Headline

Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.

Prabowo Iftar Bareng Jokowi, SBY, dan Ketum Parpol di Istana, Bahas Apa? Ini Kata Kepala BGN

Putri Rosmalia Octaviyani
03/3/2026 21:13
Prabowo Iftar Bareng Jokowi, SBY, dan Ketum Parpol di Istana, Bahas Apa? Ini Kata Kepala BGN
Presiden Prabowo Subianto hadir di iftar di Istana Merdeka, Jakarta, 3 Maret 2026.(Dok. Sekretariat Presiden)

PRESIDEN Prabowo Subianto menggelar agenda iftar atau buka puasa bersama di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (3/3/2026). Pertemuan ini menjadi momentum krusial karena dihadiri oleh jajaran Kabinet Merah Putih, para ketua umum partai politik, hingga para mantan Presiden dan Wakil Presiden RI untuk membahas arah strategis bangsa.

Agenda iftar ini bukan sekadar silaturahmi biasa. Kehadiran tokoh-tokoh besar seperti Presiden ke-7 RI Joko Widodo dan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menunjukkan adanya sinyal kuat konsolidasi nasional di tengah dinamika global. Tak hanya itu, sejumlah mantan Wakil Presiden seperti Jusuf Kalla, Ma'ruf Amin, dan Boediono juga terkonfirmasi hadir dalam forum tersebut.

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, mengungkapkan bahwa pertemuan ini berpotensi besar membahas isu-isu kebangsaan yang mendalam. "Ketemu Bapak Presiden, ketum parpol dan juga mantan presiden, pasti kita bicara soal kebangsaan," ujar Dadan saat tiba di kompleks Istana Kepresidenan.

Disinggung mengenai kemungkinan pembahasan geopolitik, Dadan tidak menampik hal tersebut bisa menjadi salah satu topik diskusi hangat di meja makan.

Laporan Program Makan Bergizi Gratis dan Sektor Sains

Selain isu makro, pertemuan ini juga menjadi ajang pelaporan progres program kerja unggulan pemerintah. Dadan Hindayana menyatakan kesiapannya untuk memaparkan perkembangan terbaru mengenai Program Makan Bergizi Gratis (MBG) apabila diminta dalam forum tersebut.

Di sisi lain, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto menuturkan bahwa dirinya diminta mendampingi Presiden secara khusus. Ia telah menyiapkan sejumlah bahan terkait pengembangan pendidikan tinggi dan sains untuk dibahas lebih lanjut sesuai arahan Kepala Negara.

Sinyal Penting bagi Pimpinan Partai Politik

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menegaskan pentingnya mendengarkan arahan Presiden Prabowo dalam pertemuan ini. Sebagai salah satu tokoh kunci, AHY meyakini ada poin-poin strategis yang akan dibagikan kepada para mitra koalisi.

Pertemuan yang berlangsung hangat ini diharapkan mampu memperkuat stabilitas politik nasional dan menyelaraskan langkah pemerintah dalam menghadapi tantangan ekonomi serta sosial di sisa tahun 2026. (Ant/H-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri Rosmalia
Berita Lainnya