena okultasi ini dengan bantuan teleskop kecil atau teropong.
Hujan meteor Perseid tetap menjadi primadona bagi pengamat di belahan bumi utara Asia, namun masih dapat terlihat dari wilayah Australia bagian utara. Space.com mencatat bahwa pada puncaknya, pengamat di lokasi gelap dapat melihat puluhan meteor per jam yang berasal dari sisa debu Komet Swift-Tuttle yang terbakar saat memasuki atmosfer Bumi.
Pada tanggal ini, Saturnus berada pada posisi terdekatnya dengan Bumi, menjadikannya tampak lebih besar dan sangat terang di langit malam wilayah Asia dan Australia. Dengan bantuan teleskop, cincin Saturnus dapat terlihat dengan sangat jelas karena piringan planet sepenuhnya diterangi oleh cahaya matahari secara frontal.
Dua planet terang, Mars dan Jupiter, akan tampak saling berdekatan di langit timur sebelum fajar menyingsing. Fenomena konjungsi ini dapat dilihat dengan mata telanjang di seluruh wilayah Asia dan Australia. Keduanya akan tampak seperti dua objek terang yang berdampingan, memberikan pemandangan kontras antara warna kemerahan Mars dan cahaya putih Jupiter.
Sebagai penutup tahun, hujan meteor Geminid akan melintasi langit dengan intensitas tinggi. Mengutip Space.com, Geminid dikenal menghasilkan meteor yang bergerak lebih lambat dan terkadang berwarna-warni. Fenomena ini dapat dinikmati dengan baik oleh pengamat di wilayah Asia Tenggara hingga Australia bagian selatan selama kondisi langit cerah.
Sumber: Space.com.
Fenomena-fenomena ini dapat disaksikan di berbagai belahan dunia, termasuk sebagian wilayah Asia dan Indonesia untuk beberapa peristiwa.
Langit berwarna oranye pekat terlihat di sejumlah wilayah Jawa Timur dan sempat ramai diperbincangkan di media sosial.
Hujan meteor Geminid akan mencapai puncaknya pada malam 13-14 Desember 2025 (Sabtu-Minggu). Fenomena astronomi tahunan ini bisa disaksikan dari berbagai belahan duni
Informasi ini membantu ilmuwan memahami masa depan aktivitas tektonik, kestabilan medan magnet, dan bagaimana Bumi terus berubah dari waktu ke waktu.
Meteor dapat terlihat menyala sepanjang langit, tetapi jumlahnya terlihat paling banyak saat konstelasi Geminid sudah tinggi di langit sekitar tengah malam hingga 02.00-03.00 WIB.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved