Headline
Pemerintah utamakan menjaga kualitas pendidikan.
Kumpulan Berita DPR RI
Keputusan Presiden Prabowo Subianto mencabut izin operasional 28 perusahaan yang diduga berkontribusi terhadap banjir dan longsor di sejumlah wilayah Sumatra dinilai sebagai langkah yang sangat tegas dan melampaui ekspektasi banyak pihak, baik dari kalangan pengusaha maupun aktivis gerakan sosial. Penilaian tersebut disampaikan oleh aktivis 1998 sekaligus pemrakarsa 98 Resolution Network, Haris Rusly Moti, yang menyebut kebijakan itu sebagai tindakan berani yang jarang terjadi dalam sejarah pemerintahan Indonesia.
Dalam pernyataannya, Haris mengungkapkan bahwa sejumlah perusahaan yang izinnya dicabut mencakup korporasi besar, termasuk emiten PT Toba Pulp Lestari Tbk (INRU) serta pengelola Tambang Emas Martabe, PT Agincourt Resources.
Menurut Haris, kebijakan tersebut tidak hanya mengejutkan kalangan pelaku usaha, tetapi juga melampaui tuntutan lama aktivis lingkungan, gerakan sosial, dan advokasi pertambangan yang selama puluhan tahun memperjuangkan penertiban lahan dan kawasan hutan.
“Kebijakan tegas Presiden Prabowo ini benar-benar di luar perkiraan semua pihak, baik pengusaha yang selama ini diuntungkan oleh penguasaan lahan, maupun aktivis yang terbiasa berhadapan dengan negara yang ragu bertindak,” ujar Haris.
Ia menggambarkan keputusan pencabutan izin itu sebagai petir di siang bolong yang mengguncang sumber-sumber kekuasaan kapital di Indonesia. Haris menilai, selama ini kekayaan segelintir oligarki terbentuk bukan melalui inovasi atau industrialisasi, melainkan dari penguasaan jutaan hektare lahan dan kawasan hutan, baik secara legal maupun ilegal.
“Mereka menjadi kaya raya bukan karena menciptakan nilai tambah, tetapi karena keserakahan menguasai lahan dalam skala masif,” tegas Haris.
Ia mengakui masih ada keraguan dari sebagian aktivis LSM terhadap kebijakan tersebut. Namun, Haris menilai sikap itu wajar mengingat pengalaman panjang masyarakat sipil yang terbiasa dengan pemerintahan yang enggan berhadapan langsung dengan kekuatan kapital.
“Selama ini selalu ada narasi menakut-nakuti, mulai dari ancaman PHK massal, tekanan balik pengusaha besar, hingga praktik suap agar pemerintah tidak bertindak tegas,” katanya.
Lebih lanjut, Haris menyoroti kinerja Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) yang telah menyita sekitar 4,09 juta hektare lahan, sebagai bukti bahwa kebijakan Presiden Prabowo dijalankan secara serius dan bukan bersifat seremonial.
Mengacu pada data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) 2024, luas kawasan hutan Indonesia tercatat mencapai 92,5 juta hektare, sementara sekitar 61,7 juta hektare telah mengalami alih fungsi. Kondisi ini, menurut Haris, menunjukkan urgensi kebijakan penertiban kawasan. (E-3)
Faktor ekonomi menjadi pertimbangan utama bagi para penyintas. Harga yang sangat terjangkau membuat kios ini menjadi primadona bagi warga yang sedang merintis kembali hidupnya.
PENYINTAS banjir bandang di Kabupaten Gayo Lues, Aceh, masih belum baik-baik saja.
CITI Foundation berkolaborasi dengan Save the Children Indonesia untuk memberikan respons kemanusiaan menyeluruh bagi anak-anak dan keluarga terdampak banjir di wilayah Sumatra Utara.
WARGA korban banjir di kawasan Provinsi Aceh hingga kini masih harus menjalani hari-hari yang berat.
HINGGA hari ke-3 Ramadan, ratusan ribu penyintas banjir Sumatra masih menjalan hari-hari di atas lumpus dan di balik tumpukan kayu gelondongan yang terbawa air bah kala itu.
SUASANA malam di Kecamatan Kolang, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatra Utara, mendadak berubah mencekam.
ANALIS komunikasi politik Hendri Satrio mengatakan, kehadiran Seskab Teddy di berbagai kegiatan lapangan pejabat atau menteri Kabinet Merah Putih merupakan hal yang wajar.
LEMBAGA Bantuan Hukum (LBH) Jakarta mendesak Presiden Prabowo Subianto untuk membuktikan pernyataannya terkait pengusutan tuntas kasus penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus.
Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim dan Presiden Indonesia Prabowo Subianto membahas eskalasi konflik Iran-Israel melalui telepon.
LANGKAH Presiden Prabowo Subianto yang aktif berkomunikasi lintas daerah, menjalin hubungan dengan kepala negara, hingga bersilaturahmi dengan para presiden terdahulu dinilai strategis.
Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan bertemu Presiden Jokowi dan SBY di Istana Kepresidenan Jakarta. Pertemuan ini mengikuti silaturahmi sebelumnya dengan Megawati.
Puan Maharani memberikan sinyal positif pertemuan lanjutan dengan Presiden Prabowo Subianto pasca pertemuan Megawati di Istana Merdeka.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved